
20 tahun telah berlalu dan kini aku sudah dewasa memiliki bayak pekerja yang dan tanggung jawab, malam itu seseorang menghubungi papa Alex dan memberikan kabar duku yang tidak pernah aku bayangkan akan samapai secepat itu.
Kabar kematian mama Alettha dan adik kecil yang belum aku lihat kelahiran nya, mama Alettha yang selalu menyayangi ku dengan tulus dan tidak pernah membedakan kita semua kini telah pergi jauh dari.
Umurku kini sudah 30 tahun wajah ku tak kalah tampan dari papa Alex aku menjadi CEO termuda di sini, menyelesaikan semua pekerjaan dan tanggung jawab yang telah papa Alex berikan padaku.
Umur ku cukup matang tapi aku belum memikirkan seorang pendamping walaupun banyak wanita dengan suka rela tidur dengan ku, entah lah hati masih memikirkan seseorang gadis kecil dimasa lalu ku.
"Gresia tunggu aku kembali padamu.. "Gumam Leo tersenyum.
Esok hari ia akan kembali ke Indonesia bertemu dengan keluarga lama nya berjumpa kembali dengan masa lalu yang dulu engan dia tinggal kan,Alex sudah menikah lagi dengan seorang wanita yang bekerja di perusahaan nya.
Sudah 10 tahun mereka menikah tapi belum ada tanda bahwa Rose istri Alex akan memberikan dia seorang keturunan, tapi bagi Alex itu tidak lah penting karena dia memiliki Leo dalam hidup nya.
"Leo apa kau sudah menyiapkan semua yang akan dibawa ke Indonesia? "Ucap Alex membuyarkan lamunan Leo.
__ADS_1
"Sudah pa aku sudah tak sabar ingin bertemu dengan Gresia Zahra dan Aurora mereka pasti sudah tambah dewasa, walaupun saasaat disana mungkin aku tak bisa bertemu dengan mama Alettha dan Ayumna. "Gumam Leo sedih.
"Papa pun sedemikian Leo,labar itu sungguh benar benar membuat cerita baru dalam kehidupan kita tapi mau bagaimana lagi."Seru Alex menepuk pundak Leo.
Alex sangat tahu kesedihan yang sedang dirasakan oleh pemuda itu, kebahagiaan dan juga kesedihan terpancar di mata tajam nya itu. Alex tahu bahwa Leo bahagia saat tahu Gresia menghubungi dirinya kembali setelah 20 tahun lama nya dan dia juga tahu apa perasaan Leo.
Pagi itu mereka semua sudah berada di bandara dan siap berangkat menuju Indonesia pesawat itu mulai bergerak diatas awan putih yang luas, senyuman tak henti mengembang di bibirnya mengingat betapa cantik nya gadis kecil yang dia tinggal dulu.
Dalam tidurnya Leo bermimpi bertemu dengan Alettha yang tersenyum manis padanya, Leo memandang Alettha tak percaya dengan penglihatan nya itu.
"Leo sudah besar nya sekarang, makin tampan saja mama senang bisa menatap Leo walaupun hanya sesat.. "Gumam Alettha.Mama Alettha kenapa pergi jauh dari Leo..Leo bahkan belum membahagiakan mama Alettha Leo belum bisa membalas kasih sayang mama. "Gumam Leo.
Leo akan bersifat sangat manja saat bersama dengan Alettha tapi kini semua hanya akan menjadi mimpi dan juga khayalan kenangan lama nya.
"Leo cari seseorang yang sudah membuat mama dan adiimu Ayumna pergi jauh dari mu. "Ucap Alettha menatap mata tajam Leo yang nampak heran.
__ADS_1
"Maksudnya apa ma? "Ucap Leo.
Namun belum sempat Alettha berkata lain asap putih membawa nya pergi jauh dengan senyuman manis menatap Leo yang merasa sedih sekaligus binggung dengan semua ucapan Alettha.
"Leoo bangun Leoooo.. "Ucap lembut Rose membangun kan Leo yang mengigau.
"Huftt... "Leo terbangun dengan deru nafas yang memburu.
"Ada ada Leo?"Ucap Rose panik.
"Tidak ada ma apa kita sudah sampai? "Gumam Leo mengalihkan pembicaraan.
"Iya ayo turun. "Gumam Rose lembut.
Leo tersenyum menatap ramai para penumpang pesawat yang mulai turun entah berapa lama ia tidur dan saat terbangun dia sudah sampai dan menunggu sang pujaan hati menjemput nya.
__ADS_1