Bunda Untuk Cilla

Bunda Untuk Cilla
Ngajar


__ADS_3

Hari ini proses belajar mengajar di mulai, setiap kelas terdiri dari 10 anak dan 2 pengajar. Cilla berada di kelas Matahari dimana Sarah dan Sita yang mengajarnya.


"Ok anak-anak bisa lihat ke depan, lihat nih ibu punya apa? coba tebak gambar binatang apa yang ibu pegang? Yang tahu jawabannya angkat tangan yah" Sarah menganggat satu gambar binatang di tangannya dan menunjukannya pada anak-anak.


"Ayo anak-anak ada yang bisa jawab, angkat tangannya" Lanjut Sita yang duduk di antara anak-anak.


"Aku" "Aku" "Aku" "Aku" "Aku" Riuh suara anak-anak mengangkat tangan mereka.


"Ok... coba Diandra, apa jawabannya?" Sarah menunjuk satu anak.


"Ayam bu" jawab Diandra teriak.


"Kurang tepat" balas Sarah ..


"Ok sekarang Kevin. Jawaban nya apa kevin?" tanya Sarah..


"Bebek" jawab kevin antusias.


"Betul, kevin benar " Sarang tepuk tangan di lanjut dengan anak-anak juga bertepuk tangan.


"Ok ibu ganti yah, kalo ini apa?" Sarah mengnggat lagi gambar binatang di tangannya.


"aku" Cilla mengangkat tangannya antusias.

__ADS_1


"Ok Cilla apa jawabannya?" tanya Sarah.


"Itu ayah" jawab Cilla, semua terlihat terdiam bingung.


"Kok ayah sih Cilla" Sarah bingung atas jawaban Cilla.


"Iya ayah, soalnya kalau marah serem kayak harimau" Cilla menjawab sekenanya dengan suara khas anak kecil yang terbata-bata sambil memeragakan suara auman harimau.


Semua yang mendengarnya langsung tertawa sehingga kelas menjadi riuh.


"Bener banget, anaknya aja bilang serem, ternyata memang dia nyeremin, songong pula. Nyebelin banget" batin sarah mengiyakan apa yang Cilla katakan.


Sita beranjak dari duduknya menuju ke deoan kelas. "Ok anak-anak sekarang waktunya kita belajar berhitung, Ok siapa yang tahu jawabannya angkat tangan yah" Sita melanjutkan pengajarannya dan Sarah membantu anak-anak untuk berhitung, hingga jam pelajaran pun selesai. Anak-anak satu persatu mulai meninggalkan kelasnya di jemput oleh orangtua atau pengasuhnya masing-masing.


Suara ponsel Sarah berdering di lihat ada pesan dari Martin.


"Sore sayang, aku senggang nih, udah selesai kan ngaja nya?" Martin


"Udah sayang" Sarah


"Yaudah aku jemput sekarang yah? Kita kencan hari ini 💕" Martin


"Ok sayang, aku tunggu" Sarah

__ADS_1


Sarah tersenyum senang sambil menatap layar ponselnya.


"Sarah, aku pulang duluan yah" sapa Sita lalu pergi meninggalkan Sarah.


Setengah jam menunggu akhirnya Martin sampai sekolah, Sarah yang melihatnya langsung sedikit berlari ke arah Martin dan langsung memeluknya. Martin membukakan pintu mobilnya lalu Sarah masuk dan Martin pun kesisi lain masuk Mobilnya lalu melajukan mobilnya ke suatu tempat.


Sampailah di sebuah restoran mewah yang cukup romantis untuk makan malam sepasang kekasih. Martin sudah terlebih dahulu memesan tampat untuk mereka berdua, memilih tempat yang dekat jendela untuk menikmati pemandangan malam di luar sana.


"Kamu mau pesan apa sayang" Martin memegang buku menu yang di kasih pelayan.


"Aku ngikut aja apa yang mas pesan" jawab Sarah tersenyum.


"Ok, aku pesan ini, ini dan minumnya ini" ucap Martin kepada pelayan.


"Baik pak, di tunggu pesanannya" pelayan berlalu dari tempat duduk mereka.


"Mas pesan di tempat mewah kayak gini, apa gak terlalu gimana gitu!!" Sarah mengedarkan pandangannya ke seluruh isi restoran tersebut. Dia terpaku pada satu meja yang ternyata di sana ada Hardi yang duduk bersama beberapa orang yang serius membahas sesuatu.


"Demi kamu gak masalah" jawab Martin.


"Sayang... Sayang.. Hei kenapa? Ada apa?" Martin melihat Sarah terdiam tidak mendengarkan perkataannya.


"ah... eh.. itu.. Gak apa-apa sayang" Sarah tersadar dari diamnya.

__ADS_1


Tak lama pesanan mereka datang, Sarah dan Martin menyantap hidangan di hadapannya. Mereka mengobrol apapun layaknya sepasang kekasih, bercanda dan tertawa. Tanpa mereka sadari, Hardi melihat mereka dari jauh sedikit terpaku, lalu Hardi kembali melanjutkan Meetingnya.


__ADS_2