Alettha ( Si Anak Pelakor)

Alettha ( Si Anak Pelakor)
Semoga Ini Akan Menjadi Bahagia Ku


__ADS_3

Alettha dan Andre kembali ke rumah dengan penuh kebahagiaan, dia memperkenalkan bayi mungil anak Nafisah dan Boby pada anak-anak itu.


"Kenal kan ini Fatimah Az Zahra, adik baru kalian. " Ucap Alettha.


Mereka semua bersorak gembira dengan kehadiran Zahra kini rumah itu semakin terlihat ramai dengan suara anak anak.


"Tante Alettha bagaimana dengan Bunda Nafisah? Apa dia kan menjemput kami disini? " Tanya Gresia.


Alettha terlihat bingung dengan pertanyaan yang dilontarkan Gresia, dia bingung bagaimana cara menjelaskan pada gadis kecil itu kalau bundanya sudah tiada.


"Sayang bunda Nafisah sekarang sudah tentang, dia sudah menitipkan kalian pada kami. Jadi kamu jangan khawatir soal bunda ya nak. " Ucap Andre.


"Tapi kenapa bunda dan ayah menitipkan aku dan Zahra pada om Andre dan tante Alettha? " Ucap Gresia.


"Ada yang tidak harus kamu ketahui nak, nanti jika kamu sudah dewasa kamu akan mengerti. " Balas Alettha.


Akhirnya Gresia tidak lagi bertanya tentang kedua orang tua sambung nya, dia terlihat bahagia bersama adik barunya dan juga saudara yang lain.

__ADS_1


Setiap hari mereka akan selalu bahagia penuh dengan teriakan para anak anak dan tangisan para bayi, hal itu sudah menjadi kebiasaan Alettha dan Andre dipagi hari.


Andre sudah mencari tiga orang baby sisters dan juga pembantu untuk membantu Alettha dirumah, semua usaha dan juga keuangan Nafisah dan Boby sudah diserahkan semua pada Andre untuk kedua anaknya.


"Apa kau bahagia Alettha, lihatlah mereka begitu bahagia dengan semua kepolosan itu. " Celetuk Andre.


"Aku selalu bahagia jika bersama kalian, Ndre apa kau tidak ingin punya anak sendiri? " Gumam Alettha.


Andre menatap istrinya dengan penuh tanda tanya.


"Tentu saja aku mau, memang kenapa? " Tanya Andre.


"Apa ini? " Ucap Andre.


Andre membuka kotak kecil itu dan terkejut dengan isi di dalam nya, Andre lantas memeluk sangat istri dengan haru.


"Kamu hamil Alettha, Terima kasih sayang. " Ucap Andre.

__ADS_1


Kini kebahagiaan mereka semakin bertambah dengan adanya bayi didalam perut Alettha, Rumah mereka akan semakin ramai dengan kehadiran keluarga baru di antara mereka.


Andre merangkul mesra Alettha sembari melihat anak anak itu yang sedang bermain dengan gembira, mereka tidak menyangka jika mereka akan merawat ke empat anak itu bersama.


"Tante Alettha ayo ikut bermain, ayooo... " Ajak Leo menarik tangan Alettha.


"Leo tante Alettha tidak bisa capek, jadi kamu main bersama teman-teman yang lainnya saja sayang. " Balas Andre.


"Baik lah aku main lagi, sampai nanti tante... " Teriak Leo.


"Lihat lah mereka begitu dekat dengan mu, bahkan mereka tidak ingat ibu ibu mereka. " Ucpa Andre.


"Iyaa kamu benar sayang, semoga saja aku bisa menjadi ibu yang baik untuk mereka. " Balas Alettha.


Alettha dan Andre tersenyum saling memandang mungkin ini adalah kebahagiaan mereka dan akan tetap bersama sampai nanti.


Andre dan Alettha meninggalkan anak anak itu yang sedang bermain di taman di temani Tania, Andre menghantarkan Alettha kembali kekamar untuk beristirahat.

__ADS_1


Saad mereka masuk sebuah mobil mewah datang memasuki perkarangan rumah Andre dan Alettha, menatap anak anak yang dengan semangat bermain bersama.


"Andai dulu aku bisa melepaskan masa lalu ku, mungkin kita jauh lebih bahagia bersama Alettha. " Gumamnya.


__ADS_2