Alettha ( Si Anak Pelakor)

Alettha ( Si Anak Pelakor)
Balas Dendam


__ADS_3

Ayumna berjalan di sepanjang jalan yang sangat ramai oleh pengendara yang siap untuk memulai waktu baru, dia berjalan santai sembari sesekali melihat layar ponsel nya.


"Tidak ada gunanya kau baik padanya, dia saja ingin menyingkirkan ku dari ibuku. " Gumam Ayumna.


Kini Ayumna benar-benar membenci Aurora dulu mereka memang sering bertengkar tapi mereka saling menyayangi dan mengerti satu sama lain, dengan kejadian sore itu Ayumna mulai membuang semua tentang saudaranya itu.


Gresia nampak bingung dengan situasi pagi itu, tidak seperti biasanya Ayumna akan bertingkat cuek pada Alettha.


"Sebenarnya ada ap ini, kenapa Ayumna bertingkah seperti itu? " Celetuk Gresia.


"Ayumna marah Gresia, karena kemarin bunda menampar nya. " Gumam Alettha lesu.


Gresia begitu kaget saat mendegar ucapan Alettha Gresia tidak menyangka hal serius apa yang membuat Alettha sampai bisa menampar anak kandung nya sendiri.


"Kenapa bun? Apa Ayumna membuat masalah dikampus tapi apa separah itu sampai bunda harus menampar nya. " Ucap Gresia.

__ADS_1


Alettha hanya diam dirinya pun sangat menyesal telah sampai menampar Ayumna karena hal sepele, Aurora yang merasa bersalah kemudian memberanikan diri untuk berbicara dengan Gresia.


Aurora menceritakan semua pada Aurora bahwa Ayumna mempermainkan perasaan nya, bahkan Ardiansyah sama sekali tidak menyukai nya tapi menyukai Ayumna.


"Aku mintak maaf kak, aku tidak bermaksud untuk mengadu domba bunda dan Ayumna.. " Jelas Aurora panjang lebar.


"Astaga Aurora harus kah hal pribadi seperti itu kau jelaskan kepada bunda, apa kalian tidak bisa menyelesaikan semua sendiri. Dan sekarang kau lihat betap kebencian begitu nampak jelas dimata Ayumna. " Bentak Gresia.


Aurora menangis mendegar bentak dari Gresia yang dari kecil tidak pernah sekali pun berkata kasar apa lagi membentak dirinya, Aurora begitu merasa bahwa Gresia hanya menyayangi Ayumna saja.


"Seharusnya kamu berpikir dahulu apa yang akan terjadi kedepan nya. " Ucap Gresia.


Gresia mengendarai motor nya membelah jalanan yang ramai, dia tidak habis pikir hal sepele daja mereka besar besar kan.


"Ada apa dengan bunda, kenapa bisa dia sampai menampar anak kandung dan lebih memilih membela anak angkat nya sendiri. Aurora pun kenapa dia menjadi gadis yang seperti itu. " Gumam Gresia sembari berkendara.

__ADS_1


TIN TIN


Ayumna berhenti dan menatap sebuah motor sport merah yang sedang berada dibelakang nya mengelakson dirinya terus.


"Ayumna naik lah.. " Ucap seorang laki-laki.


Ayumna menatap laki laki itu dengan tatapan heran, bagaimana bisa dia mengajak dirinya berangkat bersama setelah membuat kekacauan pada dua orang gadis.


"Pergi lah aku tidak mau. " Sahut Ayumna sembari berjalan menjahui.


Laki laki itu tak lain adalah Andriansya, laki laki yang sudah membuat perpecahan antara dirinya dan juga Aurora yang salah paham.


"Mau sampai jam berapa neng kekampus, yo naik lah lagi pula saudara mu tidak akan tahu. " Celetuk Andriansya.


Ayumna menghentikan langkah nya dia berpikir mungkin dirinya bisa balas dendam dengan saudara perempuannya itu melalui Andriansya,lagi pula dia sendiri yang sudah membuat genderang perang padanya.

__ADS_1


"Baiklah jika kau memaksa ku. " Ucap Ayumna naik ke motor Andriansya.


Andriansya merasa sangat senang saad Ayumna mau berangkat bersama dirinya, mungkin dia bisa mendekati Ayumna sekarang tanpa harus memikirkan Aurora.


__ADS_2