
Pagi itu setelah menemani Leo sarapan Alettha memutuskan untuk menghirup udara segar diluar, ditemani oleh Leo mereka bercerita bayak hal walaupun umur nya masih kecil namun Leo punya pemikiran yang dewasa.
Tiba tiba perut Alettha terasa mual yang tak dapat dia tahan, Alettha berlari menuju kamar mandi tanpa menghiraukan orang yang sedang duduk di meja makan.
"Lihat lah wanita Sandra, tante kesal sekali melihat nya. Apa dia pikir kita patung apa. " Sungut bu Rosa sinis.
"Halah sudah lah tan gak penting juga kok, ayo sarapan . " Balas Sandra.
Alettha memuntahkan semua isi perut nya semalam, pagi ini dia sama sekali belum memakan apa pun. Andre yang melihat Alettha begitu pucat lantas menghampiri dirinya dan memegang kening Alettha.
"Sayang apa kau sakit? Wajah mu pucat sekali. " Tanya Andre.
"Aku gak papa mungkin karena aku belum sarapan saja, pergi sarapan lah Andre aku akan menyusul nanti. " Ucap Alettha duduk di meja rias.
Andre meninggalkan Alettha sendiri dikamar, menatap pantulan wajahnya yang begitu pucat membuat Alettha sedikit takut.
"Kenapa aku begitu pucat, rasa mual pada perut ku terasa benar-benar menyiksaku. " Gumam Alettha.
Andre turun kebawa melihat Sandra dan juga ibu nya sedang sarapan dimeja makan, Andre tak melihat Leo sedari tadik.
"Dimana Leo? " Ucap Andre.
Semua orang lantas mengedarkan pandang ker penjuru rumah, lalu menatap Andre.
"Mungkin dia sedang bermain di taman Ndre. " Celetuk Sandra.
"Andre kenapa dengan istri mu itu, tidak tahu diri lewat tanpa menegur kita disini. " Ucap Bu Rosa.
"Alettha mual mual ma, belum lagi wajahnya begitu pucat. " Balas Andre.
Andre mengambil nasi goreng ke dalam piring tak lupa segelas susu hangat untuk Alettha, Andre meminum susu hangat nya sampai habis kemudian kembali ke kamar.
__ADS_1
"Andre kamu itu bukan babu nya, ngapain sih repot repot bawak makanan untuk nya. " Ucap Bu Rosa sinis.
"Alettha sedang sakit ma, lagi pula gak setiap hari kan. " Sungut Andre.
Andre berlalu dari hadapan ibunya yang berdecak sebal, Andre hanya menghawatirkan Alettha yang tidak biasa nya dia sakit.
Andre berjalan menuju kamar nya, berpapasan dengan Leo yang tersenyum manis.
"Selamat pagi Leo, kamu dari mana? " Ucap Andre.
"Selamat pagi om, aku dari kamar. Apa tante Alettha baik baik saja? "Balas Leo.
" Dia baik baik saja, pergi lah sarapan bersama nenek dan mami mu dibawa. "Ucap Andre.
" Aku sudah sarapan bersama tante Alettha tadik pagi, sampai tante merasa mual lalu meninggalkan ku. "Balas Leo.
Andre hanya tersenyum kemudian mengelus pipi Leo dan pergi meninggalkan nya,Andre membuka pintu kamar tapi dia tak menemukan Alettha didalam kamar.
Tak ada sahutan dari dalam kemudian Alettha keluar dari kamar mandi dengan wajahnya yang nampak lebih baik dari sebelumnya, terlihat matanya begitu berbinar menatap Andre.
" Ada apa aku rasa kau sedang bahagia sekarang, katakan pada ku sebenarnya kau kenapaa haaa? "Tanya Andre.
Alettha tersenyum lebar menatap Andre, mengulurkan tangannya dihadapan Andre dengan membawa Testpack bergaris dua.
Andre begitu terkejut dan bahagia akhirnya penantian selama 5 tahun pernikahan diberikan amat oleh Tuhan untuk merawat seorang bayi.
" Ini sungguh nyata kan bukan mimpi, Alettha aku sedang bermimpi atau tidak "Jawab Andre begitu bahagia.
" Ini nyata Andre ini bukan lah mimpi, aku hamil Andre kita akan punya anak sayang. "Balas Alettha.
Mereka berpelukan begitu erat kebahagiaan begitu terpancar dari kedua mata Andre dan Alettha. Cacian mertua dan iparnya tak akan di dengar lagi oleh Alettha, kini dia bisa hidup lebih tenang lagi.
__ADS_1
" Aku wanita sempurna sekarang Andre, aku bisa memberi mu keturunan. "Guam Alettha.
Tubuh nya berguncang begitu hebat menangis kebahagiaan yang Tuhan berikan pada keluarga kecilnya, detik ini Alettha sudah resmi akan menjadi seorang ibu.
" Ayo kita turun sayang, mama akan bahagia saad mendegar kabar kehamilan mu. "Ucap Andre semangat.
Alettha tersenyum mengikuti Andre yang berjalan dengan cepat sembari menggandeng tangan Alettha, senyum tak. hentinya lepas dari wajahnya.
" Maaaaaaaaaa, aku punya kabar gembira untuk kalian semua. "Teriak Andre.
Mereka yang sedang bercengkrama bersama Sandra nampak terkejut dengan teriakan Andre dengan senyuman sumeringa nya, semua orang heran melihat nya.
" Andre kamu kenapa sih teriak teriak begitu, mama belum tuli. "Ucap Bu Rosa.
Alettha dan Andre Sudah berada di depan mereka semua dengan senyuman bahagia.
" Alettha sedang hamil maaa, mama akan punya cucu nantinya. "Ucap Andre dengan semangat.
Bu Rosa nampak sangat terkejut mendegar ucapan Andre, menantu yang selalu dia sia sia kan dan dianggap mandul kini sedang mengandung cucu pertama nya.
Wajahnya yang biasa nampak begitu tak bersahabat dengan Alettha, pagi ini nampak begitu bahagia dan memeluk Alettha dengan tulus.
" Apa yang Andre katanan itu benar Alettha, kamu sedang mengandung. "Ucap bu Rosa bahagia.
Alettha menganguk bahagia, kini perubahan mulai nampak pada mertua nya karena kabar bayi yang akan lahir beberapa bulan kedepan.
" Mama akan punya cucu sayang, Alhamdulillah Terima kasih . Ingat jaga baik baik ccucu mama ini. "Balas bu Rosa.
Sedang Sandra terlihat tidak suka melihat kebahagiaan begitu berpihak pada Alettha, dia berencana buruk untuk Alettha.
Sedang mereka berbahagia dengan kehamilan pertama Alettha kemudian sedikit melupakan keberadaan Sandra dirumah ini yang kemarin begitu penting disini.
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR MASUKIN JUGA KEDALAM FAVORIT KALIAN