Alettha ( Si Anak Pelakor)

Alettha ( Si Anak Pelakor)
Bahagia bersama


__ADS_3

Alettha dan Andre keluar untuk menemui Boby, sudah hampir sepekan Alettha tak bertemu dengan Gresia dia sangat merindukan anak dari ALM sahabat nya itu.


"Gresia pasti bahagia bertemu kita, sudah lama deh gak ketemu Gresia. " Ucap Alettha semangat.


"Iyaa dia juga pasti merindukan mu. " Balas Andre.


Andre mengendari mobilnya ke rumah Boby, dia baru saja bertemu Boby 5 Tahun lalu saad dirinya hampir menabrak Alettha.


Flashback


Saad itu Andre terburu buru mengendarai mobilnya tanpa melihat Alettha dan Boby yang sedang lari pagi, dan tak sengaja Andre menabrak Alettha.


Dengan terkejut Andre turun dari mobilnya, betapa terkejut nya dirinya saad tahu wanita yang ditabrak adalah Alettha. Wanita itu kini nampak semakin dewasa dengan rambut hitam sebahu.


"Alettha... Kamu Alettha bukan... " Ucap Boby gugup.


Alettha menatap pria tampan didepan matanya, dia mengingat jauh wajah tampan itu.


"Andre..... " Gumam Alettha.


Andre lantas membantu Alettha untuk duduk di tepi jalan, sedangkan Boby masih bingung dengan situasi yang sebenarnya.


"Tunggu dulu apa kalian saling mengenal, atau apa sebenarnya aku tak paham. " Ucap Boby.


"Andre ini dulu pacarku, dulu waktu SMA. Tapi dia pergi mengejar study di Jerman dan kini kita bertemu lagi dengan keadaan seperti ini. " Balas Alettha.


"Sungguh aku mintak maaf Alettha, aku buru buru makanyaa tidur memperhatikan jalanan. Aku Andre? " Ucap Andre menjulurkan tangannya.


"Saya Boby, untuk kamu teman Alettha kalau bukan sudah kupastikan kau mendekam dipenjara. " Ucap Boby.


Alettha tertawa meliat Boby begitu kesal pada Andre, hatinya menghangat menatap pria yang dulu sangat mencintai dirinya. Namun Andre dan Boby adalah pria yang kurang beruntung mendapatkan Alettha tapi bukan hatinya.


"Apa kaki atau tubuh mu terluka, ayo masuk ke mobil ku akan ku obati di rumah sakit. " Ucap Andre.


"Tidak perlu hanya sedikit sakit saja, tidak perlu kerumah sakit. Kalau begitu aku dan Boby akan pergi jika kau ingin bertemu dengan seorang yang membuat mu terbura buru silahkan. " Balas Alettha terseyum.

__ADS_1


"Ah iya aku melupakan janji ku. Alettha boleh aku mintak no ponsel mu? " Balas Andre.


"Kau ini modul sekali, sudah pergi dari hadapan ku. " Ucap Boby ketus.


"Kau ini kenapa sih Boby, lagi pula dia meminta No ku bukan hatiku kan. " Ucap Alettha.


Alettha memberikan no ponsel nya pada Andre, Andre tersenyum dan pamit untuk pergi menemui seseorang.


"Hati hati jangan sampai kau menabrak orang lain. " Ucap Alettha.


Andre tersenyum lalu mengendarai mobil nya menjauhi Alettha dan Boby.


Flashback On


"Apa kau tidak ingin membeli kan sesuatu untuk Gresia? " Ucap Andre.


"Mungkin sebuah es cream saja? " Ucap Alettha senang.


Amdre nampak tak senang dengan ide Alettha untuk membeli kan es kepada Gresia.


"Iyaaa terserah kau saja. " Ucap Alettha ketus.


Alettha mengerucutkan bibir nya sedang Andre tersenyum melihat istrinya begitu, Andre tersenyum menatap toko mainan di sebuah toko swalayan.


"Lihatlah lah sebaiknya kita turun dan membeli sebuah mainan untuk Gresia. " Ucap Andre.


"Ah iyaa sebagai nya kita turun, lihat lah langit nampak begitu mendung sekarang ini. " Ucap Alettha gelisah.


Mereka segera keluar dari dalam mobil, menghampiri toko mainan yang nampak ramai oleh anak anak yang sedang mencari mainan bersama orang tuanya.


"Mau cari mainan apa buk, semua mainan ada disini. Anak ibu dan bapak laki-laki atau perempuan? " Tanya seorang pelayanan wanita.


Pertanyaan itu membuat Alettha merasa tersinggung, sedangkan Andre yang melihat gelagat sang istri kemudian mengubah topik pembicaraan.


"Maaf bisa kah anda carikan sebuah mainan untuk anak perempuan, dia berusia 5 tahun. " Ucap Andre.

__ADS_1


"Baik lah pak tunggu sebentar akan saya carikan. " Ucap Pelayanan itu.


Andre lantas mengengam tangan Alettha mengajak dirinya menelusuri setiap isi toko mainan itu, Alettha menatap sebuah storel bayi berwarna pink dengan mata berbinar.


"Seandainya kita punya anak, boleh kah aku membeli nya. " Ucap Alettha.


Andre mengikuti arah mata Alettha memandang tanpa berkedip dengan senyuman diwajahnya.


"Tentu saja apa pun itu, tapi sekarang ayo kita belikan untuk Gresia dulu ok. " Balas Andre.


Mereka berkeliling dan memilih beberapa mainan dan juga boneka untuk Gresia, seorang pelayanan datang menghampiri mereka dengan membawa sebuah rumah Barbie yang indah.


"Pak buk lihat lah ini sangat indah, aku rasa anak kalian akan senang mendapatkan hadiah ini. " Ucapnya.


"Bagaimana sayang? Apa kau mau yang ini? " Ucap Andre.


"Iyaa aku suka rumah ini, tolong bungkus ini dan ini juga ya mbk saya tunggu di mobil. " Jawab Alettha.


Alettha pergi berlalu menuju mobil, dia duduk terdiam menatap seorang wanita dengan menggendong seorang bayi yang nampak begitu bahagia.


"Sayang, kau tak apa. " Ucap Andre.


Andre memasukkan semua mainan dan boneka untuk Gresia, dia melihat istri tercinta nampak sedang termenung memandang seorang wanita.


"Apa semua nya sudah siap? Ayo kita berangkat lihatlah hujan mulai turun. " Jawab Alettha.


Andre mengendari mobilnya perlahan meninggalkan toko mainan itu, menuju rumah Boby dan Nafisah.


Hujan mulai turun rintik-rintik membasahi mobil dan jalanan yang nampak ramai oleh kendaraan, didalam mobil Alettha dan Andre nampak tak saling berbicara mereka sibuk dengan pemikirannya sendiri.


Setelah perjalanan cukup lama mereka sampai dikediaman Boby, di iringi dengan hujan rintik-rintik mereka memasuki rumah megah itu dengan disambut oleh Boby dan Nafisah.


"Astaga ayo masuk lah, kalian ini sudah tahu hujan kok malah nekat kemarin. " Ucap Nafisah.


"Ini cuma hujan rintik-rintik saja Nafisah, kau ini lebay sekali sekarang. " Sungut Alettha

__ADS_1


Boby dan Andre tertawa melihat kedua wanita itu berbicara dengan nada seperti anak anak, Alettha mulai bersahabat dengan Nafisah sejak dia tinggal dirumah Boby dahulu dan mulai memiliki hubungan baik dengan keluarga Nafisah.


__ADS_2