
Setelah lama membaca, pada akhirnya Ash mengetahui sesuatu yang mengejutkan. Kertas ini bukan hanya selembar, tapi beberapa lembar dan berisi seperti buku harian singkat milik ayahnya.
Dari tulisan ini, ia jadi mengetahui tujuan asli kenapa Teddy begitu ingin menjadikan Rafa sebagai pemburu. Bukan karena pengakuannya selama ini yang mengatakan tertarik dengan kemampuan terpendam Rafa, melainkan karena ingin melindunginya dari dekat.
Teddy sebenarnya memiliki adik, namun berbeda ayah. Saat ibunya bercerai dengan ayahnya, ia mengikuti ibunya dan ibunya menikah kembali dengan pria lain setelah beberapa tahun bercerai. Saat itu Teddy masih berumur sekitar 10 tahun.
Walaupun dikatakan mengikuti ibunya, namun ia sering menemui ayahnya tanpa diketahui. Ia belajar menjadi pemburu iblis dari ayahnya. Lalu ketika dia berumur 12 tahun, ibunya melahirkan anak laki laki dari ayah barunya.
Teddy tidak menyukai ayah barunya. Karena dia adalah pria yang jahat. Ia selalu dipukuli oleh pria itu tanpa sepengetahuan ibunya. Ayah kandungnya tahu hal itu setelah melihat keadaan Teddy. Dia pun ingin Teddy tinggal dengannya. Namun, Teddy memilih untuk tetap dengan ibunya karena ingin melindunginya.
Namun, apa yang menjadi tujuannya tetap bersama ibunya akhirnya pupus setelah ibunya meninggal ketika telah melahirkan anak laki laki itu. Ia benci dengan anak itu karena merasa jika dia 'lah penyebab ibunya meninggal.
Tujuh tahun setelah kepergian ibunya, Teddy memilih tinggal bersama ayah kandungnya. Karena di rumah, ia diperlakukan sebagai pelayan. Bahkan mungkin pelayan lebih baik dibandingkan dirinya. Jika saja ayah tirinya itu tidak menghalanginya, maka sudah sejak dulu ia pergi. Ancaman dari pria itu yang selalu membuatnya takut. Ancaman akan membunuh ayah kandungnya. Itu yang membuatnya tetap tinggal.
Tapi adiknya yang baru 7 tahun malah mengikutinya. Ia juga diperlakukan sedikit kasar, walau merupakan anak kandung dari pria itu.
Tentunya Teddy tidak menginginkan jika adiknya ikut. Ia benci dengan anak itu. Bahkan ia selalu tidak mempedulikannya ketika di rumah. Tapi saat itu, mobil menabrak dirinya karena menyebrang sembarangan. Sedangkan mobil pergi meninggalkan Teddy dan saat itu tidak ada orang di sekitar.
Tempat yang sangat sepi, membuat tidak ada satu pun orang yang tahu dan menolong. Luka yang sangat parah di kepala karena benturan pada sisi jalan. Ajal hampir menghampiri. Namun adiknya malah memegangi tangannya dengan takut hingga bercucuran air mata.
Saat itu keajaiban terjadi. Luka parah yang hampir merenggut hidup Teddy pulih tanpa menyisakan bekas luka apapun. Pada awalnya Teddy tidak tahu apa yang terjadi dan berfikir itu adalah halusinasi walaupun darah di kepala dan baju menjadi bukti jika kecelakaan tadi memang'lah kenyataan.
__ADS_1
Tidak hanya sekali, kejadian itu kembali terjadi. Saat dirinya terjatuh dari tangga dan membuat kepalanya luka dengan lengan patah. Saat itu adiknya datang ketika ia hampir kehilangan kesadaran. Secara ajaib, luka itu menghilang tanpa bekas. Bahkan rasa sakitnya tidak bisa dirasakan lagi.
Ketika kedua kalinya, Teddy masih berfikir jika itu hanyalah kebetulan atau halusinasi. Jikalaupun itu adalah karena kekuatan seseorang, ia tidak pernah berpikir jika yang melakukannya adalah adiknya.
Mereka tinggal bersama ayah Teddy karena pada akhirnya adiknya tetap mau ikut bersamanya. Di sini mereka diperlakukan dengan baik dibandingkan oleh pria itu. Namun Teddy tetap saja tidak peduli pada adiknya.
Pada suatu hari, ketika Teddy berusia 22 tahun, ayah tirinya datang dan menghabisi ayah kandungnya. Ia menyaksikan sendiri bagaimana itu terjadi dan ia melihat dengan mata kepala sendiri jika ayah tirinya adalah seorang iblis, karena memiliki ciri ciri yang sama seperti yang pernah dijelaskan ayahnya.
Ia gentar ketika melihatnya. Namun ia tidak pergi. Ia melawan ayah tirinya dan membuatnya luka berat hingga dia mati dengan sendirinya karena kehabisan darah.
Ia pun terluka sama seriusnya. Bahkan ia bisa dikatakan seharusnya sudah mati. Tetapi lagi lagi keajaiban terjadi. Ia kembali hidup setelah merasakan kematian. Lalu orang pertama yang dilihat adalah adik laki lakinya yang bernama Noran.
Pada akhirnya mereka hanya tinggal berdua di sebuah kontrakan kecil. Ketika Teddy terluka, maka hal yang sama terjadi. Baik luka kecil sampai serius, ia selalu mendapat keajaiban. Kini Teddy berpikir jika itu bukan hanya kebetulan, melainkan karena adiknya.
Noran yang selama ini ia benci malah menyelamatkannya berkali kali. Bahkan ketika ia mati sekali, Noran yang sudah menyembuhkannya. Disaat ia membencinya, Noran malah menjadikannya sebagai sandaran dan menjadikannya orang yang berharga.
Mulai sejak Noran berusia 12 tahun, Teddy baru merawatnya dengan baik. Tidak seperti dulu yang selalu tidak peduli padanya.
Lalu ketika Teddy berusia 26 tahun, ia menikah dengan seorang gadis cantik bermata biru langit. Dia orang yang baik. Bahkan memperlakukan Noran seperti adiknya sendiri.
Setahun setengah kemudian, Teddy memiliki anak laki laki. Ia pun meminta Noran untuk memberikan nama. Adiknya bersemangat dan mulai memberikan nama nama aneh. Teddy menolaknya hingga ide terakhir Noran membuat Teddy menerimanya. Ash, itu adalah nama untuk anak pertamanya.
__ADS_1
Pada suatu malam, rumah kedatangan 3 orang asing. Awalnya Teddy berpikir jika mereka adalah pencuri. Tapi ternyata salah. Ketiga orang itu adalah iblis. Mereka ingin menghabisi penghuni rumah.
Teddy mencoba melawan ketiganya sekaligus dan melindungi istri serta anaknya dari serangan. Walaupun berhasil menghabisi ketiganya, namun.. Teddy terluka parah. Istrinya pun demikian. Anaknya bahkan meninggal. Ia tidak bisa melindungi keluarganya.
Saat itu lah, kebetulan adiknya berkunjung ke rumah. Keadaan yang sangat berantakan. Darah dimana mana. Walau sempat ketakutan, namun Noran langsung menghampiri Teddy dan menyembuhkannya. Tidak hanya dia, Noran pun menyembuhkan istrinya. Bahkan anaknya yang seharusnya sudah meninggal.
Istrinya tidak sadarkan diri dan anaknya dalam keadaan baik. Teddy bersyukur karena Noran datang pada saat yang tepat. Bahkan menyembuhkan mereka semua. Namun kebahagiaan itu menjadi pudar tatkala Noran berwajah pucat dan memuntahkan banyak darah.
Teddy begitu khawatir dan ingin membawanya ke rumah sakit. Namun yang dia dengar malah kata kata terakhir. Ucapan agar Teddy tidak sedih dan janji tentang dirinya yang akan kembali.
Di saat itu pula, Noran meninggal karena terlalu banyak menggunakan kekuatannya. Hidupnya begitu singkat. Ketika berumur 16 tahun, ia sudah meregang nyawa.
Janji Noran selalu dipegang oleh Teddy. Ia selalu menunggunya. Bahkan jika Noran kembali dalam identitas yang berbeda, maka ia akan melindunginya dari jauh.
Lalu hari itu pun datang. Ketika datang ke sekolah Katly, anak perempuannya, ia bertemu dengan pemuda yang begitu mirip dengan Noran. Bahkan sikapnya yang begitu tulus, sama seperti adiknya. Aura yang dia keluarkan pun sama. Nama pemuda itu adalah Rafa.
Mulai dari sana 'lah, Teddy berencana melindunginya. Ia percaya jika jiwa Rafa merupakan adiknya. Karena ia pun percaya dengan janji Noran yang akan kembali. Ia tidak akan melakukan kesalahan yang sama. Ia ingin bisa lebih sering bertemu dengan Rafa. Itulah yang menyebabkan ide menjadikan Rafa sebagai pemburu keluar.
Dengan melatihnya, maka ia bisa hampir setiap hari bersamanya. Ia bisa menghabiskan banyak waktu dengannya. Ini memang egois, tapi Teddy begitu takut jika hal yang sama terjadi kembali. Ia ingin melindungi Rafa yang ia percaya sebagai reinkarnasi dari Noran.
Memang benar, penyesalan selalu datang di akhir. Ia yang selalu menyia nyiakan kehadiran Noran kini malah begitu mengkhawatirkannya. Ia bisa dekat dengan Noran hanya beberapa tahun sebelum akhirnya Noran mati. Ia begitu kehilangan dan merasa bersalah. Tapi meratapi orang yang sudah mati, tidak akan mengubah apapun.
__ADS_1