
“ kamu boleh menyalahkan aku akan semua kekacauan ini , tapi ingat satu hal ngak setitik pun aku makan hasil keringat mu “
“ dan ingat , aku ngak pernah membatasi hidup kamu dirumah ataupun diluar , sedangkan kamu apa yang kamu lakukan , membiarkan tubuhmu dipeluk laki laki lain sedangkan aku suami mu yang sah kamu larang “
cukup bagi Hilman menerima perlakuan Naya apalagi dia juga menyakiti Al yang tak tahu apa apa.
“ ingay Hilman pernikahan kita hanya kontrak “ jawab Naya keras.
“ benar tapi kamu juga harus ingat janjimu untuk menghargai status mu selama kontrak “ Hilman menyerang tepat .
“ kamu menyalahkan ku “
“ jadi aku yang salah , aku yang datang terlalu cepat sehingga kalian bisa melakukan keinginan kalian “
suara hilman lembut .
“ cukup Hill kamu jangan memojokan ku terus “ bentak Naya tak mau kalah .
“ oke aku yang salah “
“ iya kalian berdua yang salah “ jawab Naya lagi .
“ kamu lucu Nay , kamu hanya melampiaskan kesalahan mu pada orang lain “
“ Salahin aku terus , disaat aku capek cariin kamu kamu malah enak enakan sama dia , kamu juga Al “
__ADS_1
“ Nay kamu masih belum ngerti , dia nelpon aku saat mendapat nomor ku dari temannya sedangkan kamu , sok sibuk mencari ku padahal kamu tinggal telpon , apa sih susahnya tingal mencet benda itu doang “
“ seharusnya kamu yang nelpon aku kamu kan laki laki “ Naya tak mau mengalah .
“ ok aku yang salah, maaf kalo aku salah “ Hilman memilih tak berdebat lagi dia sadar bagaimana kerasnya Naya dan tak pernah menerima disalahan
“ pergi kalian dari rumah ini “
“ oke kami akan pergi , tapi sebelum itu apa kamu tak merasa bersalah melakukan semua ini pada ku dan Al “ ujar Hilman lembut .
“ tidak , kalian lah yang salah , pergi “ Naya menunjuk dengan tangan kirinya kearah Hilman .
“ baik kami pergi “
Hilman menatap sekali lagi wajah Naya tapi Nay malah memalingkan wajah ya , Alicya berdiri kaku didepan pintu kamar , Hilman membimbing kekamar .
“ malam ini kita tidur di tempatku ya“ bujuk Hilman karna Al masih menangis .
“ tapi nona Naya “
“ biar dia tenang dulu , setelah tenang kita bisa bicara baik baik , selama kita masih disini , kita pasti akan seperti ini “
Alicya mengangukan kepala tanda setuju.
Gilbert terlonjak mendengar teriakan Naya dari lantai atas disusul tangisan Alicya , karna takut terjadi apa apa dia bergegas , sampai diujung tangga terlihat Hilman sedang berusaha menenangkan mereka.
__ADS_1
Sury terkejut melihat Hilman dan Alicya turun membawa koper
“ kemana kalian “ Sury terkejut ditambah melihat pipi Alicya memerah .
“ maaf ma , malam ini kami tidur diluar , biarkan Naya tenang dulu “ Hilman hanya menjelaskan singkat karna dia tahu saat Naya mengamuk tadi Gilbert dan Sury sudah berada dilantai atas jadi tak perlu menjelaskan keseluruhan .
“ tapi kalian , apa sudah bicara baik baik “ terdengar nada pasrah.
“ sudah ma , biarkan kami tenang dahulu dan saling introvesi diri , setelah tenang kami pasti bicara “
“ ya sudah mama tidak bisa menahanmu , mama harap hubungan kalian kembali baik “
“ iya ma terima kasih”
“ kami permisi dulu “
Hilman dan Alicya mencium tangan Sury kemudian baru pergi , tak ada Gilbert
..
Naya termenung di samping ranjang nya , kaki nya tak kuat menahan beban perasan yang sangat sulit dia artikan , sesekali dari bibirnya terdengar tangisan tertahan .
“ sayang “ sury memeluk putri bungsunya
“ ma , aku ngak salah ma , kenapa “ tangisan Naya kembali mengema , Sury bisa berkata kata dia hanya bisa memeluk dan memberi sandaran .
__ADS_1
“ kamu tenang sayang , kamu tenangin diri kamu dulu , setelah itu bicarakan baik baiknya sayang “