Alettha ( Si Anak Pelakor)

Alettha ( Si Anak Pelakor)
Cemburu


__ADS_3

Setelah dari rumah sakit, Alex langsung membawa Sandra pulang kerumah nya.


Sedangkan Alettha sudah dari tadik menunggu alex tanpa ada kabar, saad mendengar suara mobil Alex mebuat Alettha segera berlari keluar membuka pintu.


Saad membuka pintu, Alettha menatap nanar kedua insan yang sedang kembali ke masa mereka.


Alettha tersenyum kecut menatap Alex mengendong Sandra dengan mesra.


"Alettha maaf aku membawa Sandra kerumah ini, tidak mungkin aku membawanya pulang ke rumah pria berengsek itu. " Ucap Alex sembari masuk kedalam rumah.


Alettha tak membalas ucapan Alex, hatinya terasa sakit melihat Sandra bersandar mesra pada bahu Alex tanpa memikirkan perasaan nya.


"Kau anggap aku apa, hanya pajangan semata. " Ucap Alettha sedih.


Alettha mengikuti Alex membawa Sandra menuju lantai atas, dimana dulu ada papan nama bertuliskan nama Sandra.


"Oh jadi kamar itu, kamar mu dan Sandra lex? " Batin Alettha menjerit.


Alex nampak sangat berhati-hati dan penuh kasih meletakkan Sandra diatas kasur itu.


"Apa kau butuhkan sesuatu, bilang saja padaku. Aku akan menjaga mu selalu. " Ucap Alex mengelus puncak kepala Sandra.

__ADS_1


"Aku gak papa, makasih Alex... " Ucap Sandra tersenyum.


Alettha yang tak tahan dengan reunian cinta mereka, memutuskan pergi dari kamar Sandra. Bahkan kepergian Alettha tak diketahui oleh Alex, Alex kini seperti orang yang telah menemukan mainan baru.


Alettha masuk kedalam kamar, Alettha menangis tersedu-sedu, Alettha merasa Alex hanya memperalat dirinya. Alex hanya menjadikan Alettha sebuah pelampiasan, dan kini Alex akan kembali ke pelukan belahan jiwanya.


"Bodoh kau Alettha, bodoh sekali. Kenapa kau menaruk hati padanya. Kini kau kena getah nya sendiri. " Ucap Alettha menyalahkan dirinya sendiri.


Alettha berdiri menuju balkon kamarnya, menatap awan hitam yang sama seperti suasana hatinya kini kelabu.


"Alex bagaimana dengan Alettha? Aku tidak mau dia salah paham tentang kita. " Ucap Sandra.


Sandra masih sama mencintai Alex, dan cinta nya tak pernah pudar pada pria itu.


"Sangat aku masih sangat mencintaimu, sampai kapan pun itu lex. "


Alex memeluk Sandra, mereka saling melepas rindu. Hingga mereka tak menghiraukan keberadaan Alettha.


"Aku akan mandi dan berganti pakaian, setelah itu aku akan disini menunggu. " Ucap Alex.


"Pergi lah, temui istrimu. Ucap Sandra sedih."

__ADS_1


Alex mencium kening Sandra, berat sekali terasa saad Alex meninggal Sandra walaupun mereka berada dirumah yang sama.


Alex kembali kedalam kamarnya dan Alettha, Alex menatap Alettha yang terdiam menatap langit. Bahkan Alettha tak tahu Alex masuk kedalam kamar.


"Ada apa dengan gadis itu, tak seperti biasa dia termenung menatap langit mendung. " Ucap Alex.


Alex melangkah menuju Alettha, entah kenpa Alex memeluk Alettha dari belakang. Membuat Alettha menegang merasakan seseorang memeluknya.


Alettha tahu bahwa itu adalah Alex, tapi hati begitu sakit melihat dirinya dan Sandra.


Alettha berusaha melepaskan tangan Alex dari perut nya, namun Alex engan melepaskan.


"Kau kenapa? Apa kau marah aku membawa Sandra kerumah ini. " Ucap Alex pada Alettha.


"Untuk apa aku marah, toh ini rumah mu dan ini hidup mu. " Ucap Alettha dingin.


Alex merasakan nyaman saad memeluk alettha, berbeda saad dia memeluk Sandra.


"Lepaskan aku, bukan kau mau mandi lalu menunggu wanita itu? " Ucap Alettha dingin.


Alex lantas melepaskan pelukan nya, lalu berjalan menjauh dari Alettha. Lagi lagi air mata Alettha menetes.

__ADS_1


"Jika kau tak mencintai ku, kenapa kau beri aku harapan Alex... " Batin Alettha.


__ADS_2