
POV Ken~
Aku kini melihat manusia muda yang berdiri di depan Leon dan Kite yang saat ini berada di barisan paling depan. Aku tidak tahu siapa manusia itu, tapi melihat mereka yang tidak menyerang dan ekspresi dari manusia bernama Nevan itu, sepertinya dia adalah anak yang kami cari selama berjam jam ini.
Tidak ada satu pun luka dari tubuhnya. Dia dalam keadaan baik. Padahal sebelumnya, Nevan mengatakan manusia itu diculik hingga akibatnya, keadaan manusia dan bahkan termasuk Felix dan Kay terluka.
"Rafa! Akhirnya kami menemukanmu!" Nevan langsung berlari ke arah Rafa dan berniat untuk lebih dekat dengannya. Namun Kite mengulurkan tangannya ke samping seolah mencegah.
"Apa yang kau lakukan?!" bentak Nevan.
Aku hanya diam melihat manusia itu yang marah. Aku tidak tahu bagaimana hubungan mereka, tapi sepertinya Nevan dengan anak bernama Rafa itu sangat dekat. Hanya saja, Rafa saat ini sedang dicurigai sebagai Osmond.
Aku awalnya ragu, tapi melihat bahwa tidak ada siapapun di sini, membuatku cukup yakin. Mungkin saja saat ini Rafa dalam kendali Osmond dan dia akan membunuh dirinya sendiri saat tengah malam yang sebentar lagi akan terjadi.
Nevan menyingkirkan lengan Kite dengan susah payah. Dia berjalan gontai mendekati Rafa. Luka yang ada di tubuhnya tidak dia pedulikan dan matanya hanya tertuju pada Rafa, seakan tak ada hal penting lain untuk sekarang selain anak itu.
Aku hanya memandang kejadian ini dengan datar. Mataku menatap sekitar dengan awas. Sejak menemui anak itu di sini, aku merasa ada sesuatu yang sedang mengawasi, namun aku tidak tahu dimana keberadaannya. Padahal seharusnya aku tahu jika ada seseorang yang sembunyi. Bahkan jangankan sembunyi, aku akan tahu dengan cepat jika seseorang berpura pura tertidur.
Namun kali ini berbeda. Dan dari yang kulihat, sepertinya hanya aku yang merasakan kehadiran samar ini.
Kulihat ke depan lagi, aku melihat Kite mememgang sesuatu yang berkilau di genggaman tangannya. Aku mengernyit, untuk memastikan jika penglihatanku tidak salah. Apa dia berniat membunuh Rafa sebelum tengah malam?
Namun dugaanku salah. Tangannya langsung bergerak ke samping, tepat pada Leon berada.
__ADS_1
Aku melotot dan terlambat bereaksi. Namun apa yang kulihat selanjutnya tidak sesuai dengan apa yang kupikirkan. Bukan Leon yang tertusuk, melainkan sebuah tubuh kecil di dekat Leon yang datang tiba tiba.
Aku sampai menahan napas tanpa sadar. Aku sama sekali tak merasakan adanya kehadiran bocah itu.
Radolf dan Melvin sepertinya juga terkejut. Namun reaksi mereka lebih lambat dibandingkan aku.
"Michael?! Berhenti, brengs*k!" Rafa yang sejak tadi diam dalam pelukan Nevan tiba tiba saja berteriak dengan keras. Bahkan tanpa ragu langsung mendorong tubuh Nevan sampai dia hampir terjatuh ke samping.
Pemandangan berikutnya membuatku tak bisa mengucap satu patah kata pun. Rafa berdiri–lebih tepatnya, dia menangkup tubuh anak kecil itu dalam pelukannya. Darah yang keluar akibat tusukan itu mengenai pakaian Rafa. Namun sepertinya manusia itu tidak peduli dan memilih untuk melindungi anak yang entah muncul darimana.
Leon sedikit terkejut, namun dia tidak melakukan apapun dan masih menyaksikan apa yang akan terjadi kedepannya, sama sepertiku. Dia tidak mau mengambil tindakan gegabah.
Tapi walaupun terlihat tidak berbahaya, aku malah mengkhawatirkan keberadaan anak itu. Anak cebol yang tidak bisa kurasakan kehadirannya. Jika sampai aku tidak bisa merasakan kedatangannya di sana, apa mungkin dia sangat kuat dan memiliki kekuatan tidak terukur, bahkan melebihiku? Tidak. Itu tidak mungkin.
"Rafa, lepaskan dia! Dia yang sudah membawamu! Kenapa kau malah melindunginya?!" Nevan ikut berkomentar.
"Anak itu yang tadi datang dan melukai kami semua," gumaman dari Radolf dapat kudengar dengan jelas. Sepertinya memang benar anak itu yang sudah membawa Rafa.
Rafa mengeratkan giginya. Masih dalam posisi memeluk anak kecil itu, ia melihat Kite dengan garang, "Seharusnya kalian menyerangnya, bukan Michael! Nev juga pasti sudah cerita bahwa pembunuh itu yang membunuhnya 'kan?! Lalu kenapa kalian malah melindunginya dan bersama dengannya?! Kalian sudah dtipu olehnya! Asal kalian tahu, Nev mati karena iblis ini!
Apapun yang dia katakan, jangan percaya! Dia sedang memanipulasi otak kalian dan membuat kalian berpikir Michael yang memiliki pikiran jahat padaku!"
"Apa maksudmu? Jelas jelas dia iblis jahat. Walaupun dia terlihat masih kecil, tapi memang dia yang sudah menyerang kita, bahka dia menculikmu! Bagaimana bisa kau malah mengatakan Kite yang sudah menipu?
__ADS_1
Sadarlah, jangan percaya omong kosong apapun yang dia katakan sebelumnya. Jangan percaya, kau telah dibodohi oleh pikirannya. Pokoknya, jangan percaya dengan anak itu!" ucap Nevan.
Rafa menggeleng kuat dengan pelukan yang semakin erat. Wajah anak yang dipeluknya terlihat sedikit pucat dengan sudut bibir yang mengeluarkan darah, "Kalian salah! Bahkan kau Nev, kenapa kau malah percaya dengan dia?! Dia yang sudah membunuhmu, kenapa malah membelanya?
Itu saja sudah menjadi bukti bahwa otakmu sudah dimanipulasi. Apapun yang dia katakan, kau malah mempercayainya!"
"Sebenarnya apa yang sudah dilakukan anak ini padamu Rafa? Kenapa kau malah membelanya?" Leon yang sejak tadi hanya diam ikut angkat bicara. Nada bicaranya datar seperti biasa. Tapi aku tahu, ada rasa penasaran dalam hatinya.
"Jangan percaya padanya, Leon! Yang di hadapan kalian adalah Osmond, iblis yang membuat masalah ribuan tahun lalu! Jangan percaya padanya!" ucap Rafa sambil menatap Leon dan berbicara keras. "Dia juga pernah membunuh Nev. Bagaimana bisa aku percaya pada iblis semacam dia?! Dan walaupun Michael menculikku dan melukai yang lain, tapi dia tidak membunuh seperti hal nya Kite! Michael juga melakukan ini agar aku aman dari pembohong itu!
Selain itu.... Dia... Kite... Ingin mengambil alih tubuhku. Dia ingin membunuhku tepat tengah malam agar bisa mewujudkannya."
Aku mengerutkan kening. Apa ini? Kenapa anak itu malah memutar balikkan fakta? Kite adalah Osmond dan dia yang ingin mengambil alih tubuhnya? Seharusnya anak yang sepertinya bernama Michael itu yang harus diperhatikan. Rafa juga kini dicurigai sebagai Osmond.
Apa jangan jangan, Osmond sedang mengambil alih saat ini agar kami membunuh Kite? Atau dia adalah Rafa yang terpengaruh ucapan Michael saja?
Aku melihat Leon. Sepertinya dia juga bingung siapa yang harus dipercaya. Tapi aku yakin, dia sudah mengenal Rafa entah sejak kapan dan bagaimana. Tapi menurutku, dia pasti sudah mengenalnya. Aku percaya dengan Leon. Jika Leon sudah memutuskan, berarti seseorang yang dituduh sebagai Osmond, akan langsung kubunuh. Tidak akan kubiarkan Osmond kembali ke dunia lagi.
Lengan Leon terangkat dan menunjuk seseorang. Aku menatap ke arah yang ditunjuk olehnya dan itu adalah.... Rafa?
Baru saja aku akan bergerak mendekati Rafa, Leon berucap, "Dia benar. Osmond adalah Kite."
Tatapanku langsung saja beralih menatap Kite. Sepertinya iblis itu terkejut, namun hanya sesaat sebelum ekpresinya mendatar kembali.
__ADS_1
POV End~