
Alex bertubi-tubi memukul pria yang bernama And itu, Alettha yang melihat Alex begitu marah membuat nya bingung dengan situasinya.
"Alex hentikan, kau bisa membunuh nya. " Ucap Boby menghalangi Alex memukul Ans.
Sandra dan Alettha begitu panik melihat adegan didepan mata nya, Sandra dan Alettha berusaha memisahkan Ans dari Alex. Namun tenaga Alex begitu kuat, dan tanpa sengaja Alex memukul Sandra dan membuat Wanita itu terjatuh dan menahan sakit di perutnya.
Alex begitu panik, sedangkan Alettha nampak masih bingung siapa Sandra. Dengan sigap Alex Mengendong Sandra dan membawa nya pergi.
Alex meninggal kan Alettha disini bersama Boby dan Ans yang tak sadarkan diri. Alettha menatap kepergian Alex dengan hati yang terluka.
"Apakah dia Sandra yang namanya berada dirumah ku. " Batin Alettha.
Alettha menatap Boby yang menelepon ambulan untuk membawa Ans ke rumah sakit. Alettha masih terdiam mematung dan hal itu membuat Boby merasakan apa yng dirasakan Alettha.
"Kau tak apa?. Dia butuh bantuan jadi Alex membawa nya. "Ucap Boby pada Alettha.
Alettha lantas tersenyum dan terlihat biasa saja.
" Siapa dia? kenapa Alex begitu khawatir dengan keadaan nya. "Tanya Alettha pada Boby.
Alettha tak bisa membungkam mulutnya untuk tak bertanya, walaupun nanti jawaban Boby akan membuatnya terluka.
Boby mengajak Alettha untuk masuk kedalam mobilnya, Boby ingin memberitahu Alettha siapa itu Sandra.
" Kenapa kau bawak aku ke mobilmu? "Tanya Alettha.
" Aku akan beritahu siapa itu Sandra. "
Alettha begitu semangat saad Boby mau bercerita tentang Sandra padanya.
__ADS_1
"Tapi ku mohon, jangan sampai membuat mu terluka. Alex dan Sandra sudah berakhir dan kini kau adalah pilihan nya. " Ucap Boby pada Alettha.
Alettha mengangukan kepala nya tanda mengerti.
"Sandra itu kekasih Alex sejak di bangku SMA, mereka selalu bersama bahkan kuliah pun mereka memutuskan untuk mengambil jurusan yang sama. Sampai saad Alex melamar Sandra, tapi Sandra malah berselingkuh dengan musuh Alex Ans Prasta. Alex sama sekali belum bisa melupakan Sandra tapi setelah kamu hadir Alex mulai bisa melupakan Sandra. "Ucap Boby panjang lebar.
Membuat Alettha tahu alasan Alex menikah nya, lantas jika Alex tak mencintai Sandra lagi kenpa dia begitu perhatian dan takut wanita itu terluka.
" Tapi Boby, apa kau lihat berapa terluka dan marahnya Alex saad melihat Sandra dipukul oleh Ans. "Ucap Alettha lirih.
Alettha merasakan sakit pada dadanya, hatinya terasa panas saad melihat Alex begitu khawatir pada Sandra.
" Percaya lah Alettha, Alex tak akan menyakiti mu. Apa lagi dia sudah berkomitmen dengan mu. " Ucap Boby menyakinkan Alettha tentang hubungan nya dengan Alex.
Alettha hanya diam, pikiran nya melayang jauh memikirkan perasaan dan juga Alex.
Boby merasa bersalah pada Alettha, Boby memeluk Alettha untuk menenangkan nya.
"Dengar Alex tidak Seberengsek itu, jika dia mau berkomitmen dengan mu bearti dia mencintaimu. " Ucap Boby mengelus punggung Alettha.
Dari kejauhan seorang gadis mentap mereka marah, dimata gadis itu hanya ada kebencian mendalam pada Alettha.
"Tak puas kau menghancurkan hubungan ku dengan Arsya, dan kini kau ingin merebut Boby dari ku wanita murahan. " Gumam nya penuh kemarahan.
"Aku akan mengantarkan mu pulang. " Ucap Boby.
Sedangkan Alex membawa Sandra ke rumah sakit, Sandra tak sadar kan diri saad Alex tak sengaja memukul perutnya.
"Maaf kan aku Sandra, kumohon kau harus baik baik saja. " Ucap Alex Mengendong Sandra menuju ICU.
__ADS_1
"Dok tolong, dia terkena pukulan dibagian perutnya. " Ucap Alex.
"Ayo langsung bawak dia dia ke ICU, bapak tunggu disini. " Ucap sang dokternya menutup pintu.
Dengan penyesalan dan rasa takut kehilangan, Alex mondar mandir menunggu dokter keluar. Bahkan Alex tak mengingat keberadaan Alettha.
"Tuhan kumohon, jangan buat dia menjauh lagi dari ku. Sandra maaf kan aku. " Batin Alex.
cklek
Pintu ICU itu terbuka menampakkan seorang dokter keluar.
"Bapak keluar pasien? " Tanya dokter pria itu yang bernama Muklis.
"Iyaa saya kekasih nya dok.. " Ucap Alex.
"Pasien tidak apa, hanya butuh istirahat saja. Pasien sudah sadar kan diri. " Ucap Dokter Muklis.
Alex buru buru masuk melihat Sandra, nampak Sandra begitu lesu dan pucat.
"Alex... " Ucap Sandra lirih.
Alex dengan perlahan mendekati Sandra, begitu terpancar sorot kerinduan dimata keduanya.
"Maaf kan aku, aku menyakitimu, aku janji aku tak akan pernah menyakiti mu dan tak akan ada orang yang akan menyakiti mu. " Ucap Alex memegangi tangan Sandra.
"Kau tak menyakiti ku, Alex maafkan aku meninggal kan mu.. Aku menyesal memiliki Ans. " ucap Sandra menangis.
Alex memeluk Sandra begitu erat, dia tak ingin wanita itu meninggal kan ya lagi.
__ADS_1