
“ dimana keluarga kamu “
“ masih dirumah bunda , tadi kami dari Mansion “
Kanaya mengutuk dirinya karna menolak membujuk Papa dan mamanya bertemu mertua , bahkan Saat Papanya menolak dia juga mengiyakan , seandainya jika dia tahu kalau orang tua Hilman adalah Natasya dari keluarga Crowsford papanya pasti bergegas kesini merengkakpum pasti dia mau .
“ istrimu yang satu lagi mana “ Natasya memang orangnya blak blakan dia sudah mengetahui jika Hilman langsung menikahi dua wanita sekaligus bahkan alasan mengapa mereka menikah sudah diketahui
“ Alicya sakit bunda , tadi langsung pulang , makanya ngak datang lesini “ jelas Hill, Naya hanya senyum mengangukan kepala , ssenenarnya hatinya terasa tertusuk saat Natasya bertanya.
“ ya sudah , sekarang kita pulang , suruh mertuamu datang kemansion"
Natasya melangkah lebih dulu keluar diikuti Ray , Vila dan sekretarisnya.
“ selamat bro , ngak nyangka gue lo lebih dulu dari kita kita “ Zack merangkul bahu Hilman.
“ Rezeki bro , kalo lu mau nyusul langkahi dulu tu perjaka tua itu “ Hilman menunjuk Jordi yang dari tadi betah menempel disisi Miriam.
“ perjaka tua itu ngak usah ditunggu , sampe lapuk juga ngak bakalan “ balas Zack , dia juga tahu kalau abangnya cinta mati pada Miriam namun Miriam masih mengantungnya.
“ ape lo bilang “ sambil menjitak kepala Zack .
“ segitunya bang , no mbak Miriamnya diajak kepelaminan bukan diajak cengegesan “ canda Zack . .
__ADS_1
..
Hilma panik karna Alicya ternyata tidak ada dirumah , wong yang menjaga gerbang tidak mendapati Al pulang , sebentar lagi hari mulai malam sedangkan seluruh keluarga sudah berkumpul di ruang tamu .
Didy yang mencari ke apartemen juga tak menemukan , bahkan tidak ada barang yang dibawa .
Gilbert dan Sury terlihat lebih banyak menundukan kepalanya , sama seperti Naya tadi siang , dia tak menyangka jika menantunya termasuk keluarga terpandang , untuk ukuran paradise City keluarga crowsfort termasuk keluarga teratas bersanding dengan keluarga Gamawan .
“ bodoh “ Gilbert mengutuk dirinya karna sejak awal dia tak mengangap keberadaan Hilman malah dia meminta Naydan Hilman menikah kontrak.
“ ngak bisa Hill” keluh Naya yang ikutan panik juga tidak bisa menghubungi Al. Hilman terlihat panik .
“ coba hubungi teman kampus Al , mana tahu mereka tahu “ sela Naya.
Dia juga binggung , tidak mungkin Al pergi tanpa alasan karna selama ini apapun masalah yang dia hadapi Al tak pernah kabur dari rumah.
“ Iya pa “
“ selarang kita makan dulu , nanti kalo belum pulang baru kamu cari , kasihan Naya dari tadi belum makan “ komen Natasya melihat putra sambungnya panik hingga melupakan istrinya yang satu serta mertua.
“ mari pak Gilbert buk Sury makanan sudah siap “ tawar Natasya lebih dulu
“ mari buk “ serempak.
__ADS_1
“ kemana kamu Al"
. .
(Alicya)
“Uwwachhh uwwachkk”
Al memijit kepalanya yang pusing , perutnya yang mual mengeluarkan sarapannya tadi pagi , dia bersandar didinding kamar mandi kampus karna pandanganya menghitam , untung sebelum berangkat tadi dia membawa minyak telon karna setiap pagi sering mual.
Setelah memastikan penampilannya rapi dia keluar .
“ hey Al elo ngak tinggal dirumah Naya lagi ya “ Ara datang dengan tatapan sinis menghadang .
“ masih kok , kebetulan non Naya beli apartement baru jadi beberapa hari ini nginap disana “ Al beralasan .
“ ngarang lo , bilang aja udah jadi simpanan om om kan , udah belagak kaya sekarang , mentang mentang udah pake mobil “ lantang suara Ara masih tak terima karna dipermalukan Al dengan sebuah C-Hr terbaru didepan teman temanya , mana mungkin sebuah Freed bekas mamanya bisa disandingkan.
“ maaf ya non Ara , saya ngak pernah melakukan apa yang non tuduhkan , kalo tidak percaya tanyakan saja sama tuan Gilbert “ Al tetap tenang walaupun hatinya perih karna teman sekampusnya mendengar penuturan Ara yang menuduhnya berbuat salah , Ara terlihat jelas mengintimidasi Al ditempat ramai , semua mata memandang kearah mereka.
“ ngak usah munafik lo Al , gue tahu kemaren lo ngabisin uang ratusan juta , dari mana coba kalo ngak dari sugar daddy lho “ tunjuk nya.
“ dari saya “
__ADS_1
Sebelum Al menjawab , seseorang menjawab , Ara terkejut melihat sosok yang gagah berdiri dibelakangnya.
“ siapa lo hah , ngak usah sok jadi pahlawan kesiangan disini “ bentak Ara menatap sini .