Alettha ( Si Anak Pelakor)

Alettha ( Si Anak Pelakor)
ART Cantik


__ADS_3

Aletta melihat brosur di sebuah dinding, dicari asisten rumah tangga.


"Ah Tuhan memang baik padaku.. "


Aletta berjalan menuju alamat yang tertera di brosur.


ting tong


Bunyi bel rumah megah bak istana, terbuka lah pagar rumah itu dan menampakkan seorang satpam.


"Anda pembantu yang mau daftar... "


"Iyaa pak apa boleh saya masuk. "


"Oh iya boleh, masuk mbk tuan ada didalam silakan masuk saja. "


"


Ok makasih pak satpam. "


Aletta berjalan menuju pintu utama untuk bertemu empu sang punya rumah.


tok tok


"Masuk... "


"Permisi pak, saya ingin melamar menjadi asisten rumah tangga disini. "

__ADS_1



Aletta terpaku melihat calon majikan nya, yang begitu tampan.


"Perkenalkan dirimu... "


"Saya Aletta pak, umur saya 23 tahun.. "



" Ok kamu saya Terima, perkenalkan saya Aleksander Wijaya. Tugas kamu disini membersihkan seluruh rumah. "


"Siap pak jadi, saya boleh tinggi disini.. "


"Iyaaa kamu bisa tinggi disini, untuk gaji saya akan gaji kamu 3 juta sebulan apa itu cukup. "


"Lebih dari cukup, Terima kasih pak. "


Aletta tersenyum senang, dia baru saja bertemu majikan yang baik.



"Siapa dia... "


"Dia ART baru kita nama nya aletta sekarang dia akan tinggal dan bekerja disini. Aletta kenal kan ini Rayen Wijaya adikku. "


Aletta mengapi dengan senyuman.

__ADS_1


"Mulai lah bekerja, kamar mu disebelah dapur.. "


"Baik Pak Terima kasih, permisi. "


Aletta pergi menuju kamarnya yang terletak bersebrangan dengan dapur.


cklek


"Astaga kamar ini begitu luas dan bagus untuk ukuran sepet ART... " gumam Aletta.


Aletta menata bajunya didalam lemari di kamar itu, Aletta duduk diatas kasur dan sejenak melupakan kesedihan hatinya.


"Semoga aku betah disini, aku rasa Alex adalah orang baik. " gumam Aletta.


Sejenak Aletta memikirkan Arsya dan Angel apa dengan kepergian nya membuat mereka bisa seperti dulu, rasanya Aletta menyesal bertemu dengan Arsya dan keluarga barunya. Walaupun ada kerinduan mendalam dia hati nya tentang saudara tirinya itu, perasaan 5 tahun silam masih tersisa di lubuk hatinya yang paling dalam.


Saad kerinduan nya terobati tapi kini diaengores luka di hati angela, Aletta berharap Arsya dapat benar-benar mencintai Angela. Bukan karena hutang budi karna Angela merawat ibunya.


"Mungkin masih bayak teka teki yang belum terungkapkan tapi aku tak mau membuka luka lama, biar laah pada nantinya luka itu akan sembuh dengan sendirinya. " Gumam Aletta.


Aletta berpikir apa Arsya menepati ucapan nya akan membuat Nando dan keluarga nya berkecukupan, atau malah Arsya melupakan ucapan nya Saad tahu Aletta pergi meninggalkan rumah nya.


"Kak Nando... Apa kabar kalian disana? Maaf sampai disini hubungan kita, besok jika aku bisa aku akan mencari kalian lagi. Dan berharap kalian tak melupakan aku. " Ucap Aletta menitipkan Air matanya.


Hidup Aletta benar-benar tak bisa dibilang bahagia, baru saja 5 tahun dia merasa senang bersama keluarga pak Jono, namun dia bertemu dengan Arsya dan mereka meminta Aletta untuk kembali ke keluarganya.


Mau tak mau Aletta memang harus pergi dari keluarga pak Jono, Walaupun pada akhirnya dia pergi dari rumah Arsya karna perdebatan mereka membuat Aletta tak enak hati.

__ADS_1


Dan disini lah Aletta dirumah Alexandria Wijaya CEO besar penerus Wijaya Grub. Sebagai ART nya.


"Baik lah Aletta Sudah cukup bersedih, mari kita bukak lembar baru. " Ucap Aletta penuh semangat.


__ADS_2