Alettha ( Si Anak Pelakor)

Alettha ( Si Anak Pelakor)
Pamit


__ADS_3


Ini poto Aletta dewasa.



Ini poto Angela istri Arsya



Ini poto Anando



Ini Arsya



Aletta kecil.


Aletta menahan angela untuk pergi bersama Aletta kecil.


"kau boleh marah pada ku, kau juga boleh benci padaku. Tapi ku mohon jangan sampai kalian berpisah karna aku. "


Arsya dan Angela terdiam, meraka memiliki pikiran sendiri.


"buanglah jauh jauh ego kalian, lihat lah Aletta butuh kalian. "

__ADS_1


Angela menagis, pertahan nya luruh di lantai dengan tubuhnya yang terduduk.


Aletta kecil yang tak tahu masalah apa yang orang tua nya hadapi, ikut menagis memeluk sang ibu.


"maafin bunda Aletta, bunda terlalu pencemburu hingga bunda melupakan kebahagiaan kita dulu. "


"maaf kan aku Angela... "


Arsya memeluk istri dan anaknya, Aletta merasa dia akan menjadi benalu dan beban hidup untuk kakak nya.


Aletta naik ke lantai atas menata baju nya, berniat pergi dari rumah ini.


"Aletta kamu mau kemana. "


"aku pergi mbk, aku gak mau mbk merasa kalau aku dan kak arsya akan bersatu lagi. "


"maaf kan aku Aletta.. tapi jika kau pergi kU mau kemana... "


"kemana pun yang penting aku tak merepotkan orang yang aku sayang."


Arsya terdiam sungguh, dia ingin memeluk Aletta dan membiarkannya menagis di pundaknya namun itu semua hanya khayalan Arsya.


"Tak perlu ada penyesalan atau pun bersalah. Aku pergi semuga dengan kepergianku kalian akan bahagia dan selalu bahagia. "


Aletta memeluk Angela sebelum pergi, memeluk Aletta kecil dan Arsya.


"aku pamit.... "Ucap Aletta.

__ADS_1


Alettha meninggal rumah masa kecilnya untuk kedua kalinya, Alettha pergi dengan berderai air mata.


Kenangan mas kecil nya yang begitu bahagia berputar di otak nya, sampai kejadian saad orang tua nya ditahan dipenjara dan bertemu Kauren Arsya dan Axcel.


" Selamat tinggal bunda, ayah tante kauren. Mungkin aku tak akan menginjak kaki ku disini aku tak merusak hubungan mereka. "Batin Alettha menatap rumah nya.


Arsya menatap gadis yang dulu membuat nya begitu jatuh cinta dan juga kebencian. Kini dia harus kehilangan dirinya kedua kali.


" Apa kau menyesal memilih kami? "Ucap Angel.


Arsya berbalik dan menatap istrinya.


" Aku tak menyesal memilih kalian, karena sekarang kalian adalah hidupku. "Ucap Arsya memeluk sangat istri dengan erat.


Angel menagis bagaimana mungkin dia begitu cemburu pada adik iparnya, sedangkan suaminya sangat mencintai nya dan anak nya. Dan kini dia merasakan kepedihan yang dirasakan oleh Arsya saad berpisah kembali dengan Alettha.


" Aku mintak maaf, karena kecemburuan ku membuat mu tidak bisa menjalani amat dari ibu mu. "Ucap Angel.


" Bukan salah mu jika kau cemburu, aku pun salah karna tak meminta izin padamu. Harusnya aku memberi tahu kau dulu. "Ucap Arsya pada Angel.


Kini mereka bisa hidup tanpa ada kecemburuan akan masa lalu, kini rasa itu mulai tumbuh dengan sendirinya di hati.


Mereka kembali seperti keluarga sebelum nya, bahagia dan saling mencintai tanpa ada rasa kecemburuan dan ketakutan akan kisah masa lalu.


" Besok cari lah Alettha, aku tak enak hati sudah berbuat kasar pada nya, dan menuduh nya akan merebutmu dari ku. "Ucap Angel menagis dipelukan Arsya.


" Alettha bukan gadis yang mudah dibujuk angel, biarkan di mengejar kebahagiaan dirinya. Jika nanti kita bertemu dengan nya kita bisa membawa nya kembali kerumah ini. "Ucap arsya.

__ADS_1


__ADS_2