
"Tidak ada satu orang pun yang peduli padaku.. "Ucap Ayumna tersedu sedu didalam taksi.
Seorang pria paru baya memperhatikan Ayumna yang menghapus air matanya kasar, Ayumna benar benar frustrasi dengan semua beban yang sedang dia tanggung. Bebrapa kali Andriansya menghubungi dirinya namun engan dijawab oleh Ayumna.
"Maaf mbk mau kemana kita sekarang? "Ucap supir itu.
"Berhenti disini saja pak, jika terlalu jauh saya takut uang saya tidak cukup. "Ucap Ayumna.
Taksi berhenti di pinggir jalan yang cukup ramai oleh pekerjaan, Ayumna membayar taksi lalu berjalan tiada tujuan. Setiap orang menatap aneh gadis cantik yang sedang berjalan tanpa arah itu.
"Tuhan terkadang tidak adil padaku.. "Serunya lesu.
Andre dan Alettha pergi dari rumah Andriansya meninggalkan pemuda itu yang nampak bingung mencari keberadan Ayumna,Andriansya mengacak rambut nya kasar memikirkan keadaan gadis itu.
"Kamu dimana Ayumna,jangan buat aku khawatir ?"Seru Andriansya terduduk didepan teras rumah nya.
__ADS_1
"Den sebaiknya segera mencari gadis itu bibik khawatir jika dia akan terkena masalah, hari sudah sore. "Ucap pembantu Andriansya bimbang.
"Tapi harus kemana bik, aku tidak tahu keberadaan nya sekarang dimana? "Gumam Andriansya.
Alettha terus saja menghubungi Ayumna namun tidak ada jawaban dari gadis itu dia pun menghubungi Gresia agar menghubungi Ayumna dan menayakan keberadaan nya dimana.
"Berhenti khawatir padanya Alettha, dia pasti sekarang berada dirumah seorang temannya. "Ucap Andre dingin.
"Apa kau tidak khawatir pada putri semata wayang mu Andre.. Dia anak kandungmu anak ku sendiri dan kau bisa acuh padanya. "Pekik Alettha marah.
"Bukan seperti itu Alettha, maaf aku terlalu terbawa emosi hingga terjadi hal seperti ini. "Gumam Andre penuh penyesalan.
Hari sudah beranjak semakin senja mereka sudah memutari semua tempat dan juga bertanya tentang teman temannya, namun sampai sekarang Ayumna belum tahu dimana.
"Halo Gresia ada apa nak apa kau bertemu dengan adikmu? "Ucap Alettha panik saat Gresia menghubungi nya.
__ADS_1
"Semua temannya sudah aku hubungi bun, tapi tidak seorang pun dari mereka tahu keberadaan Ayumna. "Ucap Gresia yang nampak sangat khawatir.
"Hubungi bunda jika kamu mendapatkan kabar apa pun dari adikmu. "Ucap Alettha.
Sambungan terputus membuat kepanikan semakin menjadi dalam diri Alettha, Andre menghentikan mobilnya sejenak disebuah taman yang jauh dari keberadaan mereka.
"Bagaimana bisa aku menyakitinya.. "Ucap Alettha penuh tangisan.
Andre memeluk istrinya itu untuk menenangkan nya, matanya tak henti menatap setiap orang dan tempat ditaman itu. Hari sudah menujukan pukul 18.25 wib tapi mereka masih terduduk lemas sembari menunggu kabar dari Gresia.
Ayumna terus saja berjalan tanpa tahu dia harus pergi kemana dia bingung harus kemana tiada tempat ataupun sandaran yang bisa dia dapatkan, hari sudah beranjak malam.
Jalanan malam itu nampak masih ramai oleh para muda mudi yang berjalan berdua, Ayumna berhenti sejenak di sebuah bangku kosong dekat taman. Menatap kebersamaan setiap orang yang terlihat bahagia oleh nya.
"Aku sendiri sekarang hanya berteman sepi, Andriansya kau tahu aku akan tetap mencintaimu walaupun perbedaan ada apa kita. Tapi kenapa kau tidak bisa bertahan dengan perbedaan itu? "gumam Ayumna mengingat pemuda yang sangat dia cintai itu.
__ADS_1