
Andre mengeretakan giginya mendegar penuturan Aurora bahwa Ayumna bersama dengan Andriansya dalam satu atap, Alethha memegang pundak Andre yang menahan emosi yang meluap luap.
"Anak tidak tahu diri aku besarkan dengan baik tapi ini balasanya, ayo kita jemput anak itu Alettha. "Ucap Andre tegas.
Alettha tergopo gopo mengikuti jejak langkah Andre yang berjalan cepat kedalaman mobil sedangkan Aurora dan Gresia berdiri menatap mobil orang tua mereka yang melaju menjauh, Gresia menarik paksa tangan Aurora dan menatapnya tajam.
"Apa semua ini rencana mu Aurora? Bagaimana bisa kamu melakukannya jawab.. "Pekik Gresia marah sembari menyetak bahu Aurora kasar.
"Maksut Kak Gresia apa sih, aku sama sekali tak paham.. "Elak Aurora berjalan menjauhi Gresia.
Gresia menatap tajam gadis berambut sebahu itu kemudian memikirkan keadaan adik perempuan nya,sedangkan Alettha dan Andre melajukan mobil hitam itu menuju kediaman Andriansya.
Alettha bingung harus melakukan apa dengan suaminya dia belum pernah melihat Andre semarah itu, hatinya galau gulanda memikirkan apa yang akan terjadi pada anak kandung Ayumna.
Andre menghentikan mobilnya tepat didepan rumah Andre dan keluar tanpa mempedulikan keberadaan Alettha yang merasa khawatir, dengan marah Andre mendorong pintu rumah itu dengan kasar.
DUERRR
suara dentuman pintu terdengar nyaring hingga membuat pelayan dirumah itu berlari ke arah pintu utama, sedangkan Andriansya dan Ayumna masih berada di Gazebo rumah Andriansya tanpa tahu bahwa Andre datang kerumah nya.
"Maaf pak anda siapa masuk kedalam rumah tidak sopan. "Pekik seorang pelayan.
"Dimana Andriansya menyembunyikan anak saya?" Pekik Andre marah.
"Satpam bawak mereka pergi dari sini, mereka sudah berbuat tidak sopan. "ucap pelayan itu lagi.
"Andre kita bisa membicarakan semua ini dengan baik baik ok, maaf kita mencari Ayumna putri kami.. "Ucap Alettha.
__ADS_1
"Sudah lah Alettha tak ada guna berbica baik baik dengan mereka semua, cepat beritahu saya di mana Ayumna dan Andriansya? "Pekik Andre semakin marah.
Seorang satpam dengan paksa membawa Andre keluar dari ruamah Andriansya tapi Andre bersikuku untuk menemukan Andriansya hingga memukul satpam itu hingga terjugkal, seorang pelayan berlari kedalam mencari Andriansya dan memberitahu nya.
Dengan terkejut Ayumna segera berlari ketika tahu ayah dan ibunya datang dengan tidak sopan ke rumah Andriansya,hatinya terasa takut untuk bertemu dengan kemarahan ayahnya.
Ayumna menatap Andre yang berdiri dari kejauhan wajah tampan yang selalu terlihat meneduhkan kini terlihat merah padam karena amarah yang memuncak,terliahat Alettha berusaaha mereda kemarahan Andre.
"Ayah bunda... "Seru Ayumna lirih.
Semua mata menatap gadis itu,Alettha menatap sedih anak perempuan nya yang nampak takut dan sedih. Andre menatap Ayumna dengan sinis sedangkan Andriansya berada disamping Ayumna menatap kemarahan dari ayah wanita yang dia cintai itu.
Keadaan rumah itu sungguh mencengkeram dengan kemarahan Andre mendekati Ayumna yang terdiam menatap ayahnya, dengan marah Andre melayangkan satu tamparan keras pada wajah mulus Ayumna hingga gadis itu hampir terjatuh.
PLAK
"Apa yang kau lakukan? "Pekik Alettha mendekati suaminya.
"Gadis ini pantas mendapatkan tamparan itu bahkan satu tamparan saja tidak lah cukup untuk menggambarkan rasa kecewa ku. "Ucap Andre.
"Maaf om ini hanya salah paham saya bisa jelaskan semua tanpa ada kekerasan. "ucap Andriansya penuh emosi saat Ayumna menerima tamparan dari ayahnya.
"Karena Kau putriku yang penurut menjadi seorang pembangkang, dasar laki laki tak berguna entah apa yang sudah kau lakukan pada putri ku hingga dia berani melawan ku. "Bentak Andre.
Dengan marah Andre menarik paksa tangan Ayumma dari pegangan Andriansya secara kasar, hingga membuat Ayumna terjatuh.
"Ayumna... "Pekik Alettha menatap iba putrinya.
__ADS_1
"Andriansya tidak tahu menahu tentang semua ini Yah, aku sendiri yang ingin pergi ari rumah karena aku sudah muak dengan semua drama itu.."Bentak Ayumna.
"Berhenti sok peduli padaku bukalah anak kalian hanya Aurora yang selalu patuh dan tidak pernah membuat kalian kecewa, lakukanlah semua yang kalian suka tanpa harus mempedulikan aku anak kandung kalian. "Bentak Ayumna.
Alettha dan Andre terdiam mendengar setiap ucapan yang keluar dari mulut Ayumna, Alettha sungguh menyesal telah membuat putri nya sendiri merasa seperti orang asing dan tidak diperdulikan.
"Ayah sama Bunda yang sama kalian anak anak kamu tidak ada satu pun yang dibedakan nak, sudah ayo kita pulang kita bicarakan semua dengan baik nak. "Ucap Alettha menyentuh puncak kepala Ayumna dengan lembu.
Ayumna menepis kasar tangan Alettha hingga membuat nya kecewa, kekecewaan rasa sakit dan cemburu sudah merasuki diri Ayumna tanpa dia mau mendebarkan setiap ucapan dari Alettha.
Andre marah saat Ayumna menepis kasar tangan Alettha.
"Terserah kau saja Ayumna kami sudah tidak peduli lagi pada mu, berbuat lah sesuka mu. Mulai sekarang aku putuskan hubungan dara antar kita kau bukan lagi anak ku... "Teriak Andre mengema di seluru rumah.
Semua orang terkejut dengan ucapan Andee yang begitu tega melakukan semua itu hingga membuat Alettha tak bisa berkata kata lagi, Ayumna meneteskan air mata yang kemudian di elap dengan kasar.
"Ayumna.. "Ucap Andriansya berusaha membuat luluh hati gadis itu.
"Aku pun tak sudi menjadi anak kalian.. Bahkan sampai aku mati pun aku tak sudi dianggap anak oleh kalian tubuhku pun akan menolak disentuh oleh kalian semua.. Aku benci kalian. "Ucap Ayumna berlari berlalu meninggalkan kediaman Andriansya dengan rasa sakit yang mendalam.
Andre dan Alettha begitu terkejut dengan apa yang baru saja mereka dengar,Andriansya mengejar Ayumna yang pergi berlalu menaiki taksi. Andre berdiri mematung meresapi setiap ucapan yang baru saja di lontarkan oleh anak kandungan nya sendiri.
"Kenapa rasa nya begitu sakit, apa yang sudah ku lakukan.. "Batin Andre.
Andriansya menatap taksi yang melaju menjauh dari rumahnya membawa sang pujaan hati pergi entah kemana.
"Ayumna..... "Pekik Andriansya frustasi.
__ADS_1