Alettha ( Si Anak Pelakor)

Alettha ( Si Anak Pelakor)
Pertunangan


__ADS_3

Mereka semua sudah berkumpul di tengah keluarga besar dan menunggu kedatangan kedua pria yang siap melamar kedua putri mereka.


Zahra nampak mengedarkan pandang nya mencari keberadaan seseorang yang belum juga nampak.


"Dimana Aurora kenapa dia belum keluar juga? " Gumam Zahra.


Seorang gadis cantik berjilbab putih dengan gaun senada nampak menuruni anak tangga perlahan membuat semua mata menatap nya tak percaya.


Bisik bisik pujian nampak begitu terdengar indah ditelinga Andre nampak mendekati putri nya itu dengan senyuman, menggenggam tangan nya dengan erat sama seperti masa kecil mereka dulu.


"Ayah selalu mendukung apa pun itu keinginan dan keputusan mu, anak kecil ayah sudah besar sekarang dan kamu akan menjadi nyonya Dafri.. " Gumam Andre sembari melangkah bersama Aurora yang begitu cantik.


"Terima kasih ayah, Aurora banyak salah pada ayah tapi kini beban ayah akan berkurang.. " Serunya mengingat apa yang susah dia perbuatan.


"Ayah selalu menjadi ayahmu dan kamu akan selalu menjadi anak ayah.. "


Zahra dan Gresia nampak mendekati Aurora dengan bahagia melihat saudara perempuan nya kini sudah belajar lebih baik semua keluarga juga mendukung apa yang dilakukan oleh Aurora.


Tamu dari kedua pihak kini sudah hadir dan saling bersalam dengan suka cita Andre nampak begitu bahagia melihat kedua anak perempuan nya diterima dengan baik oleh calon mertua mereka.


"Kami semua bahagia dengan Gresia yang sudah mau menerima Bagas menjadi pendamping hidup nya, kami yang akan memastikan bahwa kebahagiaan Gresia adalah yang nomor satu.. " Ucap Nesya Pakubuwono pada Andre.


"Saya berharap setelah ini Gresia akan jauh lebih bahagia bersama dengan Bagas. " ucap Andre.


"Pasti om aku sendiri yang akan menjaga nya dengan jiwa raga ku, karena Gresia sudah memilih ku untuk kehidupan nya. " Gumam Bagas menatap Gresia.


Mereka namoak berbincang bincang dengan keluarga Bagas Pakubuwono sembari menunggu Dafri datang, mereka akan melakukan tukar cincin bersama.

__ADS_1


"Selamat malam om dan semua nya. " Ucap Dafri seorang pria tampan dengan wajah blesteran yang begitu rupawan.


Dafri bersalaman dengan keluarga Andre dan juga keluarga Pakubuwono sembari memperkenalkan dirinya.


"Saya Dafri Derloxer dan keluarga besar saya. " Ucap Dafri.


"Selamat malam nak Dafri saya Andre ayah Aurora, selamat datang dirumah kami dan semoga menjadi keluarga mu juga nak.. " Seru Andre bersalaman dengan Dafri.


Dafri menatap Aurora yang begitu cantik dengan pakaian yang begitu tertutup membuat dirinya dan juga keluarga nya merasa seneng dengan keputusan Aurora.


"Kamu cantik dengan pakaian seperti itu.. " Gumam Dafri mendekati Aurora.


"Apa pun asalkan keluarga kita bisa bersama akan aku lakukan.. " Seru Aurora.


"Terima kasih Aurora kamu sudah mau menerima permintaan mama dan aku yakin jika memang kita berjodoh bersama. "


Dari kejauhan Leo nampak menatap Gresia tak berkedip melihat kecantikan yang terpancar begitu natural, melihat kebahagiaan yang dimata gadis yang begitu dia cintai.


Leo mendekati Gresia dan Bagas dan Bagas yang sedang berbincang bersama keluarga yang lain, Leo sudah menyiapkan hadiah untu petunagan Gresia dan Bagas membungkus nya sendiri untuk terakhir kalinya.


Tak terasa buliran bening menetes begitu saja diwajah nya rasa nya begitu sakit saat melihat orang yang kita cintai bertahun-tahun lamanya dan kini harus melihat nya bersanding dengan laki laki lain.


Leo menghapus air matanya dengan kasar kemudian berusaha tersenyum menyapa keluarga Gresia yang sudah dekat dengan nya sejak mereka kecil, beberapa diantara mereka menatap Leo dengan sedih melihat kerapuhan dimata pemuda itu.


"Liatlah Leo aku tak tega melihat nya mendekati Gresia, rasanya aku juga merasakan apa yang sedang dia rasakan. " Ucap seorang wanita pada wanita disebelah nya.


"Mau bagaimana lagi Gresia sudah memilih Bagas sebagai pendamping hidup nya dan Leo tidak bisa memaksakan semua itu. " Seru nya.

__ADS_1


Gresia menatap kedatangan Leo dengan sebuah kado di tangan nya mata terasa panas dan berari dia tidak setega itu menyakitkan perasaan Leo, rasa ya begitu sakit melihat kerapuhan dimata nya.


"Kak Leo maaf kan aku.. " Batin Gresia.


"Hay.. " Gumam Leo tersenyum menatap Gresia dan beberapa keluarga nya.


"Leo apa kamar sayang.. " Ucap Clarissa tante Gresia dari Keluarga Andre.


"Leo baik tante bagaimana dengan tante? "


"Tante juga baik, kalau begitu kalian bebicara lah kami akan bertemu dengan Aurora dulu. " Guam Clarissa meninggalkan Leo dan Gresia bersama Bagas untuk berbicara.


Leo tersenyum kemudian menyerahkan kadonya pada Gresia dan mengucapkan selamat atas pertunangan mereka, Gresia tidak bisa menahan air mata nya saat matanya bertemu dengan mata sendu Leo.


Tanpa memikirkan apa pun Gresia memeluk Leo didepan Bagas dan juga keluarga besarnya nampak setiap orang menatap mereka, kesedihan begitu nampak jelas dari tatapan mereka yang sudah tahu hubungan Leo dan Gresia sejak kecil.


"Aku berharap kamu akan bahagia bersama dia yang kamu pilih Gresia, menikah lah dan hidup lah bahagia bersama anak anak kalian kelak. " Gumam Leo.


"Apa kamu akan membenci ku setelah ini kak Leo? Apa kamu akan pergi dan meningkatkan ku kembali menghapus ingatan akan kebersamaan kita? " ucap Gresia dengan tangis nya yang pecah.


"Aku tidak akan pernah melupakan semua kebahagiaan kita bersama dengan yang lainnya, aku memang akan pergi dan memulai kembali kehidupan ki di Malaysia bersama papa Alex. " Ucap Leo.


"Tunggu lah sampai aku benar-benar sudah menikah dengan Bagas setelah itu aku akan mengizinkan mu pergi, ikut lah berbahagia bersama kami.. " Ucap Gresia melepas kan peluk kan nya.


"Aku akan disini sampai hari dimana aku sendiri yang akan mengantarkan mu pada Bagas, aku sendiri yang akan melihat mu bahagia dengan nya.. " Ucap Leo menghapus air mata Gresia.


"Terima kasih Leo sudah mau membiarkan Gresia bersama ku, aku berjanji jika aku akan membahagiakan Gresia dengan jiwa raga ku. Semoga kamu bisa mendapatkan seseorang yang jauh lebih baik dari Gresia. " Ucap Bagas menepuk pundak Leo dengan senyum.

__ADS_1


"Terima kasih semoga doa mu terdengar oleh Tuhan dan aku akan mendapatkan seseorang yang lebih baik dari calon istri mu ini. " Seru Leo.


Mereka nampak tertawa bersama meski dengan cucuran air mata yang entah air mata kebahagiaan atau rasa sakit dihati, namun Leo berusaha iklas dengan keputusan Gresia dan terlihat bahagia.


__ADS_2