
" hajar dia Mason , aku ingin dia berlutut " Eliot merasa aman , emosinya kembali naik melihat pengawal kepercayaan ayahnya datang.
" sabar anak muda, kau telah menghajar anak buahku takkan kubiarkan bertindak lebih dari ini " ancam Mason memperlihatkan gigi emas dengan tinggi sepadan dia menghalangi gerakan pria berambut merah.
" sepertinya berita yang kudengar , Blood Diamond sudah berada di Paradise"
Mata Mason nyalang , dia tak menyangka ada orang yang mengenali dirinya , suara itu berasal dari belakang Zola .
" karna kamu mengetahui siapa aku , lebih baik kalian berlutut , menampar wajah kalian tiga kali dan meminta maaf aku pastikan kalian aman keluar dari sini " Mason merasa dirinya begitu tinggi.
" haha mimpimu tinggi sekali Mason , seharusnya sebelum datang ke Paradise kau harus tahu ada apa disini , pulanglah kenegara asal mu renunggi nasibmu "
Telinga Mason memerah , dia tak terima direndahkan seperti ini de kota sekecil Paradise city , dengan kekuatannya tak butuh waktu lama banginya menggulingkan kekuatan kota ini .
" omonganmu cukup bernyali , sepertinya kau tidak tahu apa itu blood diamond dan siapa diriku , aku jendral kiri blood diamond nyawa orang seperti kalian tak ada harganya di mataku "
Para staf StoneE ketakutan , walau tidak terlalu mengerti apa yang sedang dibahas namun melihat tatapan Mason mereka paham pria itu bukanlah orang baik baik.
" ya sepertinya kau tak pernah belajar , beberapa hari yang lalu Skull di binasakan , kelihatannya Blood Diamond ingin senasib dengan mereka " Jordi berjalan santai , dengan menghembuskan asap dari isapan Vape ke atas .
" hahaha kalian samakan aku dengan grup lemahbitu " meremehkan .
" kamu ingin seperti apa , aku atau dia " Jodri sudah berada di sebelah Zola .
" bos aku belum puas bersenang senang " sela nya.
" aku juga ingin bersenang semang , biarkan dia memilih "
__ADS_1
" ngak aku dulu tanganku masih gatal" suara Zola tinggi .
Perdebatan dua orang ini tak memperdulikan keberadaan Mason yang menatap penuh amarah .
" dasar bajingan sinting , maju kalian berdua , biar kupotong potong beberapa bagian"
Mason langsung menyerang Zola , pria itu melihat Zola sedang menurunkan pertahanannya .
" brak "
" duk "
" dak"
Walau tanpa melihat tiga serangan Mason dapat ditangkis sempurna oleh Zola.
" liat kan bos , aku yang bermain dulu " seringainya mencemooh Jordi.
Jordi kembali duduk membiarkan Zola bertarung dengan Mason. sebenarnya Jordi sengaja memancing emosi mason , dia tahu Zola bukan tipe pria penurut kalau tentang perkelahian.
" hahaha bos , jangan lupa traktirannya " berteriak dengan bangga .
" dasar sialan kalian meremehkan ku "
Amarah mason meninggi , serangan diayunkan sekuat tenaga ke titik vital Zola , serangan itu hanya membuat Zola mundur beberapa langkah namun tidak terlalu berbahaya .
" kelihatannya kau cukup menghiburku "
__ADS_1
" bajingan "
kembali Mason menyerang namu kali ini setiap serangannya dipatahkan oleh Zola , bagi orang awam gerakan Mason jelas terlalu cepat dan tak bisa diikuti dengan mata mereka tapi bagi Zola gerakan Mason terkesan lambat dan.
" Brakkk"
" aduh "
erangan Mason yang tiba tiba membentur dinding , tidak ada yang menyadari jika pukulan Zola tepat mendarat di dada Mason , tenaganya bisa membuat pria itu terbang sejauh empat meter lalu memuntahkan seteguk darah .
" ah percuma masih lemah " Zola mengibarkan tangannya denga raut penuh kekecewaan.
Mason menatap tak percaya matanya seketika saya , kakinya gemetar danbtak sangup menopang tubuhnya unruk berdiri , jelas tenaga Zola berkali lipat lebih kuat dibamding tenaganya , dia orang dengan peringkat sepuluh terkuat di Blood diamond , kekuatannya setera dengan lima puluh orang dan selarangbharua terkapar tak berdaya menghadapi seorang yang tak dikenal , jelas pria seperti Zola pasti berasal dari skuad elit yang kekuatannya melebihi orang terpenting di Blood Diamnod , dia kehilangan nyali untik melanjutkan pertarungan .
Elliot yang melihat hanya bisa terpaku melihat pengawal pribadinya terkapar tak berdaya .
" pulanglah ke kandang mu kuberi waktu sampai besok siang , jika masih ada orang orang Blood Diamond di kita ini berdoalah kaluan bisa menemukan jasadnya , Jordi memberi peringatan .
" dan kau , katakan pada ayah mu kekacauan ini harus dia tanggung secepatnya " menunjuk Elliot yang tak bergerak sedikitpun..
" ii iya akan ku sampaikan " pria yang tadi sangat arogan sekerang seperti anj**k yang menyembunyikan ekornya disela kaki ,mereka pergi dengan kepala tertunduk.
" baru saja dibahas mereka membuat ulah " erang Miriam yang sedari tadi tak terganggu keributan.
" baiklah semuanya masih ada waktu satu jam lagi , silahkan lanjutkan hiburannya " sela Jordi memecahkan kekakuan .
" baik bos "
__ADS_1
" lanjut"
sorak mereka penuh gembira, melihat kejadian tadi , mereka yakin jika keselamatan hidup mereka semakin terjaga apalagi orang orang disekeliling bos besar sangat kuat dan berani .