
Aletta terbangun dari tidurnya, jam menujukan pukul 21.30 wib. aletta turun ke lantai bawah, mengedarkan pandang keseluruhan penjuru namun nihil tak ada arsya dirumah ini.
"apa dia benar-benar pergi. " gumam aletta mengedarkan pandangannya ke seluruh rumah.
aletta naik ke lantai atas menuju kamar arsya, saad membuka pintu aletta melihat kamar arsya rapi dan tak menujukan keberadaannya.
dengan lesu aletta kembali kedalam kamarnya. Aletta memegang ponselnya dan melihat bayak pesan masuk.
{ kau sedang apa alee... } from Andre
{ letta kau mau ikut, kita mau ke cafe sore ini} from kinan.
{ besok mami dan axcel akan pulang, baik baik dirumah aku pergi. }From Arsya.
"dia benar benar pergi, harusnya aku yang pergi bukan dia.. " ucap aletta sendu.
aletta tak membalas satu pun dari pesan chat di ponsel nya, dia terlalu malas.
aletta terdiam dikamarnya, duduk di balkon rumah dan memandang bintang dan bulan yang nampak bercahaya.
Tiba-tiba aletta melihat arsya masuk kedalam gerbang rumahnya, mengunakan motor sport merah.
"apa kah dia kembali, tapi... " ucap aletta teputus mendengar kentokan dipintu kamarnya.
tok tok tok
__ADS_1
clek
"aku pikir kamu... " ucap aletta terbata
"aku hanya mengantarkan sate untuk mu. " ucap arsya datar.
aletta menerima bungkuaan berwarna hitam itu.
"terima kasih, masuk lah aku tak ada teman makan. " ucap aletta malu.
" apa kau baru saja mengundang ku, bukan kah kau ingin aku pergi dari hidup mu haaa... " ucap arsya mendengar ucapan Alettha.
aletta terdiam dia pun tak tahu apa yang membuat terdiam.
aletta meninggalkan arsya didepan pintu kamarnya. tanpa basa basi arsya langsung masuk mengikuti aletta menuju balkon kamarnya.
"pergi lah... " ucap aletta ketus.
"tak apa aku akan disini toh aku akan pergi, jangan khawatir. " ucap arsya tak memperdulikan ekpresi wajah Alettha.
aletta membuka plastik hitam dari arsya, mengeluarkan sebungkus sate ayam.
aletta menyantapnya dengan lahap. menikmati tanpa memperdulikan arsya yang menatapnya.
"apa kah enak... " tanya arsya.
__ADS_1
"bukak mulut mu, sate ini terlalu enak... " ucap aletta pada Arsya
arsya membuka mulutnya dan aletta menyuapi mulut arsya dengan sate.
"apa setelah ini kau akan pergi, kemana kau akan pergi... "Tanya Alettha pada Arsya
"untuk hari sekarang aku akan tidur disini, besok pagi aku akan pindah ke apartemen ku. " ucap Arsya singkat
aletta nampak terdiam, dia tak mau melanjutkan pertanyaan pada arsya. itu akan membuat arsya berpikir bahwa aletta ada rasa pada nya.
"apa besok tante dan axcel akan pulang kemari.." ucap Alettha pada Arsya
"tentu saja ini rumahnya. "ucap Arsya dingin
"ah iyaaa aku lupa, kalau aku yang menumpang hidup disini. " balas Alettha sendu
"sudah lah makan dan habiskan, lalu tidur lah kau pasti lelah. " ucap Arsya pada Alettha
"terima kasih... " balas Alettha memakan makanan nya. Diam diam Arsya memperhatikan Alettha, menatap gadis itu dengan senyuman tipis diujung bibir nya.
"Aku rasa aku tak bisa melupakanmu, dan tak akan pernah bisa Alettha. " Batin Arsya menatap Alettha dalam diam.
"Ada apa? Kenapa kau menatap begitu. " Tanya Alettha merasakan Arsya menatap nya sedari tadik.
"Apaaa, aku tak menatap mu. Aku melihat makanan mu kenapa tak cepat habis aku ingin pergi. " Balas Arsya berbohong.
__ADS_1