
Alettha menunggu dengan sabar kepulangan sangat suami tercinta sembari mengelus perut buncit nya yang sudah merasakan tanda cinta dari bayi di dalam perutnya.
"Jangan lama lama Ayah jika kau ingin melihat ku pertama kalinya.. " Ucap Alettha tersenyum.
Saad itu Andre sudah memberikan kabar bahwa dirinya sudah akan sampai dirumah, dia berkendara dengan buru buru karena tahu Alettha akan segera melahirkan anak pertamanya.
Andre tiba kerumah nya dan langsung disambut dengan senyuman dari Alettha, Andre mencium puncak kepala Alettha dan mengelus perutnya.
"Apa sudah terasa sakit, sebaik kita segera ke rumah sakit saja. " Ucap Andre.
Alettha hanya menganggukkan kepala nya, rasa sakit nya kian lama kian mendera. Alettha sudah menitipkan anak anak pada Tania dan bik Sum sebelum mereka pergi.
Andre memapah Alettha yang meringis menahan sakit itu perutnya, dengan hati hati mendudukkan Alettha dikursi penumpang belakang. Kemudian Andre mengendarai mobilnya meninggalkan perkarangan rumah.
"Sabar ya sayang sebentar lagi kita sampai kok. " Ucap Andre.
Alettha tak henti mengelus perutnya dan membuat nafas kasar merasakan tanda cinta dari buah hati nya.
__ADS_1
Jalanan terlihat begitu lengang tanpa pengendara yang padat, Andre dapat menuju rumah sakit dengan aman dan cepat.
Setelah berkendara cukup jauh akhirnya mereka sampai dirumah sakit Sejahtera, Andre segera menggendong Alettha dan membawanya masuk kedalam rumah sakit yang nampak ramai.
"Suster tolong istri saya, dia mau melahirkan. " Pekik Andre pada seorang perawatan.
Perawat itu kemudian membawa kursi roda dan mendorong nya menuju arah Alettha, kemudian Andre meletakkan Alettha dan didorong langsung menuju ruangan persalinan.
Dengan sigap para perawatan itu langsung menanganinya sembari menunggu dokter datang, seorang perawatan mendorong Andre untuk menunggu diluar ruangan persalinan.
Andre menurut permintaan perawat itu kemudian tak lama seorang wanita dengan setelah dokter masuk kedalam ruangan persalinan Alettha, Andre duduk gelisah menunggu kabar baik dari para perawatan itu.
Seorang dokter keluar dan tersenyum pada Andre yang sudah siap dengan kabar baiknya.
"Selamat pak bayi nya sudah lahir dan berjenis kelamin perempuan. Ibu dan bayi sehat silakan bapak Azan kan setelah itu kami akan memindahkan nya ke ruang inap. " Ucap Dokter cantik itu.
"Terima kasih bayak dokter. " Balas Andre sembari tersenyum.
__ADS_1
Andre kemudian masuk kedalam ruangan Alettha dan menatap bayinya yang sedang di bersihkan oleh Perawat, Andre mencium kening Alettha.
"Terima kasih sudah menjadi kan ku seorang ayah yang sempurna. " Ucap Andre.
Alettha tersenyum kemudian seorang perawat memberikan bayi itu kepada Andre untuk di Azani dan diberi nama, Andre mengazani bayi itu dengan merdu kemudian tersenyum menatap bayi cantik di pelukannya.
"Cantik sekali seperti bunda, kita beri nama siap gadis kecil ini sayang. " Ucap Andre.
"Ayumna Alendre. " Ucap Alettha.
"Ayumna Alendre, Alendre adalah singkatan nama kita sayang. " Timpal Alettha.
Andre tersenyum mendegar ucapan Alettha dia kini sedang sangat bahagia dengan kehadiran buah hatinya kembali, dia bersyukur kebahagiaan kini berpihak penuh pada keluarga kecilnya.
Kemudian seorang perawat membawa Alettha untuk menuju kamar rawat dengan kursi roda, sedangkan Andre membawa bayinya ditemani seorang perawat ke ruangan bayi.
Andre meletakkan bayi itu didepan box bayi yang sudah diberi nama dan identifikasi orang tuanya.
__ADS_1
Andre menyelesaikan semua administrasi persalinan Alettha dan kamar rawat inap dirinya dan juga bayinya.