Alettha ( Si Anak Pelakor)

Alettha ( Si Anak Pelakor)
Kebenaran


__ADS_3

Gresia yang sudah tahu akan kebenarannya kini sedang berjalan gontai di Koridor rumah sakit dengan perasaan yang teramat sakit, entah apa yang akan dia jelaskan pada ayahnya.


"Kenapa semua ini harus terjadi padaku Tuhan, apa salah keluarga ku? " Gumam Gresia.


Gresia menghapus air matanya kasar dia harus kuat menghadapi semua kebenarannya, dia harus melakukan sesuatu untuk membuat perhitungan pada Aurora.


Gresia menghubungi Aurora yang berada di Bandung untuk segera pulang ke rumah, dia harus bertanya sendiri apa motif dibalik semua kejadian yang menimpa Ayumna.


"Haloo Gresia ada apa? " Ucap Aurora lewat telpon nya.


"Aurora aku meminta mu untuk segera pulang, ada hal penting yang ingin aku bicara padamu. " Ucap Gresia menahan amarahnya.


"Hal penting apa Gresia? Aku sedang sibuk saat ini aku belum bisa kembali ke rumah. " Seru Aurora yang nampak sedang berada di suatu tempat yang ramai.


"Aku meminta mu kembali hari ini Aurora, aku tidak peduli apa hanya sedang kau lakukan kau paham. " Bentak Gresia dengan lantang.


Gresia mematikan sambung telpon nya tanpa menunggu jawaban dari Aurora yang mungkin saat ini sedang bingung dengan ucapan nya, Gresia menaiki taksi online yang sudah dipesan dan menuju kantor Bagas.


Hatinya begitu terluka dia butuh sandaran untuk membuat nya lebih kuat menghadapi semua ini, didalam mobil Gresia tak henti menghapus air matanya yang mengalir terus menerus tanpa henti.

__ADS_1


Gresia menghubungi Bagas dan bertanya apa dia ada kantor nya atau tidak.


"Hallo sayang ada apa? " Ucap Bagas.


"Apa kau ada dikantor sekarang? " Seru Gresia.


"Maaf aku sedang berada di hotel Caroline rapat dengan pemilik hotel, ada apa? " Ucap Bagas.


Nampak begitu ramai di sana Gresia bingung harus bicara apa pada Bagas, dia memilih untuk mematikan sambung telponan nya dan memiliki untuk pergi menuju apartemen pribadi Leo.


Disana dia mungkin bisa melupakan semua emosinya melupakan semua kebenaran itu walaupun hanya sebentar saja, mobil taksi itu terus melaju menuju alamat yang sudah Gresia berikan.


Tak lama mobil itu berhenti di depan sebuah apartemen besar Gresia memberi uang lantas langsung pergi menuju apartemen milik Leo, dia tidak menghubungi pemuda itu dulu tapi dia nyakin bawah dia berada disana.


Gresia keluar dari lift lantas mengetuk pintu apartemen Leo dengan kencang tak Lama pemuda dengan celana pendek tanpa baju membuka pintu itu dengan kesal.


"Kau bisa... " Ucapnya terhenti.


"Apa aku mengganggu mu? " Gumam Gresia merasa malu menatap Leo yang tidak mengenakan pakaian.

__ADS_1


"Tidak kau kenapa Gresia? Masuk lah.. " Ucap Leo menyingkirkan memberi ruang untuk Gresia agar bisa masuk kedalam.


Gresia masuk kedalam dan duduk didepan televisi yang menyala menatap lurus tanpa berkedip, Leo menyabar kaos putih yang berada disofa itu dan mengenakan nya kemudian duduk disamping Gresia.


"Ada apa Gresia, apa kau bertengkar dengan Bagas? " Seru Leo yang merasa aneh pada Gresia.


Gresia langsung berhamburan memeluk Leo dengan erat air matanya kembali mengalir deras tak henti, hal itu semakin membuat Leo bingung dengan keadaan yang sedang dirasakan oleh Gresia.


"Kau kenapa bicara lah padaku, jika dia berani menyakiti mu maka akan ku hancur wajah sok tampan nya itu. " Cerca Leo kesal.


"Aurora... " Gumam Gresia.


"Aurora ada apa dengan Aurora? " Gumam Leo.


Gresia menceritakan semua kebenarannya pada Leo yang sama tekejut nya dengan dirinya dengan tangis yang berderai dia menceritakan semua kejadian sebelum kematian Ayumna yang membuat Leo berpikir berbeda.


"Bagaimana mungkin Gresia, kita sudah bersama sejak lama rasa kasih sayang dan juga kepedulian kita tidak mungkin bisa.. " Ucap Leo terbata tak percaya.


"Tapi kenyataan memang begitu aku pun tidak percaya tapi setelah dokter Aleska memberi ku semua bukti aku baru percaya Leo, aku harus bagaimana berbicara dengan ayah.. " Tangis Gresia semakin pecah.

__ADS_1


Leo memeluk Gresia dengan erat dia bisa merasakan semua perasaan yang kini sedang dirasakan oleh gadis yang sangat dia cintai itu, hatinya tak luput dari ketidak percayaan bahwa Aurora bisa melakukan hal itu pada saudara nya sendiri.


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR NYA


__ADS_2