Alettha ( Si Anak Pelakor)

Alettha ( Si Anak Pelakor)
Pelukan


__ADS_3

Aletta lantas pergi membersihkan rumah, dia tak peduli apa yang terjadi pada Alex.


"oh iyaa aku lupa nanya, soal sandra sama mbok Ayu... "batin Aletta.


Saad membersihkan lantai atas Aletta mendengar barang terjatuh dikamar Alex, dan bayak suara yang membuat nya bergidik.


" apalah dia pria kasar, aku kok jadi takut... " ucap Aletta.


Saad Aletta ingin pergi meninggalkan lantai dua tiba tiba pintu kamar Alex terbuka. Memperlihatkan pria itu nampak brantakan dengan lebam diwajah dan bibirnya, belum lagi tangannya yang mengeluarkan darah.


"ma.... maaaf pak, saya sedang bersih bersih... "


Aletta nampak gugup melihat Alex seperti itu, ada juga rasa melas dihatinya saad pria itu terluka.


"Bersihkan kamar ku. " ucap Alex lantas kambali kekamar nya.


Aletta nampak ragu namun dia pada akhirnya dia masuk kedalam kamar Alex dan mulai membersihkan ruang itu yang nampak benar benar berantakan.


"ini orang ngapain si, marah nya mengerikan.. " batin Aletta.


"bisa kah kau mengobati luka ku, kotak P3K Ada dikamar mandi. "


Suara berat Alex mebuat Aletta terkejut.


"iya Pak... "


Aletta lantas masuk kekamar mandi mengambil kotak P3K dan mengobati luka Alex.

__ADS_1


"maaf tahan pak, mungkin terasa pedih. "


Alex tak menjawab dia terdiam.


Aletta dengan sigap langsung membersihkan luka Alex dan memberikan obat merah serta perban di tangan Alex.


"saya akan ambil air es, untuk mengompres wajah bapak... "


Aletta yang tidak menerima balasan dari Alex lantas berlalu turun mengambil air es di dapur.


"ndok.. untuk apa air es itu... "


"mbok ngangetin aku aja, ini loo untuk pak Alex.. "


"apa kamu... "


"tidak mbok, aku hanya disuruh oleh pak Alex, lagian takut tangan nya infeksi. apa dia sedang marah semua kamarnya dia hancur kan mbok. "


"Aletta aaaaaaa... "


Aletta dan mbok Ayu terkejut dengan teriakan Alex.


"ya ampun malah ngobrol, lupa kan air es nya.. "


Aletta buru buru berlalu menuju lantai dua, dia kaget dengan teriakan Alex membuat nyalinya memciut.


"maaf Pak... "

__ADS_1


"aku tak Terima maaf mu, cepat obat luka ku... "


Aletta lantas duduk di kasur king size milik Alex, Alex mengompres luka lebam di pelipis dan bibir Alex.


Jarak mereka begitu dekati, hingga mereka dapat mendengar deru nafas mereka.


Alex menatap aletta yang mengompres luka nya, hati nya menghangat.


"Aletta kamu sudah mengubah hidup ku, karna kamu aku bisa melupakan sandra. " batin Alex.


Alex memegang tangan Aletta, menariknya kepelukan hangat Alex.


Aletta nampak terkejut lantas membeku dengan pelukan Alex.


"Baru 3 hari kau disini.. Tapi kau sudah bisa mengubah hidup ku.. " ucap Alex.


"Maksudnya pak... "


Aletta bingung dengan ucapan Alex, membuat diam dengan perlakuan Alex. Aletta menikmati kehangatan dari pelukan Alex pada nya.


"Kau harus menikah dengan ku... "


Aletta lantas mendorong dada bidang Alex, Aletta nampak terkejut dengan permintaan Alex yang tiba tiba ingin menikahi dirinya.


"Saya permisi pak, mungkin anda butuh istirahat dan memulih kan keadaan bapak... "


Aletta lantas berdiri dan ingin keluar dari kamar Alex, tiba tiba Alex memegang tangan Aletta.

__ADS_1


"Aku tak mau tahu, kau harus menikah dengan ku... " Gumam Aletta.


Aletta keluar dari kamar Alex dengan pikiran yang terasaa takut kan ucapan Alex pada-Nya.


__ADS_2