
*
*
"Kalian sudah pulang?" Hye baru kembali bersama Jong, ada Jourell di gendongannya
"Dia putranya Hyuna?" Hyun antusias, dia mendekat ingin mengambil alih
"Jangan menyentuh nya! Bersihkan dirimu dulu sebelum menyentuh cucu ku! Kau kotor." James segera mengambil alih Jourell lebih dulu
"Kita sama-sama baru datang! Kau juga harus membersihkan diri." Hyun tidak terima, dia seorang dokter! Tentu saja kebersihan tidak perlu di ajarkan lagi
Hyuran memijat pangkal hidupnya, dua orang ini kadang suka membuat nya pusing.
"Berikan padaku!" Sentak Hyuran, James menatap tidak setuju
"Kenapa?! Kau juga ingin bilang aku kotor?" James langsung menggeleng cepat dan menyerahkan Jourell
Sebenarnya kotor hanya alasan, dia hanya ingin memiliki Jourell lebih dulu, tapi istri galak nya sudah turun tangan.
"Pergi bersihkan diri kalian, dasar pria kotor!" Ucap Hyuran tajam.
Bisa dilihat dari mana sifat Bella datang?
"Sayangg, kenapa mengataiku juga." James memelas
"Kau sudah jadi kakek tapi masih memasang wajah seperti itu, menggelikan!" Tambah Hyuran mencibir
Hyun tertawa, kakak perempuan nya ini, jika tidak terbiasa dengan kata-kata nya, sudah pasti akan tersinggung. Tapi untungnya dia sudah terbiasa sejak dulu.
"Sebaiknya kita pergi saja, sebelum lidah beracun nya membunuh mu." Bisik nya pada James
"Lihat dua kakek aneh mu, jangan meniru mereka jika dewasa. Okay." Ucap Hyuran pada Jourell
"Kak/Sayang..." Pekik mereka bersamaan,
Hyun sendiri tidak suka dipanggil kakek! Come on....Usia nya masih tiga puluh tahun, bahkan julukan Ahjussi dari Bella membuat telinga nya gatal. Sekarang dia harus di panggil kakek juga?
Big No!!
"Masih disini! Cepat pergi!" Katanya sedikit berteriak, Jourell nampaknya malah menyukai adegan tersebut. Buktinya dia tidak menangis atau terkejut setiap kali Hyuran bersuara keras, tapi malam tersenyum senang.
"Ck! Dia memang ratu rumah ini, ayo pergi." Hyun hendak pergi
"Kita bahkan belum menyapa Hyuna dan suaminya." James menolak
__ADS_1
"Mereka akan menginap, kalian bersiap-siap saja lebih dulu. Masih ada waktu." Jong angkat suara
Senyum Hyuran merekah, mereka bahkan bersedia menginap?! Semua yang melihat senyum Hyuran tidak bisa tidak terkejut. Hye dan Jong tersenyum bahagia, setidaknya mereka bisa melihat senyum Hyuran setelah sekian lama.
"Sepertinya dia haus, berikan pada ibunya." Hyun melihat Jourell mulai menghisap ibu jari nya sendiri
"Sepertinya sudah selesai, biar ku antar." Melihat ke dalam
-
-
"Selesai!" Bella mencuci tangannya kemudian meraih tangan Alex dan membersihkan nya juga
"Aku merasa gerah." Ucap Alex datar
"Ya, pergilah mandi. Tapi kita tidak membawa pakaian." Siapa yang tau jika mereka akan menginap
"Sudahlah, aku akan minta Ken membawakan pakaian. Sekarang mandi lah." Mendorong Alex pelan, tapi pria itu seperti enggan untuk bergerak
"Aku tidak mau mandi sendiri, Bebe. Mandikan aku." Rengek nya
"Astaga, Al. Ini sudah sangat sore, aku harus menyusui Baby Jo dulu."
"Ya sudah, aku akan menunggu." Datar nya lagi
"Terserah!" Bella mendengus, Alex tersenyum tipis dan mengikuti istrinya yang berlalu
"Bella" Langkah mereka terhenti ketika melihat Hyuran datang sambil menggendong Jourell
Setelah mengetahui kebenaran, rasanya sedikit canggung untuk Bella. Hyuran tersenyum lembut, melihat kebisuan Bella, wanita itu mungkin canggung.
"Aku akan pergi mandi bersama Baby Jo dulu." Alex mencoba membiarkan dua orang yang sangat mirip itu bicara
Setelah mengambil Jourell, Alex berlalu keluar menuju kamar yang telah disediakan. Tinggal lah dua orang wanita itu di sana.
"Kita duduk dulu." Hyuran menarik kursi, Bella menurut
"Maaf" Lirih wanita yang belum memasuki kepala empat itu, Bella menatap
"Kenapa Bibi meminta maaf, ini bukan kesalahan mu."
"Kau masih memanggilku Bibi, apa aku masih belum di terima?"
Bella tersadar, dia langsung salah tingkah. Oh ayolah, sejak kapan seorang Bella merasa gugup? It's not me!
__ADS_1
"Maaf, Eomma...." Cicit nya, Hyuran bersedekap
"Kau terlihat seperti gadis pemalu yang masih polos. Kau tidak kerasukan hantu lugu kan?" Hyuran meledek
Entah ingat atau tidak, Bella tidak peduli lagi siapa wanita di depannya. Dia menatap wanita itu dengan wajah kesal, yang ditatap hanya memasang wajah santai seperti biasa.
"Kau bahkan tidak memeluk ku seperti orang tua lainnya yang sudah kehilangan anak, justru malah mengataiku. Dasar orang tua!" Gerutu Bella kesal
Yes, jika anak dan ibu akan menangis atau saling melepas rindu dengan memeluk. Maka lain cerita dengan dua orang yang sama-sama memiliki lidah tajam ini.
Siapa Hyuran? Wanita acuh penuh karisma yang melahirkan seorang anak perempuan dengan duplikat dirinya. Buah memang tidak pernah jatuh jauh dari pohon nya.
"Kau lupa kau juga orang tua. Dasar tidak sadar diri." Cibir Hyuran
"Aku masih sangat muda, belum tua. Kita berbeda ya!"
"Terserah, orang waras mengalah."
"Eommaa!"
Sumpah demi tuhan, Bella merasa sedang bertengkar dengan dirinya sendiri. Bukan hanya wajah yang hampir sama, sifat pun tak kalah sama! Apa begini rasanya ketika seseorang berurusan dengannya?
Menyebalkan!
"Jangan panggil aku, Eomma. Panggil aku Mama!"
"Merepotkan!" Terlalu banyak panggilan pikirnya, Eomma, Mommy, dan sekarang Mama
"Aku tak ingin disamakan dengan wanita itu." Ujar nya tegas
Bella terdiam, dia mengerti jika Hyuran pasti tidak menyukai Hyurin. Bagaimanapun wanita itulah yang menculik Bella darinya.
"Baik, Mama." Hyuran tersenyum, dia meraih tangan Bella dan mengecup nya, Bella balas tersenyum
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...Maaf update nya lama, aku ada kesibukan jadi belum sempat buat draft....
...Makasih yang sudah memberi hadiah atau dukungan, setidaknya aku tahu siapa aja yang pernah mampir....
...Tengkyu sekali lagi, semoga kalian semua sehat selalu jadi bisa terus baca karya aku😆 Canda....
...Jangan lupa...
...LIKE AND KOMENT...
__ADS_1
...Muahh😗...