
Bella berdiri seraya berkacak pinggang dengan nafas menggebu-gebu. Ketiga pria tak tahu etika itu sudah bersembunyi di belakang wanitanya masing-masing.
Marahnya wanita itu terkadang lebih mengerikan daripada pria. Meski tidak bermain fisik, namun bicaranya bisa membuat hipertensi naik!
Alex mencari aman. Dia berdiri dan mengusap punggung istrinya menenangkan, jangan sampai hal ini mempengaruhi jatah malamnya.
Para orang tua memilih mengabaikan dan pura-pura tidak melihat. Mereka lebih baik bermain dengan para cucu-cucu kesayangan, daripada melihat drama anak muda.
Kembali ke keadaan semula. Sandra tetaplah Sandra meski sudah menjalin hubungan dengan Mike, begitupun dengan Anna yang tetaplah Anna meski Kris adalah suaminya. Renata? Dia tetap wanita penakut meski sudah bertambah dewasa.
Sandra yang berdiri itu dengan santainya menyingkirkan tubuhnya sehingga menampakkan Mike yang bersembunyi di belakangnya. Hal serupa juga dilakukan oleh dua wanita lainnya.
"Mereka memang gila, Nona. Seharusnya, sejak awal anda tidak mengundang mereka," celetuk Sandra, membuat Mike ingin mencekiknya jika tidak sayang.
"Anak-anak, kalian tidak boleh meniru perkataan mereka. Mulut mereka itu sudah tercemar, berbeda dengan kalian yang masih suci." Bella memperingati dengan ucapan khas dirinya.
"Pergi cuci mulut kalian sana, nanti menular." Anna mendorong Kris pelan namun memaksa.
"Kau juga, Le. Aku tidak bisa melindungi mu, aku tidak berani," bisik Renata pada Leo.
"Mulut kalian— astaga ... manis sekali ... " desis Kris.
"Ck! Drama." Monica bersedekap malas.
"Kau—" Menahan emosi.
"Duduk atau keluar!" Alex akhirnya bicara.
Tentu saja duduk!
"Apa kabar bahagianya, Sayang." James memulai.
Bella yang memang sudah tidak mood menatap malas ayahnya, lalu berkata, "Aku hamil."
"APA!" Semua refleks berdiri.
Bella mengambil sebuah gambar di kantong piyama nya, lalu meletakkannya di meja agar semua bisa melihat. Hyuran lebih dulu merebutnya dan melihatnya dengan mata membola. Begitu seterusnya hingga gambar pindah satu-persatu dari tangan mereka.
__ADS_1
"Du— dua?" ucap mereka terkejut. Bella mengangguk.
Semua langsung heboh. Tak jarang wajahnya menjadi korban kecupan dari para orang tua termasuk mertua dan nenek-kakeknya. Alex mulai kesal melihat orang-orang itu terus mencium istrinya, terlebih lagi kaum laki-laki itu. Namun, dia mencoba mengalah sekarang.
"Selamat, Sayang. Jaga kesehatan dan jangan terlalu banyak bekerja. Ingat, kau punya dua." Hyuran memeluk Bella lagi dan menghadiahi kecupan di pelipis.
"Apa itu hamil, Aunty." Pertanyaan polos Chloe mengalihkan semua perhatian. Bukan hanya Chloe, para bocah lainnya itu sebenarnya juga tidak mengerti.
"Hamil artinya ada adik bayi di dalam perut Aunty Bella, Manis." Sofia memberi penjelasan.
Para bocah memekik heboh. "Berarti, Joy akan punya adik bayi? Begitukan, Aunty?" tanya Eric.
"Benar, Boy." Sofia mengangguk.
Yang lain hanya menatap gemas anak-anak itu. Mereka masih tergolong kecil untuk mengerti, tapi entah kenapa mulut mereka terkadang seperti orang dewasa.
Joy sejak tadi hanya diam, memperhatikan lekat perut ibunya yang dibilang ada adik bayi itu.
"Kenapa hanya diam, Son?" Alex menyadari keterdiaman putranya.
"Apa ini yang ingin kalian katakan siang tadi?" Alex tersenyum, kemudian meraih Jourell ke pangkuannya.
Joy mengangguk. "Selama adik tidak menyakiti mommy, aku akan menyayanginya." Membuat semua orang disana tersenyum.
Bella merengkuh wajah kecil itu. "Tidak akan, Boy. Adik kan menyayangi Mom, Dad dan Joy juga. Setelah lahir nanti, dia juga akan melihat Kakak Joy dan menjadikannya pelindung yang kuat." Mengelus pipi dan rambutnya.
"Mommy, Eric juga ingin punya adik," adu Eric pada ibunya, Grace. Iri dengan pemandangan di depannya, Grace molotot kesal.
"Tentu saja, Boy. Tapi kau harus sabar." Seinth meladeni, membuat Grace semakin kesal. Satu saja sangat sulit, mau menambah?
"Chloe juga mau!" Kris senang mendengarnya, lalu menatap Anna dengan pandangan jahil.
"Ray tidak bisa. Mommy bilang harus punya suami dulu baru membuat adik," celetukan Ray sukses membuat Roselea malu. Anak ini sangat bocor!
"Kalo begitu ... kenapa tidak cari suami, Rose?" goda Liza.
Roselea Arduous memang jarang tampil di bagian cerita. Sejak bekerja menjadi Asisten Manajer di Hyuna Restaurant, sedikit demi sedikit wanita itu mulai di percaya dan diakui sebagai bagian dari antek-antek Bella. Single mother itu sudah mengabadikan hidupnya pada Bella, bahkan siapa diri Bella sebenarnya sudah dia ketahui.
__ADS_1
"Dasar anak muda!" jengah para orang tua.
.......
...--- o0o ---...
.......
RM Intertaiment
Sela menatap kagum gedung pencakar langit di depannya. Setelah berbagai pemikiran dan pertimbangan, wanita ini akhirnya menyetujui peluang besar yang di berikan Zeeland.
Anggota keluarganya tidak melarang, justru mendukung keputusan Sela untuk tampil lebih baik sesuai keinginannya dulu.
Ketika masuk, semua orang sudah menatapnya, bukan! Tapi kerena keberadaan Zeeland di sampingnya. Mungkin mereka bertanya-tanya, siapa sosok wanita yang berdiri di sisi Direktur tampan mereka.
"Abaikan mereka, jadilah dirimu sendiri," ucap Zee datar.
Sela menghela nafas pelan, lalu mengangguk. Ini belum seberapa, dia masih harus membuktikan jika dia layak dan mampu membintangi film terbaru mereka.
Seorang wanita yang diyakini adalah Sekretaris menyambut ramah keduanya di depan lift lantai atas. Wanita itu membawa Sela ke ruangan miliknya, meninggalkan Zee yang berlalu ke ruangannya sendiri.
"Aku Katy, Sekretaris tuan Zeeland. Seperti kesepakatan awal, kita lakukan casting terlebih dahulu. Jika cocok, maka selamat," katanya tanpa basa-basi.
Di sanalah Sela mulai menjalani kehidupan baru dengan status baru. Mimpinya menjadi seorang artis sejak lama menjadi kekuatan tersendiri untuknya. Dimana ada kemauan, disitu ada jalan.
Karir nya mulai merambah cepat, namanya mulai terkenal di penjuru industri perfilman hingga fashion.
Wajahnya juga mulai terpampang di berbagai layar lebar sebagai artis cantik yang berpotensi.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...GK kecepatan kan? Story Sela cuma numpang lewat doang kok, jadi GK usah panjang-panjang. ...
...Udah mau tamat gess😆 tapi GK tau sampe eps berapa. Aku pengen cepat lanjutin novel satunya soalnya. ...
Bagi Hadiah nya ya. Kan hari ini Up lagi hehe😁
__ADS_1
Like nya sama komen yg banyakk