
aletta dengan sabar mendengar kan semua ucap arsya, walaupun aletta tahu arsya sedang mabuk.
"dengar aletta aku sangat membenci mu, aku bahkan tak sudi melihat mu. Tapi rasa ini rasa yang kupendam lima tahun, masih sama bahwa semakin besar. "
arsya mencengkram kuat bahu aletta, membuat aletta meringis.
"dengar lepaskan aku, kau menyakiti ku. ayo aku antar kau ke kamar mu. " ucap aletta berusaha melepaskan tangan arsya.
arsya lantas mencium aletta dengan kasar, membuat aletta memberontak.
dengan marah aletta mendorong arsya dengan kuat, membuat dia terhuyung dan jatuh.
"buanglah jauh jauh perasaan mu padaku, kau sudah memiliki gisel dan aku, aku adalah adik mu. " ucap aletta.
sebenarnya aletta juga mulai memiliki rasa terhadap arsya, namun itu tidak benar dan tidak bisa terjadi. mau bagimana pun merak sedarah ayah mereka sama.
"arsya dengar janganlah jadikan rasa mu membuat kau melupakan kebencian mu terhadap aku... " ucap aletta.
arsya tak sadar dengan ucapan dan apa yang dia lakukan, karna arsya sedang terpengaruh oleh minuman.
arsya berdiri dan pergi meninggalkan aletta, aletta tak tega bila melihat arsya berjalan sambil mabuk itu kemudian mengikuti arsya diam diam.
arsya lalu memuntahkan isi perutnya dan membuat nya tak sadarkan diri.
"kak arsya... heyy kak... " aletta panik karna arsya kehilangan kesadaran.
"aleee.... taaa... " pangil andre..
aletta lega karna bertemu dengan andre saad genting.
"kak andre tolong bantu aku bawak kak arsya ke kamar nya. " ucap aletta
andre nampak bingung lantas memapah arsya perlahan.
"dia siapaa... " tanya andre
"kakak ku... "
andre lantas diam mendengar jawaban dari aletta.
aletta merogoh saku celana arsya untuk mengetahui no kamar nya.
"no 375 kak andre.. "
"yang itu bukan.. "
"iya.. bentar aku bukak dulu pintunya.. "
mereka merebahkan arsya dikasur nya.
"Terima kasih kak, kalau gak ada kak andre entah gimana... "
"iya gak papa santi aja, mau balik ke penginapan atau kamu mau disini. "
"aku ikut pulang ke pnginapan, biar besok pagi aku kesini lagi... "
mereka berdua bejalan beriringan menikmati udara pantai dan ramai orang.
"kakak mu kenapa bisa mabuk... "
"ah.. entah lah dia sulit ditebak.. "
"ok masuk lah, sudah malam. "
"iya malam kak andre, sekali lagi terima kasih. "
andre tersenyum membalasnya.
"apa yang kak arsya katan, apa dia berkata jujur. " ucap aletta.
malam itu aletta berpikir keras, sebaik nya dia menerima andre mungkin itu jauh lebih baik.
__ADS_1
agar arsya atau pun aletta membuang jauh perasaannya.
"iyaa sebaiknya aku menerima kak andre, itu jauh lebih baik dari pada bertahan dengan perasaan yang salah. " ucap aletta.
aletta memutuskan tidur lalu besok pagi dia akan menemui andre dan menerima nya.
ting
{apa kau membawa ku tadik malam. }
pesan masuk dari arsya.
aletta bangun dan mengecek ponsel nya.
{aletta apa kau yang membawa ku.. jawab aku. }
{aku tak membawa mu, lagian saad kau mabuk aku tak peduli dan kembali ke penginapan ku. }
tak ada balas an, aletta sengaja berbohong agar arsya tak bertanya tentang ucpanya semalam.
"maaf ini jauh lebih baik, dari pada kita memiliki perasaan yang salah. "
pagi itu aletta mandi dan mengenakan kaos dan celana olahraga, dia memutuskan untuk joging pagi itu.
tinggal
{ aku berasa di depan kamar mu.. }
pesan masuk dari andre
aletta lantas segera membuka pintu kamarnya.
"selamat pagi nona muda... "
"selamat pagi, kok tahu kalau aku juga mau joging? "
"kita kan satu hati jadi sama perasaan. "
"aku mau bicara sesuatu... "
"apaa... kayaknya serius. "
aletta terdiam, andre mengengam tangan aletta.
"aku menerima keputusan mu, aku tak kecewa jika kau menolak ku... "
mereka saling bertatapan.
"kamu orang yang baik, siap yang akan menolak mu pasti menyesal. aku.. aku menerima mu.. "
ucap aletta menunduk.
andre nampak bahagia karna cinta nya tidak bertepuk sebelah tangan.
andre mengangkat dagu aletta, dan menatapnya.
"Terima kasih aletta, aku bahagia bisa memiliki mu... "
ucap andre memajukan wajahnya mencium aletta, aletta menerima ciuman itu untuk bukti bahwa dia sudah menjadi milik andre. dan dia akan melupakan arsya.
dibalik pintu arsya nampak marah dan mengembalikan tangannya.
aletta membuka mata nya saad andre menciumnya, aletta tahu bahwa arsya berasa di sana.
"maaf ini lebih baik. " batin aletta.
arsya marah dan pergi meninggalkan kamar aletta.
aletta dan andre nampakmenikmati dunia mereka sendiri.
"aleet... aaa. .. oh maaf maaf aku gak lihat.. "ucap kinan yang melihat mereka yang sedang berciuman.
__ADS_1
kedua nya lantas melepaskan pangutanya. dan merasa malu karna dilihat oleh kinan.
" ih lain kali pintu tuh dikunci dong... " ucap kinan
"udah lah angap saja gak liat, jomblo mana tau rasa nya... "
"heyy aku masih nungguin pak Richard bodoh.. "
aletta hanya tertawa melihat tingkah mereka berdua yang menurut ya lucu. andre yang humoris dan kinan yang selalu tergila gila degan kepala sekolah tampan itu pak Richard.
"emzz kita mau joging apa berantem... "
mereka menghentikan perdebatan nya. lantas tertawa.
"ayoo... " ucap mereka serempak.
"nanti anak lain gak ikut.. "
"gak.. belum pada bangun, lagian ini masih pagi banget guys jam 05.35 wib. "
mereka joging mengelilingi penginapan dan menuju pantai, menunggu matahari terbit.
udara terasa sejuk di pantai angin menerpa rambut panjang aletta yang dikuncir berantakan.
"sungguh cantik gadis ini, aku beruntung memiliki mu aletta. " batin andre.
aletta tertawa lepas bermain di pantai. andre hanya duduk melihat dia gadis itu bermain air dan tertawa.
"dasar gadis gadis itu kayak anak kecil , aletta aletta cantik paripurna kamu ... " ucap andre.
"heyyy,,, aku ikut... " teriak andre
dengan semangat andre berlari kearah mereka, ikut bermain air.
suasana pantai masih lah sangat sepih dan hanya ada tawa mereka bertiga yang memghiasi suasana pantai sepi itu.
andre berlari mengejar aletta dan memeluk nya.
"heyy.. berhenti bermesraan bodoh, aku cemburu... " teriak kinan.
"bodo amat.... " teriak andre.
andre menggendong aletta lalu membawa nya ke air pantai menjatuhkan diri dan aletta di air pantai yang dingin.
byurrrr
"huaaa... dinginn... iss kamu ini... " ucap aletta memeluk andre.
"kamu cantik kalau lagi begitu... " ucap Andre
"aku memang cantik, kau baru menyadari... " balas aletta
andre tertawa dan mengandeng aletta keatas lalu menyusul kinan duduk di bawah pohon kelapa.
"kalian capek, aku ambil kan sarapan mau... " ucap andre.
"gak usah gue diet... " balas kinan.
"kaya loo badan kurus kering aja diet segala" ejek andre.
lagi lagi aletta tertawa degan kelakuan mereka, itu akan menjadi hiburan tersendiri untuk aletta.
sejenak aletta melupakan arsya dan bagaimana dengan keadaannya. dia terlalu bahagia sekarang bayak tertawa dan hampir menangis.
"liat tuh cowo lo, dasarr gak beradapi alee... " rujuk kinan.
"hahahah udah ah sakit perut aku nanti, udah yuk masuk dingin mau mandi... " ucap aletta.
"kamu dingin, ya udah yuk masuk nanti sakit. " ucap andre
mereka bertiga meninggal kan pantai untuk masuk kedalam penginapan.
__ADS_1