Cinta Ini Telah Terbagi

Cinta Ini Telah Terbagi
tidak peduli


__ADS_3

“ Ohhh saya kira siapa ternyata orang penting rupanya , selamat siang Gubernur , maaf kalau tidak menyadsri “ Gamawan menyanbut uluran tangan dari Shahrur Jayles sang Gubernur beserta rombongan satu persatu .


“ saya tidak kira jika tuan Gamawan datang ke paradise city , kalau saya tahu pasti saya bergegas menemui “ Ujarnya segan .


“ tak perlu sungkan , kebetulan mendadak "


“ siang Aby bagaimana mega proyeknya “


“ lancar Tuan Syahrur kebetulan dalam waktu dekat akan diresmikan“


“ bagus lah , saya bersyukur kesedian tuan Gamawan dan Aby memajukan ekonomi paradise city dan tentu saja saya mewakili masyarakat pada umumnya berterima kasih atas kepercayaan ini “


“ sama sama kami juga berterima kasih atas kesempatan dan dukungan dari pemerintah serta masyarakat dan tentu saja seperti yang bapak gubernur canangkan kemajuan perekonomian masyarakat tentu saja jadi fokus utama kami “ jelas Aby berbasa basi .


“ oh ya kenalkan anak saya baru menamatkan S2 nya di harvard dan tentu sa saya berharap tuan Gamawan dan Aby membinbingnya dikemudian hari “


" Bastian sapa tuan Gamawan dan tuan Aby " menyuruh putranya maju.


" salam kenal tuan Gamawan tuan a by saya Bastian" membungkuk setelah diperkelakan ayahnya.

__ADS_1


“ ya tentu , selamat atas pretasinya semoga bisa membangakan papamu “ Gamawan menyambut tangan dari Bastian yang lebih dulu menyodorkan tangan lalu menuju kearah Aby. Terlihat mata Bastian melirik kearah Hilman yang berada dibelakang Gamawan dengan tatapan remeh seakan menganggap keberadaan Hilman tak lebih hanya sekedar babu karna sedang memegang joran milik tuan Gamawan , lalu matanya terlihat lebih fokus pada sosok wanita yang sedang bercengkrama denga Zarfan yang seolah tak terganggu dengan kehadiran rombongan , dadanya bergetar melihat kecantikan Queen , dia hanya tahu jika itu putri dari Aby yang masih belasan tapi sudah memperlihatkan pesona yang mengetarkan hatinya.


“ kalau boleh saya tahu mengapa tuan Gamawan bekerja sama dengan pihak Empiere , setahu saya persaingan anda dengan tuan Kuilvert didunia bisnis cukup dikenal “


“ ya tak selamaya pengusaha itu bersaing ada kalanya berkolaborasi apalagi zaman kami sudah habis dan sekarang waktunya generasi mudengambil keputusan “ cukup singkat dan padat .


“ Ya tentu saja , bersaing belum tentu tidak dekat , sekali lagi maaf menganggu , silahkan lanjutkan nanti saat peresmian saya usahakan hadir “


“ Ya terima kasih “


Hilman ikut menundukan kepala melepas keperguan Gubernur beserta rombongan , dia tak terlalu memperdulikan mereka karna memang bukan urusan nya hanya saja matanya sesekali bergerak kesana kemari seakan mengawasi sekitar , apalagi setahunya Naya tadi bersama rombongan Bastian dari bandara menuju resto yang berada dipinggir waduk , tak terlihat sosok yang dia tunggu .


" ini ikan bakarnya tuan " mamad selepas tuan Syahrur pergi , aroma langsung memenuhi area ,sebuah ikan bawal bakar memenuhi piring lengkap dengan sambal cocol dan lalapan


" sambil tertawa kecil tuan Gamawan mengambil potongan daginh lalu melahap.


" kek mau "


Queen memajukan mulutnya.

__ADS_1


" enak kek" gadis manja itu menerima suapan dari kakek tersayang.


" apa ada masalah dengan perizinan" sela Gamawan disela bersantap ikan bakar.Aby hanya memahan senyum.


" tidak kek sampai sejauh ini masih lancar "


Hilman menjawab polos , dia tidak tahu bagaimana hubungan Gamawan dan Syahrur selama ini .


sebelumnya


(Kanaya)


sementara Kanaya yang tidak jadi pergi bersama Hilman malah ikut rombongan keluarga Bastian.


“ saya ketoilet bentar “


Bisiknya kearah Bastian saat rombongan mulai keluar dari resto .


“ ditemenin ngak “ balasnya

__ADS_1


“ Engak usah “


entah kenapa jantung nya berdetak kencang saat menginjakan kaki di rumah makan ini.


__ADS_2