Alettha ( Si Anak Pelakor)

Alettha ( Si Anak Pelakor)
sebuah tamparan


__ADS_3

Aletta mendengar perdebatan antara Arsya dan istrinya.


"iyaa karna kamu masih mencintai nya kan, maka nya kamu bawak dia kesini. "


"maksud kamu apa si angela, dengar ini adalah amat dari mami bukan kah kau juga tahu"


"aku tahu tapi kan, bisa kamu suruh di tinggal di apartemen kamu bukan ya kamu bawak dia kesini... "


"ini rumah Aletta Angel, mami membelinya saad orang tua nya di penjara. Jadi rumah ini hal Aletta walaupun mami sudah membelinya. "


"karna kamu takut kehilangan nya kan, jawab aku... "


"tutup omong kosong mu Angela, kau tak malu berdebat dengan ku seperti anak kecil... "


"kamu yang selalu membela nya, baru saja tiga hari gadis itu disini dan dia mengubah semuanya.... "


Aletta menitih kan air mata, mendengar semua penutur an pasutri itu. Aletta merasa bersalah mengapa dia kembali kesini, harusnya dia tetap bersama Nando dan keluarga nya.


"maaf aku merecok kan hidup mu lagi, kak arsya. " batin Aletta.


"aku tidak membela nya Angela, kamu yang terlalu pencemburu... "


"iyaa aku cemburuan mas, karna aku takut kehilangan kamu. apa lagi gadis itu, gadis itu pernah kamu cintai. "

__ADS_1


plak


Aletta terkejut dengan perlakuan Arsya pada angeyla, dengan cepat Aletta memasuki kamar Arsya.


Angela terdiam memegang pipi nya yang memerah.


"kak Arsyaaaaaa... " teriak Aletta.


"Angela maaf maaf kan aku, aku.. "


"kamu tahu apa yang kamu lakukan, dia istri mu. jika kalian terus bertengkar aku akan pergi dari sini,, tapi ku mohon jangan bertengkar dan jadi lah keluarga harmonis lagi... " ucap Aletta.


Angela nampak menagis sesengukan, bukan sakit di pipinya yang membuat ya menagis tapi luka di hatinya yang amat lah sakit.


"karna dia sayang sama kamu, jika aku diposisi mbk Angela aku akan lakukan hal yang sama... "


"Stopp hentikan drama ini, aku sudah muak. sudah cukup aku bersabar dengan kau memberi nama gadis ini pada anak ku dan sekarang kau bawak dia di kehidupan kita.." teriak Angela.


"Angela ku mohon, maaf kan aku.. aku salah tapi ini bukan salah Aletta. "


Angela nampak sangat marah, dia pergi berlalu meninggal aletta dan arsya.


"Mbk dengar jangan pergi yang harus nya pergi itu aku bukan mbk. " ucap Aletta mencegah Angela pergi.

__ADS_1


Angela terus saja benuju ruang keluarga dimana Aletta kecil bermain.


"Aletta ayo kita pergi nak... "


"Mbk dengar aku... "


plak


"berhenti sok peduli dengan ku... "


Aletta terdiam dia mencegah Arsya mendekati Angela.


"biarkan aku pantas mendapat sebuah tamparan dari seorang istri.... " ucap Alettha memegang pipinya yang merah.


Arsya benar benar marah dengan kelakuan istrinya kenapa dia menjadi cemburu.


"Sudah cukup angel, bukan ku sudah katakan padamu untuk menghargai Alettha dirumah ini. Dan kau beraninya menampar nya. " Sentak Araya dengan marah.


Angel yang tk perna melihat Arsya sebegitu marah menjadi semakin kesal pada Alettha, karena dengan kehadiran Alettha dirumah ini membuat Arsya yang selalu hangat begitu berubah.


"Kamu membentak ku, cuman karena gadis ini. Jadi akui saja jika kau masih sanga mencintai dirinya. " Teriak Angel begitu marah pasa Arsya.


"Sudah cukup mbk, apa gak malu bertengkar didepan anak kecil, apa kalian tak memikirkan perasaan Alettha saad tahu ayah dan bunda bertengkar karena masalah lama. " Teriak Alettha jengah melihat perdebatan itu.

__ADS_1


__ADS_2