
# Arisan Bodong Keluarga Suami
Bab 73 ( Keluarga Lebay )
" Teh lihat sini " Novia memanggil kakaknya untuk melihat status Ayu.
Seketika Manda langsung tertawa sangat keras melihat postingan Ayu " Hahaaaa, ini serius Vi? "
" Iya serius lah masa bohong kan udah di liatin ma Teteh " Novia merotasi matanya.
" Ya bukan gitu, aneh aza lihat mereka lebay banget kan sampe di foto foto gitu. Sampe tas plastiknya difotoin gitu " Manda menggeleng gelengkan kepalanya.
" Biar saja Teh suka suka mereka, nanti kalau mereka tahu itu beli di toko aku gak tahu masih mau dipake ngga tahu di buang tuh baju "
" Emang mereka belum tahu kamu mau buka toko, bukannya kamu posting di sosmed kamu? " tanya Manda.
" Kemarin aku block mereka malas ah dikepoin mulu, tapi WA belum aku blok karena jarang bikin SW juga " jawab Novia seraya mengambil HP miliknya di laci.
" Ngapain? " Manda bertanya keheranan.
" Mau aku buka blocknya, mereka pasti belum liat postinganku " Novia terlihat senyum senyum.
" Ternyata kamu iseng juga "
***
Di rumah Diki
" Bagus ya bajunya, tapi Mah lihat ini alamat tokonya deket rumah Novia " ucap Ayu sambil membolak balik tas plastik.
" Iya kan tadi Nuri udah bilang ini di ruko pas jajaran gerbang masuk perumahan Novia, nama tokonya Keyla lagi ya "
" Apa mungkin ini toko Novia Mah? dia kan pengen banget punya toko apalagi duitnya udah cair dari Bu Ningsih "
" Ah gak mungkin, dia itu kebanyakan mimpi. Bukannya si Yuyun bilang Novia mau beli mobil. Udah ah kamu jangan bilang soal duit Ningsih Yu, Amah suka ngenes kalau ingat. Itu kan warung Amah yang dirampas si Novia " wajah Bu Murni terlihat geram sampai sampai dia mengepalkan tangannya.
" Ah Amah si Yuyun dipercaya, namanya juga tukang gosip bisa saja dia ngada ngada biar kita kepanasan "
Drttt drrtt
" Mah ini Teh Cantika telepon ada apa ya? bukannya dia lagi liburan sama mertuanya "
" Ya sudah kamu angkat saja sapa tahu penting. Sekalian bilangin bawain oleh oleh buat Amah ya " ucapnya.
Bu Murni masih terlihat menggunakan pakaian gamis yang diberikan Nuri. Dia terus memutar mutar badannya. Terkadang dia selfie.
Ayu pun mengangkat telepon dari Cantika.
[ Hallo, iya teh kenapa. Gimana liburannya? Jangan lupa oleh oleh buat kita heheee ]
[ Oleh oleh aza yang diomongin, kamu gimana sih apa gak lihat postingan Novia. Dia punya toko baju dan openingnya hari ini ]
__ADS_1
[ Ah masa sih? tapi mungkin juga sih kan uang dari Bu Ningsih katanya sudah cair ]
[ Masalahnya baju yang kamu pake itu baju dari toko Novia, pasti dia tertawa melihat kamu posting foto keluarga pake baju dari toko dia. Mana kamu tag ke akun yang lain lagi ]
[ Kata siapa itu dari toko Novia? ini dikasih sama pacar A'Diki. Cuma Teteh belum dikasih karena dia belum pernah ketemu jadi gak tau yang cocok buat Teteh yang gimana ]
[ Hehhh Ayu kamu tuh banyak omong, makanya kamu liat postingan si Novia. Aku bisa tau itu dari toko Novia dari tas plastik yang kamu foto juga. Punya otak gak di pake. Huuhhh ]
Tut tut tut
Telepon dimatikan sepihak oleh Cantika, dari nada bicaranya sepertinya dia sangat kesal.
Setelah menerima telepon Ayu terlihat diam tak bergerak, dia seperti kebingungan.
" Kamu kenapa Yu? tiba tiba bengong " Bu Murni duduk di sebelah Ayu.
" Mah.... "
" Apa? Cantika pasti nanyain baju buat dia ada gak gitu kan? bilang aza gak ada kan dia belum dikenalin ke Nuri. Jadi Nuri lupa " Bu Murni memotong ucapan Ayu.
" Bukan Mah " Ayu bukan menjawab dia langsung membuka sosmednya.
Dilihat postingan FB milik Novia, matanya langsung membulat lebar tak lama dia langsung memejamkan matanya.
" Kamu kenapa sih di tanya bukannya jawab malah kayak sawan gitu " mertuanya itu terlihat tak sabar.
" Aduh Mah malu kita, niatnya mau manasin eh malah malu sendiri. Nih lihat " Ayu menyerahkan ponselnya pada Bu Murni.
" Iya memang, coba Amah lihat deh itu yang posting siapa? "
" Mmhhh, Novia emang kenapa? "
" Amah masih belum ngeuh ya, ini tuh bajunya beli di toko Novia " Ayu terlihat kesal karena mertuanya belum sadar juga.
" Haaahh kamu serius, mungkin dia cuma bantu posting aza kayak di tikotok gitu " kilah mertuanya.
" Bukan Mah ini beneran toko Novia, malah dia sedang promo nih " Ayu menggaruk kepalanya tak gatal.
" Ih gimana dong bisa malu Amah kalau ketahuan pake baku dari toko dia. Tapi kalau gak dipake kan sayang " Bu Murni merasa dilema dengan bajunya.
Dia begitu suka dengan bajunya. Selain harganya lumayan, modelnya bagus sudah gitu gratis pula.
Tapi dia juga merasa gengsi kalau tetangga tahu dia memakai baju dari toko Novia, sedangkan Bu Murni sering menjelekan mantunya itu.
" Gimana dong para tetangga pasti banyak yang berteman dengan Novia, apa mereka tahu ya kalau Novia punya toko baju "
" Gak tahu juga Mah, kayaknya aku harus hapus statusku dulu. Bisa malu aku apalagi kalau Novia tahu iihh seraamm " Ayu nampak bergidik, dia begitu gengsi mengakui kalau Novia lebih baik darinya.
" Ya udah buruan hapus, sebelum ada yang lihat "
" Ada apa sih kalian keliatan panik gitu " tanya Robi.
__ADS_1
Dia datang dari arah kamar dan duduk disebelah Ayu sambil menggendong Chila.
" Bi baju yang tadi dikasih Nuri ternyata dibeli di toko Novia " ucap Bu Murni namun terlihat lemas.
" Masa sih? " Robi pun sama kagetnya.
" Aduh Mah udah ada yang comment tetangga, dari Yuyun lagi si tukang ghibah yang paling banyak commentnya "
Bu Murni, Ayu dan Robi langsung duduk merapat. Mereka membaca comment di status Ayu satu persatu.
Yuyun [ Duh asik banget ya kompak pakai baju dari toko mantu yang dibuang ]
Juju [ Hebat ya Novia udah punya toko, katanya lagi banyak promonya, harganya murah tapi kualitas gak murahan ]
Siti [ Alhamdulillah, hebat Novia salut saya dia benar benar wanita mandiri ]
Yuyun [ Do'a orang teraniaya cepat terkabul ]
Yati [ Kapan dong kita belanja ke toko Novia, biar barengan sapa tahu dapat diskon gede. Secara kita kan bestie an hehee ]
Yuyun [ Kamu suka diskonan dasar Modis alias modal diskon hahaa ]
Yati [ Ya gapapalah daripada gratisan, kan masih terhormat bayar sendiri walaupun diskon ]
Yuyun [ Bener jangan kayak mereka sukanya gratisan hahaaa ]
Siti [ Yang mau belanja bareng kita janjian ya biar diskonnya banyak ]
Yati [ Siap ]
Yuyun [ Oke ]
" Ah sial*n udah banyak yang comment, aku hapus aza ya Mah " tanya Ayu pada mertuanya.
" Ya sudah hapus saja, bikin malu. Kamu sih ngapain di posting posting segala " Mertuanya menggerutu.
" Ih kan Amah tadi juga setuju kok, kenapa sekarang nyalahin Ayu sih "
" Udah udah ngapain kalian ribut lagian udah terjadi. Tadi kamu lihat gak mereka udah tag Novia jadi dia pasti udah tahu kamu posting foto pake baju dari toko dia "
" Terus gimana dong bajunya, kalau dibuang sayang mana bagus lagi. Tapi kalau dipake gengsi juga kan " Bu Murni masih membahas soal bajunya.
" Ya biarin aza Mah ini kan bukan kita yang beli, bilang aza namanya juga rezeki masa di tolak " jawab Robi.
" Bener juga kamu Bi, lagian yang bikin bukan Novia "
" Jadi gak usah dihapus nih? "
" Postingannya hapus tapi bajunya tetap kita pake lah, sayang ini kan gratis "
Ayu pun menghapus semua postingan di FB nya. Soal tetangga yang terlanjur tahu biarlah tutup telinga saja fikirnya.
__ADS_1