Cinta Ini Telah Terbagi

Cinta Ini Telah Terbagi
hadiah kecil


__ADS_3

Alicya pergi tak tentu arah , tujuannya hanya satu ingim menemui Hilman , dia menghubungi Hilman namun nomor nya tidak aktif , mentari sudah mulai menyembunyikan tubuhnya , Al berhenti di parkiran apartemen yang dia tingali semalam , dia bergegas naik karna dia tahu jam segini Hilan sudah pulang.


“ sayang “ Alicya terkejut lampu apartemen belum dihidupkan , dia memutari seluruh ruangan kalau kalu Hilman sesang tidur .


“ mungkin dirumah bibi “ setelah sekian lama berusaha menghubungi Hilman tapi nomornya tidak aktif .


Alicya bergegas turun kemudian pergi menuju kediaman bi Hawa.


memasuki komplek Paradise Hill langsung menuju mansion paling besar di area itu .


Wong yang saat itu berjaga memberhentikan Al dan mendekati.


“ Maaf nona “ wong terkejut membungkuk lalu membukakan gerbang , dia sudah tahu kalau Alicya istri Hilman tuan muda nya.


“ bibi , “ Alicya langsung menuju kedapur


“ Iya non , eh nak Al kapan datang “ bi Hawa menyongsong kedatangan .


“ Barusan bi , bi apa Hilman disini “


“ mm , enggak nak mungkin masih kerja kali “ beralibi.


“ gitu ya bi “ mangut tanda setuju .


“ Apa bibi tahu kantornya dimana “


“ bibi ngak tahu nak , yang bibi tahu Nak Hilman bekerja di Empiere tapi bagiannya ngak tahu “ jelas bibi meyakinkan Al , sebenarnya bi Hawa tahu tapi sesuai permintaan Hilman, tidak boleh menyebarkan informasinya sebelum secara resmi diumumkan.


“ nak makan dulu atau mau istirahat“

__ADS_1


“ pengenya istrahat bi , tapi takut kamarnya diatas .


“ kamar bawah aja pake “


Hawa tersenyum mendengar pengakuan Nona mudanya , wajar karna rumah sebesar ini hanya dia sendiri yang menempati .


“ disini aja nak Al “ bi Hawa membawa Kesebuah kamar yang menghadap ke belakang dekat dengan ruang makan.


“ terima kasih bi “


Al merebahkan tubuhnya diranjang , kamarnya setengah ukuram kamar Hilman tapi masih cukup mewah , kamarnya langsung menghadap ke kolam renang dan kediaman bi Hawa.


“ Hill cepatlah pulang “ gumam Al saat memainkan remot tv yangy adi dinyalakan bi Hawa didalam kamar , kemudian tertidur.


. ..


Emosi Naya kembali menguasainya , kamar yang baru saja dibersihkan pembantu kembali berserakan sampai kelelahan dan Naya bersandar di sudut ranjang


“ kenapa aku begitu bodoh “ Sambil memukul kepalanya berkali kali .


Naya melihat goodie bag berwarna hitam di pojok lemari , p erlahan dia mengambilnya dan mengeluarkan isinya satu persatu


Naya tersenyum melihat gaun yabg begitu cantik


“ pasti mahal “ Naya membandingkan kedua gaun ditangan kiri dan kananya .


Dia menarik satu lagi Goodie bag dan Naya terperangah , gaun satu ini lebih cantik dibandingkan dengan dua gaun sebelumnya , kemudian memakai dan bercermin


Seketika dia melihat kotak yang terbungkus rapi berguling dilantai dan mengambilnya , seketika dia ragu membukanya , teringat dengan perkataan Al tempo hari , perlahan dia membuka .

__ADS_1


Disana ada sebuah kotak kecil dilapisi beludru merah berbentuk hati . Naya menaha tangis sesengukan bukan karna sedih tapi karna terharu melihat sepasang cincin berlian berkilauan diterpa lampu.


“ hay cantik “ Naya mengelus lembut perlahan dia sorongkan ke jari manisnya , terasa pas sambil mengangkat tinggi .


Satu lagi pasangannya masih berdiam didalam kotak , Naya memasukan kedalam kantongnya dan bergegas bangun.


“ prak” bungkusan kotak tadi terjatuh dari pangkuannya mengeluarkan sebuah kartu ucapan dan sebuah kartu atm , Naya memungutnya dia penasaran .


“ paswort :


tanggal pernikahan kita”


Sebuah kalimat tertulis , serta beberapa pemberitahuan mengaktifkan mobile banking dibali kartu ucapan .


Naya mengambil tasnya tapi dia terkejut benda yang dicari tidak ada.


“ ahh “


Naya menghempuskan nafasnya pelan , kemudian merapikan kamarnya sebisanya .


“ ma pa , Naya keluar dulu “ Naya menyalami papadan mamanya .


“ kemana kamu “ tanya Gilbert heran .


“ ketempat Al ada yang mau diomongin”


“ boleh aku ikut Nay “ Sahut Leonel bergegas .


“ Mau apa , apa kau tidak puas dengan apa yang kau lakukan tadi “

__ADS_1


bentaknya membuat Gilbert dan sury memandang kearah mereka.


“ aku ridak melakukan apa apa Nay, dia memangilku “


__ADS_2