
Hari ini hari ulang tahun Alatta, Nando dan orang tua nya sibuk menyiapkan kado dan perayaan untuk Aletta. Sedangkan Aletta sejak pertemuan nya dengan Arsya membuat ya tidak keluar dari kamarnya.
"Nan, apa Aletta masih belum keluar kamarnya... " ucap bu Lasmi.
"belum buk, aku pergi dulu yaa.. ada urusan. ibu siapkan semuanya dengan sempurna sama yang lainnya. "
Buk Lasmi hanya tersenyum dan kembali sibuk membuat kue dan perayaan ulang tahun Aletta.
Sedang kan Aletta tak semangat untuk meninggalkan kamarnya.
Nando pergi kepantai untuk bertemu Arsya, nando akan memberikan kado spesial untuk Aletta.
"Permisi pak apa tamu yang bernama Arsya sudah pergi? " tanya Nando pada seorang pelayanan.
"Oh pak Arsya pemilik penginapan ini, dimasih disni apa kau ingin bertemu dengan nya? "
"ah sukur lah, iya aku ingin bertemu dengan nya bisa kau antar aku... "
Nando mengikuti pelayanan itu untuk bertemu Arsya.
tok tok tok
"iyaa masuk lah... " ucap suara di dalam.
"masuk lah... "
"Terima kasih bung... "
Pelayanan itu meninggal Nando, Nando menarik nafas nya panjang dia terlihat gugup bertemu Arsya bukan karna apa Arsya adalah orang terpandang.
"permisi pak arsya.. " ucap Nando.
Arsya nampak menatap keluarga kecil yang bahagia.Seburuk apa masa lalu mu Aletta.
"ah iya masuk lah, kamuu yang bersama alt kemarin kan. " tanya Arsya.
Nando menganguk
"iyaaa pak saya Nando, kedatangan saya ingin meminta Bpk dan keluarga bapak untuk sudi bertamu diulang tahun Aletta... " ucap Nando
"tentu aku juga sudah menyiapkan hadiah untuk Aletta. " ucap Arsya
Arsya sudah menyiapkan bayak kado untuk Aletta seperti 5 tahun lalu, semua kado itu tersimpan dikamar lama Aletta.
__ADS_1
"Angela bawak Alatta untuk bersiap kita akan ikut dengan nando ke rumahnya. " ucap Arsya pada Angela.
"iya mass... " jawab Angela.
Nando dan Arsya nampak berbincang sembari menunggu istri dan anaknya.
"ayo ayah kita ke rumah tante... " ucap Aletta kecil.
"sudah siap semua.. ayo motormu tinggal saja kita berangkat dengan mobil ku saja. " ucap Arsya.
"baik Pak... "
"jangan panggil pak, panggil saja Arsya. biarkan motor mu anak buah ku yang urus. "
Mereka berangkat menuju rumah Nando, diperjalanan Nando bayak bertanya tentang kehidupan Aletta.
"bagaimana Aletta bisa pergi dari rumahmu... "
"Aku dan Aletta bukan saudara kandung, aku dulu sangat membenci nya karena ibunya telah merebut ayahku dari ibu ku. dan adik ku harus kehilangan sosok ayah. "
Nando mendengar kan dengan sesama.
"tapi ibuku sangat menyayangi nya sama seperti aku dan adikku. bahkan sampai dia tutup usia yang selalu dipanggil adalah Aletta. "
"lalu kenapa Aletta pergi... "
"selamat Aletta dirumah ku tak sekali pun, dia bercerita tentang keluarga nya dan hidup nya. Kami pun sungkan bertanya, Aletta merubah kehidupan kami, memodali usaha dan membangun rumah untuk kami. Kami berhutang budi pada nya. "
"Aletta anak baik, dia berhak bahagia. "
Mereka bercakap-cakap dan sampai lah dia dirumah anando, dirumah itu sudah nampak bhak orang dan ank anak.
"maaf rumah kami kecil... " ucap nando.
"rumah kecil ini yang selalu beri kebahagiaan untuk Aletta. " jawab arsya.
Mereka berjalan melewati orang yang takjub Meliah mobil mewah dan arsya yang tampan.
"mohon beri jalan untuk Arsya bertemu Aletta.... " ucap Nando.
Aletta dengan dress berwarna cream tampak begitu cantik, rambut panjang nya tergerai terbawa angin.
Aletta mematung melihat leleki yang 5 tahun lalu dia lupakan dengan susah payah, kini hadir dan berdiri di hadapan nya.
__ADS_1
"Aletta... selamat ulang tahun,maaf aku rasa ini adalah kado terbaik untuk mu. " ucap nando bersalah.
Aletta menitih kan air matanya, melihat arsya.
"selamat ulang Aletta.. aku merindukan mu. " ucap Arsya.
Aletta berjalan menuju arsya, dia memeluk art dengan erat.
"setelah sekian lama kenapa kau kembali, aku berusaha melupakan mu tapi kau... kau kembali dihadapan ku... " ucap Aletta yang merasa marah.
semua orang disana tidak tahu asal usul Aletta dan kini mereka menangis melihat Aletta dan seorang pria tampan yang menyebut dirinya kakak Aletta.
"jangan menagis, hapus air mata mu dan tersenyum mereka semua telah menyiapkan semua ini untuk mu. " ucap arsya.
Aletta merayakan ulang tahun nya dengan kebahagiaan, dan kegembiraan.
"potongan pertama untuk bu lasmi dan pak jono, dan yang kedua untuk kak nando. karna kalian aku bisa berdiri disini. " ucap Aletta.
mereka bahagia,dan itu pun menjadi saad terakhir Aletta dirumah itu.
"pulang lah Aletta, ini adalah permintaan alm mami. " ucap arsya.
"iya kak pulang lah, kau sudah cukup lama disini, ibu dan bapak tidak mengusir mu tapi alangkah baik jika kau kembali kepada keluarga mu. " ucap bu lasmi menangis.
"apa tak apa jika aku pergi.. " ucap aletta.
mereka berpelukan untuk terakhir kali.
"Terima kasih ,telah menjaga adikku... " ucap arsya.
aletta pergi dari rumah itu dengan tangisan haru.
aletta tak menyangka bahwa dia akan pergi dari sini.
"aku akan membuat hidup mereka sejahtera aletta, sebagai rasa Terima kasih.... " ucapan arsya.
aletta hanya diam tak mengapi ucapan arsya.
"tantee kok diam aja... " ucap aletta kecil.
aletta lantas menegok melihat gadis kecil itu.
"tante aletta sedang tidak ingin bicara sayang. " ucap aletta lembut
__ADS_1
sedangkan angela memilih diam dari tadik, dia sama sekali tak bicara.
entah apa yang sedang angela pikirkan, dia terus saja diam dan tak berniat berbicara pada aletta.