
Naya mengurung dirinya didalam kamar , dia tak mengubris ocehan Leonel kakanya . Tangisan gadis imut yang dipangil Celine oleh Hilman terlihat masih belia tadi tergiang ditelinganya , dia kalut apalagi saat dia menendang dia melihat sebuah tropy mengelinding di kaki nya disana tertulis juara satu pidato bahas inggris tingkat sma.
“ jika memang benar mereka bersaudara , aku lah yang salah paham “ gumam Naya .
Kembali dia menatap handphonenya , mengulir pesan yang pernah dikirim Hilman beberapa waktu yang lalu , dari sebanyak itu tak satupun dia balas bahkan sejak kemaren dia memblok nomor Hilman .
“ aku salah , aku harus minta maaf , ya minta maaf “
Saat Naya ingin menelpon Hilman dia kembali ragu , takut kalau Hilman tidak mau mengankat telponya atau memblok nomornya .
Sementara diruang tengah
“ kenapa papa setega itu pada Naya pa “ Leonel yang tidak tahu jika Kanaya sudah menikah memarahi orang tuanya .
“ papa ngak punya pilihan El , kamu mau perusahaan papa diambil alih sama keluarga Howart “ Gilbert yang memiliki temperamen tak mau kalah dengan anaknya .
“ ya kan ngak gini caranya “
“ terus gimana , nunggu aib adikmu tersebar kemana mana “ bentak Gilbert .
“ tapi kenapa bawa bawa Alicya pa , apa papa ingin putri papa dimadu “.
“ Naya sendiri yang minta Hilman menikahi Al , mereka diperkosa El seandainya ada benih yang hidup diperut mereka siapa yang mau kamu salahin, kamu tahu sendiri keluarga Howart mengincar bisnis papa dari dulu dan kamu pengen ngancurin adik kamu pada bajingan itu “ Gilbert tak takhan mengungkapkan sumpah serapahnya , Kanaya mengenal Caesar karna Leonel yang sengaja menjodohkan mereka setahun yang lalu tanpa sepengetahuan Gilbert.
__ADS_1
“ kau yang seharusnya mengantikan papa tapi apa kerja mu lebih memilih kabur tak jelas “
“ tapi aku juga pengen sukses dari hasil jerih payah ku sendiri “
“ mana buktinya , jangan bisanya Cuma ngomong “
Leonel diam tak bisa lagi dia membantah perkataan papanya.
. .
Wajah Naya terlihat kusam karna dia kurang tidur , setelah lama menatap wajahnya dicermin dan memastikan dia memutuskan untuk ke kantor , jika dirumah ingatanya terhadap Hilman sering muncul .
“ pa ma , N aya pergi dulu “ dia mencium tangan papa dan mamanya , membuat Gilbert dan Sury terkejut , selama ini Naya tidak pernah melakukanya bahkan setelah menikah .
“ Al “ gumam Sury saat melihat Naya pergi , dia begitu rindu dengan pembantu yang selama ini dia angap sebagai anak sendiri , anak yang rajin , patuh , bahkan hari hari Sury lebih banyak dihabiskanya dengan Al dibandingkan Naya.
“ Buk ada tamu “ Cintya masuk keruangan Naya tiduran disofa dia masih mengantuk akibat semalam tak bisa tidur.
“ siapa “
“ manager showroom mobil mobil “
Cintya memijit bahu Naya , sifat keibuannya membuat Naya nyaman walapun dia sering memarahi Cintya ataupun karyawan lain, tapi disaat senang Naya rela mentraktir seluruh karyawannya.
__ADS_1
Cintya akhirnya tahu kalau pria yang memberikan dia makan siang kemaren adalah pacar Naya , begitulah sebagian para reception menyebutnya , karna setiap jam makan siang Hilman datang dan melebihkan untuk mereka , Hilman juga murah senyum dan ramah.
“ katakan ke mereka , kita tidak membeli mobil “
“ bukan bu katanya pesanan untuk ibuk sudah datang dan sudah dibayar cash “ Jelas Cintya yang membuat Naya bangun .
“ dari siapa “
“ sales nya tidak bilang buk , katanya ibuk Cuma perlu tanda tangan berkasnya , mobil nya juga ada dibawah , mobil mewah cantik buk “ puji Cintya .
“ baiklah “ Naya merapikan penampilanya dan memoles wajahnya agar terlihat segar .
“ Suruh dia masuk”
Cintya kembali keluar seorang pria dan dua sales wanita dibelakang membawa sebuah box
“ selamat ulang tahun buk Kanaya , semoga panjang umur , sukses selalu “ sang sales wanita showroom membawakan kue yang sudah di pasangi lilin dan serta sang asisten manager showroom menyerahkan sebuah bucket bunga tulip pink pada Naya.
Naya terdiam tak memperlihatkan ekpresi terkejut atau sedih .
“ buk “ Cintya mengejutkan lamunan Naya .
__ADS_1
“ Tya ini hari ulang tahunku kan “ Naya memastikan , apa dia bermimpi .
“ Iya buk sekarang hari ulang tahun ibuk ”