Alettha ( Si Anak Pelakor)

Alettha ( Si Anak Pelakor)
Menikah?


__ADS_3

3 bulan telah berlalu sejak kepergian Alettha dan Ayumna rumah itu kini nampak semakin sepi bahkan Andre kini sudah memilih untuk mengurua perusahaan nya, semua tanggung jawab ia berikan pada Aurora dan Gresia selaku anak anak nya.


Andre lebih sering menghabiskan waktunya di taman belakang rumah semabri menanam beberap tanaman buah dan sayur, Gresia kini disibukan dengan perusahaan ayah nya sedangkan Aurora lebih memilih untuk mengurus perubahan di kota Bandung.


Andre hanya ditemani oleh Gresia ketika sore dan malam jika ia tidak lembur bekerja, sejak mengundurkan diri dari perusahaan Bagas mereka kini cukup menjauh karena kesibukan masing masing.


Gresia lebih sering bertemu dengan Leo karena perusahaan kedua nya bekerja sama untuk menikatkan kinerja agar lebih besar, sejak kejadian 3 bulan lalu Gresia dan Leo bak orang yang baru bertemu dan kenal.


Leo memilih untuk menjadi dingin pada Gresia saat kejadian waktu itu ia engan memaksakan kehendak nya jika memenag Gresia menyukai Bagas, sedangkan Alex dan istrinya kembali ke Malaysia menetap disana.


"Selamat pagi Yah? "Ucap Gresia mencium pipi Andre.


"Selamat pagi nak.. Apa kau akan ke kantor hari ini? "Ucap Andre menatap Gresia dengan pakaian kantornya.


"Iya,ada apa yah? Apa ayah butuh sesuatu? "Gumam Gresia menatap Andre.


"Kapan kau akan berdiam diri dirumah bersama ayah, ayah merasa kalian semakin jauh. Belum lagi Aurora memilih untuk ke Bandung dari pada bersama ayah. "Seru Andre memintum susunya.


"Minggu depan aku cuti besok kita bisa ke Bandung sembari memantau perusahaan yang sedang dibawa Aurora. "Gumam Gresia tersenyum.


Akhir akhir ini dia memang sangat sibuk terkadang pulang pada tengah malam karena harus lembut pagi pun dia kadang tak menemani Andre sarapan karena harus meeting, Gresia menatap ayah nya yang kian hari kian menua menetap sendiri.

__ADS_1


"Ayah jangan berpikir kalau kita meninggalkan ayah, semua ini untuk kita semua, maaf Gresia terlalu sibuk hingga melupan waktu bersama ayah. "Gumam Grsia memengang tangan Andre.


"Kapan kau akan menikah nak, ayah sudah tua jika kau dan Aurora masih tetap bekerja tanpa berpikir tentang masa depan kalian sendiri? "Gumam Andre.


"Maaf ayah Gresia berlum memikirkan untuk menikah,membahagiakan ayah saja aku belum bisa.. "Seru Gresia.


"Pergi lah bukan kah kau ada meering?"Ucap Andee menarik tangannya .


"Emmz iya aku pergi ayah habiskan sarapan nya.. "Ucap Gresia pergi sembari mencium pipi Andre.


lelah rasanya harus melakukan semua hal seperti itu, Gresia mengerti bahwa Andre kecewa dengan jawaban nya tapi mau bagaimana lagi dia belum bisa membuka hatinya dia masih bingung tentang perasan nya sendiri.


"Kenapa aku merasa Bagas dan Leo menjahui ku, hati coba kau beritahukan padaku siapa yang kau pilih? "Batin Gresia.


"Buk Gresia sudah di tunggu oleh pak Leo di ruangan meeting. "Ucap sekretaris pribadi Gresia.


"Bukan kah meeting di lakukan jam 10 pagi nanti? "Gumam Gresia heran mendegar Leo sudah berada si kantornya sepagi ini.


"Saya kurang tahu buk tapi beliau sudah berpesan untuk ibu segera kesana. "Ucap Sekretaris itu.


Gresia tersenyum kemudian berjalan menaiki lift menuju ruangan pribadinya dengan perasaan yang canggung saat harus berada diruangan berdua dengan Leo sejak 3 bulan lalu.

__ADS_1


Ting


Gresia segera keluar dari lift dan masuk kedalam ruangannya nampak sepi dan tidak ada orang lain atau pun Leo di ruanganya, Gresia meletakan tasnya diatas meja dan kemudian berdiri menghadap jendela kaca besar menghadap bangunan yang menjulang tinggi di luar.


Tiba tiba sebuah tangan kekar memeluk nya dari belakang membuat Gresia terkejut dan berbalik menghadap sang empu tangan dan menatap mata tajam dan dingin yang selama ini ia rindukan.


"Apa yang kau lihat? "Ucap Leo menatap Gresia yang tak berkedip.


"Emm ah tidak ada, lepaskan tangan mu dari tubuhku. "Gumam Gresia salting.


Leo membalik tubuh Gresia menatap bangunan tinggi di depannya dengan posisi bersandar pada pundak Gresia,Leo merasa nyaman setelah lama dia bersikap cuek dan dingin pada gadis itu membuatnya begitu tersiksa.


"Aku sangat merindukan mu Gresia.. "Gumam Leo lembut.


Gresia terdiam membeku saat dia merasakan hembusan hangat di lehernya membuatnya nyaman, dia pun sangat merindukan Leo walaupun dia engan memberi tahu pada pemuda itu.


"Apa kau dan Bagas memiliki hubungan? "Ucap Leo mencium leher jenjang Gresia.


"Aku..aku dan Bagas tidak memiliki hubungan apa pun.."Gumam Gresia.


"Kau tahu Gresia kenapa aku bersikap dingin dan acuh padamu? Karena aku cemburu pada kalian aku cemburu saat kau berada didalam pelukan pria lain dan diam saja? "Ucap Leo membalik tubuh Gresia menghadpa ke arah nya.

__ADS_1


Wajah mereka cukup dekat hingga Gresia bisa mencium bau mint dari nafas hangat Leo dia menatap mata tajam pria itu yang nampak terpancar kerinduan yang dalam disana. Leo mendekati bibir Gresia dan mengulum nya lembut melepaskan kerinduan.


__ADS_2