Arabelle : My Perfect Wife

Arabelle : My Perfect Wife
Episode 60 | Setitik Kebenaran


__ADS_3

"Kim Hyuran."


"Kim? Berarti kau ..." Bella menatap tidak percaya.


Hyuran mengangguk. "Aku putri kedua di keluarga Kim yang artinya adalah adik ibumu."


"Kupikir Eomma hanya punya satu saudara dan itu paman Hyun."


"Kami tiga bersaudara. Hyurin, Hyuran dan Hyun. Bisa dibilang masalah kami cukup rumit. Kau pasti sudah tau dari Hyun, kan?"


"Tidak juga, sebenarnya aku tidak peduli." Bella acuh, membuat Hyuran terkekeh lagi.


"Sudah kuduga, akan lebih baik jika kau tidak tahu," lirihnya.


"Ya, pasti cukup rumit. Buktinya Eomma memilih pergi dari keluarga kalian."


Apa kau tahu kenapa dia pergi? batinnya miris.


"Suatu saat kau juga akan tahu, tidak ada rahasia yang bisa bertahan lama. Tapi percayalah, apapun yang kau ketahui nanti, itu ada alasannya."


"Kau wanita bijak. Semua yang kau lakukan pasti penuh pemikiran."


Bella bisa melihat kesedihan di matanya, tapi bibir tipis wanita itu terus saja memaksa tersenyum.


Serumit apa sebenarnya keluarga mereka?


"Aku harus pergi, ayo bertemu lagi lain kali."


"Of course."


"Sampai jumpa." Bella terkesiap ketika Hyuran memeluknya tiba-tiba.


"Maaf," bisiknya.


Maaf karena tidak bisa mempertahankanmu ....


Hyuran langsung pergi tanpa menoleh lagi.

__ADS_1


Di mobil Hyuran menangis hingga dadanya terasa sesak. Rasa bersalah dan penyesalan bercampur menjadi satu.


"Mrs." Pria yang selalu bersamanya itu tidak bisa berbuat banyak.


"Wanita macam apa aku, Rey. Seharusnya aku pergi saja waktu itu dan membawanya bersamaku. Seharusnya aku lebih berani dan—"


"Mrs ... semua sudah terjadi, tidak ada gunanya menyesal." Pria yang dipanggil Rey itu hanya bisa menyadarkan Hyuran agar tidak terus larut dalam rasa bersalahnya.


Selama ini dia hanya membantu Hyuran mengawasi Bella. Wanita itu tidak ingin melewatkan satupun perkembangan gadis cantik itu. Meskipun hanya bisa melihat dari jauh, tapi dia bisa melihat ada banyak cinta di mata Hyuran.


-


-


"Bella, hei!" Eillen menepuk bahunya pelan.


Bella tersadar dan menatap ibunya. Dia masih mencerna kata-kata Hyuran.


Kenapa dia meminta maaf?


"Ada apa?"


"Eomma ..." Bella ragu-ragu.


"Hm."


"Aku ingin bertanya?"


"What?"


"Kenapa Eomma pergi dari keluarga Kim?"


Eillen langsung berhenti mendorong kursi roda Bella. Bella mendongak pelan, apa mungkin ibunya marah?


Entah kenapa dia menjadi penasaran setelah bertemu Hyuran yang sepertinya punya banyak hal mengejutkan. Ini benar-benar keluar dari ekspetasinya.


"Kenapa kau tiba-tiba bertanya begitu." Bella menjadi ragu setelah mendengar suara Eillen yang sedikit tidak ramah dari biasanya.

__ADS_1


"Aku hanya bertanya. Jika tidak mau jawab tidak masalah."


"Bella."


"Yes?"


"Hubungan keluarga kami penuh masalah saat itu. Kau mungkin akan terluka jika mengetahuinya, jadi sebaiknya simpan saja rasa penasaranmu itu!" tegas Eillen.


Bella mengerjit. "Why? Kenapa aku harus terluka. Tidak mungkin ada hubungannya denganku, kan?"


"Hyuna! Jangan buat aku marah, mengerti!" Suara Eillen meninggi, dia kembali mendorong kursi roda Bella yang tersentak kaget.


Jika ini berhubungan denganku, jangan harap aku akan diam. Sikapmu sudah menunjukkan jika rahasia ini memang ditutupi dariku!


"Maaf."


Eillen menghela nafas "Bukan salahmu. Kuharap kau tidak mengungkitnya lagi." Suara melembut.


"Ya."


.


.


Eillen menatap Bella yang tertidur, dia merasa aneh dengan Bella. Biasanya putrinya ini tidak pernah peduli dengan masalah seperti ini. Itu sebabnya dia tidak pernah mengkhawatirkan apapun di masa depan. Tapi sekarang, Bella mulai bertanya? Apa yang membuatnya ingin tahu.


Jujur dia mulai takut sekarang. Bagaimana jika Bella tahu dan membencinya. Bagaimana jika Bella mencari tahu dan menemukan kebenaran.


"Ada apa, Eillen?" Clarissa melihat kegelisahan Eillen.


"Nothing."


"Pulanglah dulu dan istirahat. Biar aku yang menjaga Bella." Clarissa melihat Eillen yang sedikit pucat.


"Thanks. Aku titip dia, Cla." Clarissa menggangguk.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

__ADS_1


Followi ig ku @ ftdwi04_


Karya lain : That Bastard is My Destiny (Klik bio)


__ADS_2