Alettha ( Si Anak Pelakor)

Alettha ( Si Anak Pelakor)
Akan Terungkap 2


__ADS_3

Hari ini seperti ucapannya pada Alettha Andre membawa Leo kerumah nya, dari pagi saad Alettha terbangun Andre sudah pergi dari rumah.


"Kok pergi gak bilang dulu sih, apa kerumah mama jemput Leo? " Gumam Alettha.


Alettha menggendong Aurora dan membawanya keluar kamar, Alettha sudah mandi dan bersiap akan turun untuk sarapan.


"Selamat pagi Nyonya, Nona Aurora. " Ucap bik Sum.


"Pagi juga bik Sum, masak apa bik hari ini? " Tanya Alettha duduk di meja makan.


"Sayur bening pentol sama udang Saus padang Nyonya. " Ucap bik Sum.


Tania lantas mengambil Aurora dari gendongan Alettha dan mengajak nya keluar rumah.


"Bik tuan bilang mau pergi kemana gak? " Tanya Alettha.


"Tidak nyonya, saya permisi dulu. " Ucap bik Sum.


Alettha menyantap sarapannya dengan lahap, dia berpikir untuk memberi tahu Andre bahwa terjatuh nya dirinya itu sebab Sandra.


Alettha meninggalkan Meja makan setelah mendengar suara Leo sedang menyapa Aurora, hatinya benar-benar rindu pada anak laki-laki itu.


Alettha berlari kecil melihat Leo sedang berbicara dengan Aurora, dia berada seorang ibu yang merindukan anak lelaki nya.


"Leooooo.... " Pekik Alettha.


Leo lantas menoleh dan tersenyum manis, berhamburan ke perlukan Alettha yang lebih hangat dari pelukan ibunya.


"Tante Alettha aku merindukan mu. " Ucap Leo.


Alettha mencium kedua pipi mulus Leo dengan penuh kasih sayang, Andre melihat mereka dengan tatapan bahagia terlihat Alettha benar-benar tulus menyayangi Leo.


"Dengan Leo saja kamu bisa sesayang itu Alettha, jika kamu tahu Aurora bukan putri mu mungkin kau akan tetap menyayangi dirinya. " Batin Andre.


"Tante juga rindu pada Leo, Leo sudah makan belum? " Ucap Alettha.


"Aku sudah makan tante, tantee tahu besok kalau aku sudah besar aku akan menikah dengan Aurora agar aku bisa menjaganya. " Ucap leo polos.


Alettha tertawa mendegar ucapan anak laki-laki itu, kini dunia nya terasa lengkap ada Leo Aurora dan juga Gresia.


"Kamu mau menikah dengan Aurora? Tapi kamu harus bisa jadi orang kaya dan sukses dulu, setelah itu tante akan merestui. " Ucap Alettha mengoda.


"Tante tenang saja aku akan berkerja keras agar aku bisa membahagiakan tante Alettha dan Aurora. " Ucap Leo.


Alettha dan Andre tidak terlalu menganggap serius ucapan anak laki-laki berusia 9 tahun itu.


"Tante Alettha Leo minta maaf yaa, karena mami Leo membuat tante sakit. " Ucap Leo.


Alettha dan Andre menatap bingung dengan ucapan Leo tentang ibunya.


"Kenapa Leo berbicara seperti itu, apa Leo melihat kejadian itu. " Batin Alettha.


Andre lantas menjajarkan tubuh nya dengan tubuh mungil Leo, Andre menatap anak itu dengan penuh pertanyaan di dalam otaknya.

__ADS_1


"Apa maksud Leo bicara seperti itu, apa Leo tahu sesuatu tentang jatuh nya tante Alettha? " Tanya Andre.


"Sayang sudah lah Leo masih anak anak, dia tidak tahu apa pun kok. " Ucap Alettha.


"Tidak Alettha aku merasakan Leo tahu sesuatu tentang jatuh nya kamu, Leo jawab om Andre sayang. " Ucap Andre


"Leo lihat mami mendorong tante Alettha dari tangga, lalu mami berpura-pura tidak terjadi apa pun. " Ucap Leo.


Alettha dan Andre terkejut dengan penuturan Leo yang mengejutkan, Andre mengempalkan tangan nya menahan amarah.


"Andre dengar kamu harus sabar, mungkin Sandra tidak sengaja mendorong ku. " Ucap Alettha.


Alettha melihat deburan amarah dj mata hitam Andre, Alettha tidak ingin karena ini akan merusak kebahagiaan nya yang sedang dia rasakan.


"Tidak akan ku biarkan wanita itu hidup tenang Alettha, dia sudah kelewatan. Bagaimana jika kemarin aku kehilangan kamu dan bayi kita Alettha. "Bentak Andre.


" Hey lihatlah aku baik baik saja, dan anak kita juga baik baik saja kan. Sudah lah Andre jangan memperpanjang masalah ini. "Ucap Alettha.


Andre melepaskan gengaman tangan Alettha dengan kasar lantas pergi meninggalkan mereka, Andre melajukan mobilnya meninggalkan Alettha.


" Andre dengar dulu Andreeeeee.... "Teriak Alettha.


" Aku tidak bisa membiarkan Andre dengan emosi dihati nya. "Gumam Alettha.


Alettha mengejar Andre dengan mobilnya, menitipkan Aurora dan Leo pada Tania dan bik Sum.


Alettha berkendara cepat mengejar mobil Andre yang melaju dengan kecepatan tinggi, Alettha terjebak macet oleh pengendara motor yang memutar arah.


" Astagaa kok malah macet sih, buruan dong. "Gumam Alettha.


" Kenapa kau melakukan ini Sandra, apa salahnya Alettha pada mu. "Gumam Andre.


Andre memasuki halaman rumah megah milik ibunya, dengan tergesa-gesa masuk dan membuat kedua orang itu tekejut dengan kehadiran Andre.


" Andre apa apaan kamu, apa kamu mau membuat mama kena serang jantung? "Celetuk bu Rosa.


" Awww sakit Andre kamu apa apaan sih, lepaskan. "Pekik Sandra saad Andre menarik tangannya kasar.


" Ikut aku wanita tidak punya hati, aku sudah tahu kamu yang membuat Alettha kehilangan anaknya. Kenapa Sandra kenapa, Alettha tak punya kesalahan pada mu. "Bentak Andre marah.


Sandra nampak terkejut dengan pengakuan Andre bahwa dia tahu Sandra yang sudah mencelakai Alettha dan membuat nya kehilangan anaknya.


" Kamu dengar dari siapa, itu pasti akal akalnya Alettha saja. Kamu tahu aku kan Ndre. "Ucap Sandra.


" Andre tidak mungkin jika Sandra mencelakai Alettha, kita kan tahu betul Sandra wanita berpendidikan tidak mungkin melakukan hal serendah itu. "Bela bu Rosa.


" Mama tidak perlu ikut campur, ini urusan aku dengan wanita ini. Mama mau tahu aku dapat info ini dari siapa, Leooooo. "Ucap Andre.


Sandra dan bu Rosa terkejut mendengar ucapan Andre yang menurut bu Rosa itu adalah salah paham.


" Kamu percaya dengan omongan anak usia 8 tahun Andre, apa otak mu itu sudah di cuci oleh istrimu. "Celetuk bu Rosa sinis.


" Permisi Andre dan bu Rosa, saya mau mengajukan surat penangkapan untuk saudari Sandra. "Ucap Polisi yang bernama Boy itu.

__ADS_1


" Boy tolong kamu bawah wanita bahaya ini, jangan sampai dia melarikan diri. "Ucap Andre.


Andre menghentak tangan Sandra dengan kasar hingga terjatuh tepat di kaki Boy, polisi itu segera menakap Sandra yang ingin memberontak.


" Tante Rosa tolong Sandra, Sandra gak salah pasti wanita itu sudah berbohong. "Teriak Sandra.


" Iyaa sayang kamu tentang saja, Andre lepas kan Sandra sekarang. "Perintah bu Rosa.


" Leo kau bawak sekali ibu ku ini, dia juga hampir membuat Alettha kehilangan nyawa nya tempo hari. "Ucap Andre.


" Andre kurang ajar kamu, anak tidak tahu diri. Kenapa mama kamu masukin ke penjara? "Pekik bu Rosa.


Seorang polisi memborgol tangan bu Rosa dan membawa mereka berdua keluar, saad di luar mereka bertemu Alettha.


" Dasar wanita sialan kamu, gara-gara kamu anakku menjelaskan ku ke penjara. Wanita tidak bisa punya anak. "Cerca bu Rosa.


" Maksud mama apa bicara seperti itu, aku sudah memberikan cucu untuk mama kenapa mama masih saja menyebut aku seperti itu. "Pekik Alettha.


" Dasar wanita bodoh, kamu kira anak yang bersama mu itu anak mu ha.Kau salah Alettha itu bukan bayi mu, bayi mu sudah mati. "Teriak Sandra.


Andre menyusul mereka keluar dan terkejut saad melihat keberadaan Alettha di sana.


Alettha mendekati Sandra dan menamparnya dengan sangat keras, Alettha begitu marah pada Sandra dengan perlakuan nya itu.


" Aurora adalah putri ku, dan tutup mulut sampah mu itu Sandra. "Teriak Alettha.


"Alettha sudah lah ayo kita pergi, tidak penting bicara pada mereka. " Ucap Andre.


Andre tidak ingin Alettha mendegar ucapan mereka yang nanti akan membuat nya syok, Andre menarik Alettha untuk masuk kedalam mobil sebelum mereka bicara yang lain.


"Tunggu Alettha, kamu harus tahu bahwa putri mu sudah mati. yang bersama dengan mu adalah ank orang lain. " Ucap bu Rosa.


Alettha terkejut dan tidak percaya dengan ucapan mereka, namun hatinya berkata lain.


Para polisi membawa Sandra dan bu Rosa masuk ke dalam mobil polisi untuk mempertanggung jawab kan semua perbuatan mereka.


Alettha menatap Andre dengan penuh dengan tanda tanya, apa benar yang dikatakan mertua nya itu atau kah mereka hanya berbohong.


"Katakanlah pada ku bahwa yang mereka ucapkan itu tidak benar, Aurora adalah putri ku anak kandung ku Andre. " Ucap Alettha.


Andre menunduk karena tidak bisa menatap mata Alettha secara langsung, dia takut Alettha akan sangat membenci dirinya.


"Alettha aku mintak maaf, ak... u.. ak.. u salah." Ucap Andre terbata.


Alettha menatap Andre yang kekecewaan yang sangat mendalam pada Andre, bagaimana mungkin dia menyembunyikan hal besar pada Alettha.


"Aku kecewa pada mu Andre, sangat kecewa. " Ucap Alettha.


Alettha memasuki mobilnya kemudian berlalu dari hadapan Andre yang terdiam tak bisa berbuat apa pun.


"Aku hanya tidak ingin kau bertambah sedih Alettha, aku hanya ingin kau bahagia walaupun dengan cara seperti ini. " Gumam Andre.


Andre terduduk lemas di samping mobilnya, menatap kepergian Alettha yang kian menghilang dari pandangan nya.

__ADS_1


UDAH HAMPIR DI PART AKHIR NYA.


__ADS_2