
Hari ini adalah hari dimana Alettha dan Alex akan melakukan sidang pertama perceraian mereka.
"Apa kau yakin tak ingin hadir, aku rasa kau harus hadir Alettha. " Ucap Boby.
"Tidak Boby, aku akan tetap disini. Pergi lah aku percaya pada mu, aku tak minta apa pun aku hanya ingin kau memenangkan sidang ini dan membuat ku berpisah dari Alex. " Ucap Alettha sembari mengengam tangan Boby.
"Kamu tak perlu khawatir, aku akan melepaskan ikatan mu pada Alex. " Ucap Boby.
Alettha tersenyum melihat Boby yang mulai menjauh dari pandangan nya, kini Alettha sendiri di paviliun milik Boby. Dia berdiam diri di dalam kamarnya menunggu kabar baik dari Boby.
"Setidaknya aku tak mau menyakiti orang yang ku sayang lagi, cukup aku saja. " Gumam Alettha.
Boby sudah sampai ke gedung pengadilan agama dikota Jakarta, Boby nampak berbicara dengan pengacara pribadinya.
"Baik lah pak Boby, saya akan menyelesaikan semua ini. " Ucap Pengacara itu.
Mereka berjabat tangan memasuki ruangan sidang, didalam ruangan itu sudah ada Alex dan pengacara nya.
__ADS_1
"Baik lah sidang akan segera di mulai. " Ucap Pak Hakim.
"Dimana Alettha Boby, kenapa kau menyembunyikan dirinya dari ku. " Ucap Alex.
"Kau sendiri yang membuat nya pergi menjauh dari hidup mu, bukan aku. " Ucap tegas Boby.
Sidang itu dimulai dengan perdebatan, setelah dua jam sidang itu resmi selesai dan hakim sudah mengetuk palu bahwa gugatan Alettha diterima.
"Baik lah sidang selsai, saudara Alexandria Wijaya dan saudari Alettha Kirana Ayu sudah resmi BERCERAI. " ucap Hakim
Boby melihat Alex begitu kacau dia melihat keletihan dimata pria itu. Ada sirat kerinduan mendalam dari pancaran matanya.
Boby segera pergi dari gedung sidang itu, mampir sejenak di sebuah supermarket membeli buah dan ccemilan untuk Alettha.
Boby bergegas kembali ke Paviliun milik nya, butuh waktu 3 jam untuk sampai disana. Hari sudah nampak sore Boby melirik jam di pergelangan tangan nya, yang nampak menunjukkan pukul 17.00WIB sore.
"Serasa lelah sekali rasanya, setelah ini aku akan tidur. " Gumam Boby.
__ADS_1
Akhirnya Boby sampai di Paviliun milik nya, melihat Alettha yang menunggu nya di depan rumah dengan senyuman manis.
"Kenapa kau disini, hari sudah sore. Kau menunggu ku? " Tanya Boby mengambil belanjaan nya.
"Tentu saja aku menunggu mu, kenapa kau lama sekali pulang. " Jawab Alettha.
"Aku pergi ke supermarket dulu, ini bawak lah. " Ucap Boby menyerah belanjanya pada Alettha.
"Bagaimana sidang nya? Semua selasai dengan baik? " Tanya Alettha sembari berjalan beriringan.
"Semuanya selesai dengan baik, sesuai dengan kehendak mu. Rumah Alex beserta isi nya itu jatuh ke tangan mu, karena Alex sudah mengubah semua nama atas namamu. " Ucap Boby
Alettha terkejut mendengar penjelasan Boby, dia tak menyangka jika Alex tetap memberikan semua itu pada dirinya.
"Terima kasih Boby, kau sungguh baik padaku. " Ucap Alettha.
"Tak apa Alettha. Oh iya Alettha aku akan tidur tubuh ku terasa tak enak, jangan menggangu ku untuk beberapa jam aku mau istirahat dulu. " Ucap Boby meninggal Alettha menuju kamarnya.
__ADS_1
Alettha menatap punggung Boby yang mulai tak terlihat, dia merasa tak enak hati merepotkan Boby terus.
"Dia pasti sangat lelah, maaf kan aku Boby. " Gumam Alettha.