Alettha ( Si Anak Pelakor)

Alettha ( Si Anak Pelakor)
Ujian akhir


__ADS_3

Tak terasa sudah ujian penghujung sekolah aletta sudah didepan mata. Mereka semua sudah mulai bersiap fisik dan mental.


sejak kejadian 3 minggu lalu aletta sama sekali tak bertegur sapa pada arsya, batin nya terasa tersiksa namun dia tetap pada pendiriannya bahwa dia harus melupakan arsya.


"Dooorr ngelamun aja, ayoo masuk kelas... " teriak Siska.


aletta terkejut dan hampir saja marah pada teman sekelasnya itu.


"iss lain kali pangil aja kan bisa, ngapain si harus ngagetin. " ucap aletta


teman nya hanya nyengir kuda melihat aletta yang terkejut dan marah.


aletta dan Siska menuju kelas mereka untuk mengikuti ujian akhir semester.


aletta terpisah ruang dengan kinan dan andre, dia kurang semangat karna tak ada teman di samping nya walaupun mereka semua sebagian adalah teman sekelas aletta.


"sepiii nya gak ada kinan dan yang lain.


" batin aletta.


"selamat pagi anak anak, sudah siap ujiannya... " ucap bu Dewi.


siap buk


ucap mereka serempak.


"Siska bagikan lembar ujian pada teman mu.. " perintah bu Dewi.


dengan sigap Siska mengambil kertas ujian dan membagi semua kertas pada semua temannya.


"kerjakanlah dengan jujur, semuga nilai kalian semua bagus... " ucap bu Dewi


semua siswa-siswi mengerjakan soal dengan tertip dan diam. Mereka adalah siswa-siswi yang termasuk pintar jadi tak sulit untuk mereka mengerjakan.


setelah 30 menit ujian pun selesai.


"ok waktu sudah selsai, silakan kumpulkanlah. jangan lupa beri nama. "


baik buk


"ok semangat semua, ibu tinggal. silakan istirahat dan siap kan ujian kedua kalian. "


semua anak anak itu muali berlalu ke kantin, ada pula yang belajar atau sekedar mengobrol dikelas.


aletta membenam kan wajahnya dalam lengannya, dia merasa kurang semangat.

__ADS_1


"aletta... kamu tau gak siapa pengawas kita... " tanya indah teman sekelasnya.


aletta mendongkak kan wajahnya menatap indah.


"gak tahu.., emangnya siapa,bukan ya guru kita."


ucap aletta malas.


"bukan tapi mahasiswa dari Universitas gajah putih yang mengawas kita mulai Perlajaran kedua sampai selesai. " ucap indah


aletta tiba tiba kaget dengan penjelasan indah.


"gajah putih bukan kah, kampus kak arsya.. " batin aletta.


aletta nampak tak semangat Saad tahu bahwa kemungkinan dia akan di awasi oleh arsya.


hiruk pikuk kelas itu tiba tiba berhenti tenang Saad seorang pria dan wanita memasuki kelas, aletta terkaget melihat arsya disana.


"kenapa aku sial sekali, berharap orang lain tapi malah dia.. " batin aletta.


"selamat siang adik adik, apa kalian sudah siap mengerjakan soal kedua. " tanya wanita itu.


sudah kak


"kak udah semeste brpa, dan mau ambil jurusan apa.. " tanya seorang siswa.


"kami semester akhir, untuk jurusan kalau kak Sheren jurusan ke pertanian. sedangkan kak arsya jurusan kedokteran. sampai sini kita lanjut ujian dulu ya. "


"ok kak siap... "


arsya bejalan dan membagikan kertas ujian pada semua siswa-siswi, artinya berhenti di meja aletta. menatap aletta sejenak kemudian menaruk kertas ujian.


"kenapa aku jadi dak dik duk... " batin aletta.


arsya kembali kemeja guru dan duduk di sana, berbincang bersama Sheren dan sesekali menatap aletta.


kelas begitu sunyi dan tenang, mereka dikos mengerjakan tugas mereka dengan tertip dan jujur.


"kerjakanlah sendiri yaa, jangan sampai menyontek. " ucap Sheren.


"hey kau lihat gadis itu terus, kenapa.. "


"gak papa, orang punya mata kan untuk liat bego. "


"iss jangan jangan cinta pandangan pertama, jujur deh... "

__ADS_1


arsya hanya diam tak menagapih ucapan Sheren


Sesekali aletta dan arsya bertemu pandang, dan membuang muka.


teng teng teng


bunyi lonteng pulang sekolah.


"ok sudah selesai, kumpulkan semua lalu pulang. "


mereka semua mengumpulkan semua kertas ujian, dan berpamitan pulang.


"hati hati segera pulang jangan pergi nongkrong. "


mereka tertawa mendengar ucapan Sheren.


"heyy dek kamu, iya kamu sini... "


aletta terdiam sejenak lalu mendekati Sheren.


"iyaa, kak Sheren kenpa.. "


"nama kamu siapa? "


"aletta... "


ucap arsya dan aletta bersama an.


"wahh udah kenal tohh... "


aletta lantas berlalu pergi meninggalkan mereka.


"kau ini kenapa.. "


"apa nyaa kenapa, niat ku mau ngenalin eh malah udah kenal.... " ucap Sheren.


Sheren terus saja mengejek arsya di sepanjang koridor dan saad bertemu mahasiswa lain


itu membuat arsya nampak kesal melihat kelakuan sahabat nya itu.


"arsya suka nyaa sama ABG hahahhaha" teriak Sheren.


"Sheren stop it.... " ucap arsya mulai risih.


"bodo amat... wekkkk ".

__ADS_1


__ADS_2