
Setelah kematianku yang ketiga kalinya, aku kembali hidup berkali kali. Entah itu di tubuh bayi yang baru lahir ataupun tubuh seseorang. Identitas, fisik, ekonomi, keadaan, iblis sekitar, suasana, semuanya benar benar berbeda. Setiap aku bereinkarnasi, maka apa yang terjadi padaku pun berbeda.
Aku merasakan banyak keadaan. Namun hampir semua reinkarnasi yang terjadi padaku, selalu berakhir dengan orang yang kusayangi mati. Berkali kali aku harus merasakan kehilangan dan rasa sakit. Aku.. Tidak mau terus seperti ini. Berkali kali aku bunuh diri, namun kembali hidup di tubuh lain.
Walaupun aku sudah berlatih untuk bertarung, namun aku tetap saja tidak bisa melindungi orang yang kusayangi. Ayah, ibu, kakak, adik, keponakan, saudara, teman, bahkan di salah satu kehidupan aku memiliki kekasih. Kami hampir menikah, namun kemudian aku menemukannya bersama dengan pria lain.
Hatiku begitu sakit. Kenapa hal seperti ini terus terjadi? Kenapa rasa sakit ini tidak pernah berakhir? Kenapa aku tidak mati? Aku tidak ingin hidup dengan semua penderitaan ini. Aku lelah! Aku ingin mati, namun kematian tidak menginginkanku. Kini aku berpikir, sebenarnya apa kesalahan yang pernah kuperbuat hingga kutukan reinkarnasi ini tidak pernah berakhir? Rasanya aku mulai gila!
Aku dibuat pusing oleh keadaanku. Awalnya aku merasa sedikit bersyukur karena hidup kembali ke dunia, tapi kehidupanku tidak pernah berjalan dengan baik! Semua orang yang ingin kulindungi sebagian besar mati! Orang yang kusayangi meninggalkanku. Orang yang ku cintai bermain bersama pria lain.
Apa lagi yang takdir inginkan dariku?! Apa kesengsaraanku selama reinkarnasi ini tidak memuaskan?! Apa takdir masih ingin mempermainkanku lebih dari ini?!
Percuma.. Percuma aku mati. Aku tetap akan hidup kembali. Hidupku akan terus seperti ini. Kehidupan yang terus berulang tanpa membiarkanku untuk istirahat selamanya dari dunia. Hahaha.. Kenapa takdir begitu kejam padaku?!
Sejak kematian dari orang orang yang kusayangi semakin banyak, aku kini memutuskan untuk tidak membuka hatiku pada siapapun. Aku tidak mau berhubungan dengan siapapun. Aku tidak mau mengalami rasa sakit itu untuk kesekian kalinya. Sudah cukup.. Ini sudah cukup. Aku tidak mau terus seperti ini. Aku akan mencari cara untuk bisa mati. Benar benar mati.. Pergi dari dunia.
Aku membenci dunia ini. Aku membenci kehidupan. Aku benci pada takdir yang begitu jahat padaku. Aku benci.. Dengan perasaanku sendiri.
Mulai sejak itu, aku berlatih dengan begitu giat untuk bisa menjadi kuat. Kini tujuanku untuk menjadi kuat bukan lagi untuk iblis lain, melainkan diriku sendiri. Aku akan menjadi kuat untuk diriku. Karena hanya diriku sendiri yang akan menemani selama reinkarnasi terjadi padaku. Aku hanya akan mempercayai diriku sendiri.
Semakin banyak kehidupan yang kujalani, maka semakin banyak pula ingatanku yang memudar. Aku tidak bisa mengingat semua yang terjadi padaku sebelumnya dengan jelas. Aku bahkan banyak melupakan orang orang yang sebelumnya kusayangi. Namun aku tidak begitu memikirkannya. Lagi pula, masa lalu adalah masa lalu. Aku tidak perlu mengingatnya.
Di beberapa kehidupan, aku sempat mendapatkan sebuah kemampuan. Bahkan walau aku belum mencapai kekuatan tertinggi, namun aku bisa mendapatkannya. Ini seperti kemampuan sejak lahir. Padahal biasanya, iblis bisa mendapat kemampuan jika dia kuat. Tapi tidak denganku.
__ADS_1
Kemampuan sebelumnya yang kumiliki adalah menggerakkan benda tanpa menyentuhnya, lalu di kehidupan lain yang kuterima adalah kemampuan berteleportasi, dilanjut kemampuan membaca pikiran, kemampuan mengendalikan mayat, kemampuan bergerak cepat, kemampuan gravitasi, kemampuan tidak terlihat, kemampuan tembus pandang, kemampuan manipulasi darah, lalu yang paling menakjubkan dari semua kemampuan yang pernah kudapat adalah kemampuan untuk menciptakan 'boneka hidup'.
Aku berkali kali bereksperimen menciptakan boneka hidup. Aku menggunakan organ organ yang dimiliki iblis lain dan memasukkannya ke sebuah boneka seukuran dengan tubuh iblis. Aku tidak lagi takut untuk menghabisi iblis lain setelah mendapat banyak pengalaman dari kehidupan kehidupan sebelumnya. Aku benar benar tidak akan ragu untuk membunuh ataupun menyiksa mereka. Sudah sekitar 50 kali aku bereinkarnasi dan banyak pengalaman yang kualami.
Bahkan di salah satu reinkarnasi, aku pernah menjadi putra mahkota dari seorang Raja iblis. Aku juga sempat menjadi Raja dan menciptakan sejarah besar karena kekuatanku.
Semua boneka hidup yang kuciptakan selalu memiliki pergerakan tubuh yang sama. Mereka harus kukendalikan terus menerus agar bisa bergerak. Aku tidak puas dengan itu. Aku ingin lebih dari ini.
Kemampuanku adalah menciptakan boneka hidup, bukankah seharusnya bisa membuatnya benar benar hidup? Jika aku menggerakkannya seperti ini, maka tidak bisa dibilang hidup. Apalagi, boneka boneka yang kuciptakan tidak bisa berbicara. Aku harus mengembangkannya.
Mungkin akan membutuhkan waktu lama, karena jika mudah dilakukan tanpa kemampuan sepertiku, maka sudah pasti semua iblis akan bisa membuatnya. Aku hanya harus berusaha lebih keras lagi.
Banyak waktu berlalu di kehidupanku kali ini. Namun di kehidupan sekarang, aku tidak memiliki keluarga. Aku hidup sendiri tanpa tujuan. Mungkin ini lebih baik jika dibanding harus merasakan iblis yang disayangi mati.
Setelah sekian lama berekspresimen menciptakan boneka hidup, akhirnya aku bisa menciptakan sebuah boneka yang benar benar hidup. Aku menggunakan tubuh iblis, lalu memasukkan organ dalam iblis lain ke dalamnya. Aku menggunakan kekuatanku untuk menghidupkan boneka itu.
Setelah sekian lama, aku bisa merasakan kepuasan di dalam diriku lagi. Melihat boneka hidup yang kuciptakan sesuai dengan apa yang kuinginkan, aku merasa sedikit senang.
Dia adalah boneka hidup yang dapat bergerak tanpa kukendalikan. Dia bahkan bisa berbicara. Dia dapat berpikir, dapat berkomunikasi, dapat menunjukkan raut wajah beragam, karakter, dan dia pun memiliki perasaan yang kini tidak kumiliki lagi. Lebih mengagumkannya, dia dapat berkembang dalam hal kekuatan.
Karakter baik yang dia miliki membuatku teringat dengan potongan masa lalu yang tanpa sengaja kuingat. Dia mirip denganku dulu.
Boneka hidup itu pun kuberikan nama Need. Aku tidak pandai memberi nama, jadi aku hanya mengucapkannya dengan asal. Tapi boneka itu menerima nama yang kuberikan.
__ADS_1
Dia begitu sempurna. Kekurangannya hanya satu, dia tidak menuruti semua ucapanku. Karena dia bisa berpikir, dia memiliki keinginan nya sendiri. Jika apa yang kuperintahkan tidak disukainya, maka dia tidak akan mau melakukannya.
Namun, itu saja sudah cukup. Kekurangan itu membuatnya benar benar seperti 'hidup'. Dia tidak tahu jika aku adalah penciptanya, dia juga menganggap dirinya adalah makhluk hidup, bukan boneka ciptaan. Benar benar bodoh.
Aku ingin mencoba membuat boneka seperti itu lagi, namun aku gagal. Aku tidak pernah bisa menciptakan boneka lain yang sama seperti dirinya. Entah kenapa, namun semua percobaanku selalu gagal dan berakhir dengan hasil yang sama seperti aku memulai.
Saat aku ingin terus mencobanya lagi, prajurit kekaisaran menangkapku dan membunuhku. Mereka sudah tahu tentang percobaanku yang melibatkan rakyatnya. Karena itulah, mereka mencariku dan membunuhku di tempat. Aku tidak bisa banyak melawan, karena di kehidupan ini, aku tidak memiliki banyak kekuatan bertarung. Sedangkan lawanku sangat banyak.
Pada hari itu, aku mati di kediamanku sendiri. Untungnya bonekaku sedang tidak berada di sini, jadi para prajurit bodoh itu tidak menghancurkannya.
Sudah kuduga jika aku akan bereinkarnasi kembali setelah kematian. Namun di reinkarnasiku kali ini, aku tidak menyangka bisa mendapatkan semua kekuatan yang kumiliki sebelumnya. Semua kekuatan itu bercampur dan menjadi sangat kuat. Bahkan semua kemampuan yang sebelumnya pernah kumiliki bisa kugunakan.
Mulai dari sini 'lah aku mulai memiliki ide untuk menghancurkan dunia ini. Jika aku tidak bisa mati, maka akan kuhancurkan tempatku bereinkarnasi. Jika tidak ada dunia ini, aku pasti bisa mati. Aku tidak akan bereinkarnasi lagi. Kehidupanku yang terkutuk pun akan segera berakhir.
Aku yang merupakan anak bangsawan, diakui oleh banyak rakyat untuk menjadi penerus Raja iblis karena kekuatanku yang besar. Lalu Raja iblis sebelumnya pun memberikan posisinya padaku hingga akhirnya aku resmi diangkat menjadi Raja.
Dibalik dari menyerahkan posisinya itu padaku, Raja iblis sempat berusaha membunuhku dengan menggunakan bawahannya secara diam diam. Bahkan dia sampai turun tangan sendiri.
Namun... Usahanya sia sia. Dia tidak bisa membunuhku, aku terlalu kuat untuk dirinya lawan. Karena itulah, dia akhirnya menyerahkan posisinya karena takut akan dibunuh olehku. Memang sampah!
Tapi biarlah, aku tidak peduli. Aku mulai menyusun rencana untuk menghancurkan dunia ini. Hingga suatu hari, aku.. Menanam bibit yang merupakan hasil percobaanku. Aku akan menciptakan pohon kehancuran untuk menghancurkan dunia ini!
Tidak hanya menggunakan rencana itu, aku pun memikirkan rencana lain, setelah tanpa sengaja.. Menemukan anak laki laki yang sedang sekarat di sebuah desa.
__ADS_1