
Para kerabat sudah pulang kerumah masing masing , tinggal tuan rumah dan pengawal yang masih berjaga di posisinya . Naya juga sudah kembali kekamarnya sedangkan Hilman sekarang sedang duduk berhadapan dengan Gilbert dan Sury di ruang kerja . , hiasan rumah masih seperti sesia kala.
“ ada satu hal lagi yang ingin kami bahas dengan Nak Hilman “ ujar Gilbert .
“ silahkan pak “
“ maafkan kami karna terlalu egois memaksakan kehendak kami dan maafkan jika seandainya kami berbuat salah “
Gilbert membuang muka menatap ke halaman , gerimis mulai turun membasahi bumi.
“ Lupakan pak yang berlalu biarkan berlalu , mari kita memandang kedepan tanpa mengungkit masa lalu “ terdengar kata sopan dari mulut Hilman .
“ ada satu hal lagi yang kami pinta pada Nak Hilman, nikahi Alicya kami tak ingin mengecewakanya “
“ tapi pak , saya baru saja menikahi anak bapak , haram hukum nya menikahi dua saudara kandung “
dia terperanjat mendengar penuturan Gilbert , ada sara tak percaya dengan apa yang didengarnya .
__ADS_1
“ mereka bukan saudara kandung nak meski begitu kami telah mengangap Alicya seperti anak kami , dialah yang paling menderita disini , maafkan keegoisan kami karna lebih mementingkan keluarga ini dari yang lain namun percayalah tak ada maksud kami mempermainkan Nak Hilman” jelas Sury serak , dia tahu permintaan ini sangat sulit diterima dengan nalar .
Hilman tak bisa berkata kata dari awal dia menyangka akan menikahi Alicya karna dia tahu Alicya lah korban sebenarnya dan Naya belum sempat terjamah oleh Caesar luarnya saja sempat dijamah , walaupun Caesar sempat melepaskan seluruh kainya dan sempat menindih Kanaya namun perlawanan Kanaya membuatnya yakin jika gadis itu belum ternodai.
“ bagai mana mungkin pak , buk saya harus menikahi dua wanita sekaligus “ Hilman binggung sekarang karna bagaimanapun juga dia sebelumnya sudah memantapkan hatinya menikah karna Alicya.
“ mereka sama sama sudah menyetujui nak , tinggal keredaan kamu untuk menjalankanya “
“Tok Tok Tok “
“permisi tuan petugasnya sudah datang” Johan muncul dari balim pintu sebelun Hilman menjawab perkataan Gilbert.
Hilman tak tahu harus berbuat apa lagi , baru beberapa jam yang lalu dia menikah dengan seorang gadis yang tidak dikenalnya dan sebentar lagi dia harus mengucapkan janji suci pernikahan untuk memiliki istri kedua .
Alicya sudah sampai dan duduk disebelah Hilman , dia memberanikan melirik sekilas memastikan kalau yang disebelahnya memang Alicya.
Alicya yang merasa ditatap Hilman mengangukan kepalanya .
__ADS_1
“ tunggu halal baru kamu pandangi istri mu “ seloroh petugas .
Gilbert dan Johan menjadi saksi sedangkan para pengawal yang lain dan pembantu duduk dibelakang pengantin , pernikahan diadakan di ruang kerja Gilbert , waktu sudah menunjukan pukul dua belasalam , sebenarnya petugas pernikahan awalnya menolak permintaan keluarga Gilbert karna benerapa permintaan aneh termasuk jam pernikahan yang harus dilakukan dini hari , namun penjelasan masuk akal diterima apalagi semua berkas sudah lengkap dan resmi secara agama dan pemerintah .
Apa yang dirasakan Hilman saat ini sama juga dengan yang dirasakan Sury , dia tak tega kalau harus berbagi suami .
Hilman menundukan kepalanya meyakinkan hati memastikan pilihan ini memang yang terbaik untuk mereka .
“saya nikahkan dan kawinkan engkau dengan Alcya binti Syamsul Bahri yang dipercayakan kepada saya sebagai wali hakim dengan mahar sebuah kalung emas seberat lima gram dibayar tunai. "
“ saya terima nikah dan kawinnya Alicya binti Syamsul Bahri yang walinya dipercayakan kepada bapak dengan mahar tersebut diatas dibayar tunai "
suara Hilman terdengar serak tertahan .
“ bagai mana saksi “
“ Sah “
__ADS_1
serempak .