
Ayumna kembali ke rumah diantara oleh Andriansya dan membuat janji untuk bertemu malam nanti saad berada di ulang tahun Savanya, hati Ayumna nampak sangat berbunga bunga entah niat awalnya hanya ingin membalas Aurora tapi dia kini malah mempunyai rasa pada Andriansya.
Ayumna berjalan naik ke lantai atas menuju kamarnya, dia berhenti saat Aurora berada di depan kamarnya menatap Aurora dengan malas pasti dirinya akan membahas masalah tempo hari.
"Pergi dari jalan ku Aurora, aku ingin istirahat.. " Ucap Ayumna.
"Ayumna aku minta maaf untuk kejadian tempo hari.Aku menyesal telah membuat bunda sampai menamparmu Ayumna. " Ucap Aurora.
"Aku tidak peduli dengan semua itu Aurora jadi terserah kau saja mau pa, awas... " Ucap Ayumna sembari mendorong Aurora.
Aurora nampak bergeser dari tempat nya berdiri.
"Kau sudah berjanji akan membuat ku bahagia bersama Andriansya tapi kenapa sekarang kamu malah merebutnya dari ku Ayumna. " Ucap Aurora.
Ayumna berbalik dan menatap Aurora dengan tatapan mengejek, Ayumna terkekeh mendegar penuturan Aurora.
"Aku memang berjanji padamu tapi kau sendiri yang membuat ku melanggar janji ku itu, kau sendiri yang membuat aku ingin menyingkirkan mu dari kehidupan ku. Tak ada rasa kasih sayang lagi diantara kita, karena ulah mu sendiri Aurora. " Bentak Ayumna marah.
Ayumna masuk kedalam kamarnya dan menutup pintu kamar dengan keras, Aurora berdiri mematung menatap pintu kamar Ayumna yang tertutup rapat.
__ADS_1
"Aku tahu ini salah ku Ayumna, aku salaah telah membesarkan masalah yang kau buat karena kau ingat membuat ku bahagia. Tapi dengan egois aku menghakimi dirimu maaf kan aku Ayumna. " Ucap Aurora didepan pintu kamar Ayumna.
Gresia mendekati Aurora yang nampak begitu sedih dengar perubahan Ayumna padanya, Gresia menyentuh pundak Aurora dan membuat gadis itu terkejut.
"Kak Gresia... " Ucap Aurora sembari berbalik menghadap Gresia.
"Ini semua bukan salah mu atau salah Ayumna, ini hanya sebuah kesalahan paham saja diantara kalian dan bunda. Nanti bair kakak yang berbicara dengan Ayumna sekarang pergi lah kekamar mu. "ucap Gresia tersenyum manis.
Gresia memandang kedua adiknya itu dengan sedih dia tidak menyangka jika hal seperti itu bisa merusak persaudaraan yang sudah terjalin sejak dulu, Gresia mengetuk pintu kamar Ayumna.
TOK TOK TOK
" Masuk lah kak tidak dikunci. "Balas Ayumna.
Gresia masuk kedalam kamar Ayumna yang nampak sangat rapi, Ayumna sedang memilih beberapa gaun yang dia miliki.
" Apa kau akan pergi dek? Kok kek sibuk banget. "Ucap Gresia duduk dikasur Ayumna.
" Iyaa kak hari ini ulang tahun Savanya aku harus tampil cantik. "Gumam Ayumna tersenyum.
__ADS_1
" Benarkah bukan kah Savanya juga ulang tahun lalu, tapi gak serumit sekarang deh kamu pilih baju. "Ucap Gresia terkekeh melihat Ayumna tersipu malu.
" Apa sih kak, aku biasa aja kok... "Sahut Ayumna.
" Apa kau pergi bersama teman Laki-laki mu? "Celetuk Gresia.
" Iyaa aku pergi bersama Andriansya kak, nanti malam dia akan menjemput ku. "Gumam Ayumna.
Gresia hanya tersenyum berdiri mengambil gaun pendek selutut berwarna merah muda dan memberikan nya pada Ayumna.
" Gaun ini cantik saat kau yang memakainya Ayumna. "Sahut Gresia.
" Terima kasih kak, aku akan memakai gaun ini saja. "Gumam Ayumna senang.
" Ayumna perihal kau dan Aurora tempo hari, apakah tidak bisa di perbaiki lagi dek. mungkin semua itu hanya sebuah kesalahan paham saja. "Celetuk Gresia.
" Aku tidak peduli itu balasan yang pantas untuk gadis tidak tahu diri itu kak, sudah lah aku mau bersiap. "Gumam Ayumna meninggalkan Gresia.
Gresia hanya bisa pasrah kala Ayumna sudah mengatakan itu semua, sangat sulit dan mustahil untuk membuat gadis itu menarik kembali ucapan nya.
__ADS_1