
Setelah makan Alettha memutuskan kembali kekamar, meninggal Gisel sendiri.
"Aku kekamar dulunya, maaf kamu cuci dulu piring nya. " Ucap Alettha dengan suara serak.
"Iyaaa gak papa, udah tugas ku. " Ucap Gisel.
Alettha pergi meninggalkan Gisel diruang makan dengan tanda tanya, Gisel memilih mencuci piring nya dari pada memikirkan ada apa dengan Alettha.
Didalam kamar Alettha lantas mencuci mukanya, Alettha menatap dirinya dicermin dengan wajah sebab dan hidung merah.
"Sudah cukup Alettha, kamu terlalu bodoh sungguh setelah ini apa lagi yang akan menimpa mu. " Teriak Alettha frustasi.
Kini Alettha benar-benar menyadari bahwa dia sudah jatuh cinta pada Alex, namun kini dia harus merasakan sakit yang dulu dia rasakan.
"Tuhann aku salah apa, kenapa kau selalu memberikan ku sebuah cobaan terus. Aku mau bahagia. " Ucap Alettha.
Alettha menangis terduduk di lantai kamar mandi, semua ini membuat nya berada di fase sakit tapi tak berdarah.
tok tok tok
"Siapa kesini malam malam, mana gak ada orang lagi dirumah ini. " Gumam Gisel.
Gisel lantas membuka pintu rumah Alettha, dan berdiri lah di sana sosok laki laki yang mengisi hati nya 2 tahun lalu.
"Bobyyyyy.... " Ucap Gisel.
Gisel terkejut kenapa boby datang kerumah Alettha, saad tak ada suaminya.
"Gisel... kamu ngapain disini?. Kamu kenal sama Alettha? " Tanya Boby pada Gisel.
"Aku kerja disini, baru sore tadi sampai rumah Alettha. Aku dan Alettha sahabat lama. " Ucap Gisel.
"Benar kah, kok kamu gak perna cerita sama aku. "
"Aku lupa, kamu sendiri ngapain kesini? "
__ADS_1
"Aku mau bertemu Alettha, eh malah ketemu kekasih hatiku. "
Boby mengoda Gisel dengan dengan mencubit pipinya, membuat Gisel mengerutkan bibirnya.
"Jika kau menikah dengan ku, kau bisa jadi nyonya. Dari pada kau bekerja. " Ucap Boby.
"Aku mau mandiri, lagi pula kau belum melamar ku. " Ucap Gisel.
"Apa kau mau aku melamar mu? "
Gisel tersipu malu mendengar ucapan Boby.
"Masuk lah aku kan panggil kan Alettha. "
"Aku disini saja... "
Gisel meninggal Boby di teras rumah, bermain menuju kamar Alettha.
tok tik tok
Alettha yang sedang menangis kemudian berdiri mengahapus air matanya.
" Iyaaa aku akan keluar, tolong buat kan minum untuk Boby. " Ucap Alettha pada Gisel.
Gisel turun dari kamar Alettha, menuju dapur membuat kan minum untuk Boby.
Alettha membasuh mukanya, sebelum turun Alettha menatap dirinya dicermin.
"Senyum Alettha walaupun hatimu terluka. " Ucap Alettha berusaha tegar.
Alettha turun ke lantai bawah menuju Boby, Alettha melihat Gisel sedang membuat minuman untuk Boby.
Alettha berjalan menuju teras depan, dimana Boby menunggu nya.
"Boby... tumben kesini. Alex sedang tidk berada dirumah. " Ucap Alettha menahan tangisnya.
__ADS_1
Boby tahu bahwa Alex pasti bersama Sandra, sedang kan Alettha berusaha menahan Air matanya agar tidak turun saad bersama Boby.
"Menangis lah Alettha, aku tahu bahwa hati mu sedang sakit. " Ucap Boby.
Boby membawa Alettha kepelukan nya,Alettha lantas menangis di pelukan Boby. Alettha melepaskan semua beban dalam pikiran dan hatinya, entah kenapa Alettha begitu nyaman bersama Boby.
"Menangis lah toh kamu akan merasakan lega saad bisa menangis. " Ucap Boby mengelus punggung Alettha.
Sedang Gisel yang sudah selesai membuat minuman untuk Boby terkejut melihat Boby memeluk Alettha, Gisel terdiam melihat kekasih dan sahabat nya berpelukan begitu mesra.
Gisel meremas nampan berisi minuman itu.
"Baik lah Alettha, kau memang mau merebut semua orang yang ku sayangi. " Ucap Gisel penuh amarah.
Alettha lantas melepaskan pelukannya ada Boby.
"Maaaf baju mu basah, duduk lah Boby. " Ucap Alettha.
Mereka lantas duduk dikursi, dan Gisel datang membawa minuman. Dengan sengaja Gisel menumpahkan minuman panas pada tubuh Alettha.
"Awwww...... panas...... ahhhh..."Teriak Alettha
Dengan pura pura Gisel mengelap tubuh Alettha yang nampak merah, Boby dengan sigap membawa Alettha menuju cran air diluar.
" Alettha... maafkan aku... aku gak sengaja. "Ucap Gisel pura pura bersalah.
Boby membasahi tangan dan bagian leher Alettha yang memerah, Boby begitu khawatir pada Alettha.
" Apa kau baaik baik saja, apa perlu ku bawa kedokter? "Ucap Boby.
" Gak kok aku gak papa, udah lah cuman luka ringan kok. "Ucap Alettha menahan panas ditubuh nya.
" Alettha.. aku minta maaf. "Ucap Gisel memegang tangan Alettha.
Alettha hanya tersenyum, menagapi permintaan maaf dari Gisel.
__ADS_1