Arabelle : My Perfect Wife

Arabelle : My Perfect Wife
Episode 107 | Nona Qi?


__ADS_3

Hyuna Restaurant


Roselea memulai pekerjaan barunya beberapa hari yang lalu setelah pertemuannya dengan Anna. Di awal pekerjaan, semuanya terasa sulit bagi Rose karena selama ini dia memang hanya mengandalkan kekayaan orang tuanya saja. Anna yang saat itu juga belum terlalu menerima kehadirannya, mau tidak mau juga harus membantu sesuai perintah Bella.


Rose yang memang tidak bisa, semakin tidak bisa karena harus menghadapi Anna sebagai gurunya. Mulut wanita itu sangat kasar dan selalu menatapnya sinis. Sekarang dia mengerti seperti apa rasanya ketika dia melakukan hal yang sama pada korban bullying nya dulu. Tertekan, itu yang paling banyak dia rasakan.


Namun, setelah beberapa hari, dia mulai terbiasa dan tidak tertekan seperti dulu. Anna juga sedikit demi sedikit mulai merubah ekspresinya dan tidak sesinis dulu. Sekarang keduanya sama-sama sibuk dengan laporan masing-masing. Rose sendiri sudah mampu dan Anna akui jika wanita ini sebenarnya pintar namun malah bertindak bodoh.


Roselea beranjak keluar untuk mengecek persediaan di dapur. Para pelayan tidak ada lagi yang mencibir seperti pertama kali, mungkin karena Rose sudah berubah menjadi lebih baik dan ramah. Pada akhirnya, mereka mulai berteman dan saling menerima karena Rose sadar siapa dirinya sekarang. Dia tidak ingin lagi menjadi sombong dan ingin berteman dengan orang yang bisa membawanya menuju arah yang benar.


"Woahh ... lihat siapa ini. Roselea Arduous kini menjadi pelayan?" Roselea menghentikan langkahnya ketika mendengar suara yang familiar.


Pemilik suara itu mendekat dan menatap remeh padanya. Tatapan nya seolah mengejek dirinya yang sekarang. Semua orang kini teralihkan pada Roselea yang sudah menunduk malu. Kini para pelanggan menyadari jika itu memang Roselea, dan sekarang menjadi pekerja di Hyuna?


"Ravenna ... apa yang kau inginkan?"


Ya. Wanita itu adalah Ravenna Grint. Salah satu sahabatnya yang dulu selalu mengikutinya dan mendukung setiap perbuatan jahatnya. Memang benar, kita tidak boleh asal berteman apalagi jika hanya sebatas materi. Jika tidak, maka inilah akhirnya. Temanmu itu sendiri yang akan menjadi duri untukmu suatu hari nanti.


"Aku hanya terkejut. Kau menghilang setelah perbuatanmu dan keluarganya diketahui publik. Rupanya sedang bekerja keras di sini? Dimana Roselea yang kaya dan berbangga diri itu," cemoohnya.

__ADS_1


Roselea tidak menjawab. Dia berusaha mengabaikan dengan mencoba pergi, namun tangannya ditahan oleh Ravenna. "Ingin kemana? Aku pelanggan disini, maka layani aku." Roselea mengepal. Ravenna pasti mencoba mempermalukan nya dengan melakukan sesuatu.


"Dan ... ahh. Siapkan tempat terbaik disini. Nona Ki butuh tempat yang nyaman," sombongnya. Rupanya sejak tadi, seorang wanita lain sudah berdiri di dekatnya. Penampilannya anggun dan elegan, tapi memancarkan kesombongan yang pekat.


Seketika suasana menjadi riuh. Nona Qi? Mereka hanya mengenal satu orang yaitu nona Qi dari perusahaan QA. Meski tidak pernah melihat wajahnya, tapi namanya panggilan itu jelas diketahui semua orang. Apa maksud dari wanita itu adalah nona Qi mereka atau Qi yang lain?


"Sepertinya yang kalian pikirkan. Dia adalah CEO dari perusahaan terbesar kedua di dunia. Dan aku sudah menjadi Asistennya selama beberapa minggu."


Wanita yang disebut Nona Ki itu menaikkan dagunya sombong. Semua orang masih ragu untuk mengakui. Meski tidak pernah melihat, tapi nona Qi terkenal dengan kepribadiannya yang baik dan dermawan. Apa itu hanya berita bohong?


"Aku yakin kalian tidak akan percaya, tapi aku punya buktinya." Wanita itu mengeluarkan sebuah kartu nama mewah dan kartu identitas yang pastinya akan meyakinkan siapa saja yang melihatnya. Beberapa pengusaha dan pelanggan yang ada disana segera mendekat setelah yakin jika itu memang benar.


"Suatu kehormatan untuk kami semua."


"Mungkin Nona ada waktu untuk berkunjung ke tempat kecil saya."


Mulailah para penjilat mengeluarkan semua wajah palsu mereka. Ravenna sendiri sudah terlihat sombong sejak tadi. Bukankah menjadi salah-satu orang kepercayaan dari Ratu bisnis adalah hal yang sangat membanggakan dan pastinya membuat siapa saja iri?


"Ada apa ini?" Suara datar namun tegas menghentikan kegaduhan mereka. Anna selaku Manajer tempat ini segera mendekat.

__ADS_1


"Manajer Anna, ini adalah Nona Qi. Ini suatu kehormatan untuk kami semua karena bisa bertemu dengannya secara langsung." Salah satu Pengusaha menjelaskan.


"Nona Qi?"


"Benar. Aku Kieran Hayes, CEO dari perusahaan QA Internasional Grup. Senang bertemu dengan anda."


Wajah Anna langsung menggelap. Apa wanita ini baru saja mengaku-ngaku! Bagaimana mungkin nona nya memiliki wajah sombong dan sifat seperti ini. Beraninya ....


"Oh ... maaf jika ini sedikit menggangu. Tapi belakangan ini, aku sudah beberapa kali bertemu dengan seseorang yang mengaku sebagai nona Qi. Aku hanya ingin berhati-hati, itu saja." Anna ingin membalas sedikit wanita ini.


Kieran sedikit pucat. "Tentu saja. Siapapun pasti ingin menjadi diriku yang sangat kaya dan pintar. Tapi aku bukan mereka dan ini adalah benar."


See ... apa sifat sebenarnya dari Nona Qi memang sombong? Apa selama ini, kebaikan dan bantuan itu hanya sekedar topeng untuk menjadi famous?


"Kalau begitu kebetulan sekali ... Direktur Mon dan Asisten Ken sedang dalam perjalanan dan mungkin akan sampai sebentar lagi. Jadi akan ku pesankan tempat agar kalian bisa duduk bersama," ramah Anna. Tapi Roselea bisa melihat kilatan licik di mata Manajer itu. Bekerja beberapa hari ini sudah cukup membuatkan mengerti ekspresi Anna.


Wanita yang mengaku nona Qi itu menegang seketika. Dia mungkin bisa membodohi semua orang dengan identitas palsu. Tapi bagaimana dengan wajah? Direktur Mon dan Asisten Ken jelas tahu!


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


__ADS_2