
" maksud mu "
" aku tak perlu menjelaskan , tetapi kamu lebih tahu maksud ucapan ku" Hilman menatapnlurus kedepan , matahari sudah mulai condong hembusan angin juga sudah mulai dingin .
" kamu tuduh aku selingkuh "
" kamu sendiri tahu apa itu selingkuh" Hilman membalika peetanyaan .
Kanaya menatao dala netra Hilman , dia me ncari pembenaran didalam sana tapi tidak dia temuka .
" katakan saja kau pergi berkencan dengan wanita lai , tidak usah mencari alasan "
" iya kau benar , dan kamu apakah pergi kencan dengan pria lain "
" kamu " Kanaya kaku , dia tidak bisa mengelak tuduhan yang diarahkan padanya.
" Kanaya , jika kamu ingin menunuhku macam macam lihat diri kamu dulu , apakah pantas "
" kau , kau memarahiku "
" apakah aku marah , tidak " sambil tersenyum .
" Hilman , Kau tak boleh menuduhku sembarangan aku tak pernah berbuat salah "
" oke , bisa aku terima "
" katakan siapa teman kencan mu "
" namanya karin "
" dimana kamu kenal " Kanaya memerah , emosinya sudah sampai ke ubun ubun.
" di apartement dia tinggal dilantai empat " Hilman berbicara santai seakan tidak melakukan kesalahan .
" bajingan kau Hilman , saat istrimu tidak dirumah " mengangkat tangan seperti menampar
" istriku yang mana"
Kanaya langsung terdiam , dia tidak bisa menjawab pertanyaan ini .
__ADS_1
" alicya iya pastinya Alicya " meyakinkan.
" kenapa kamubyakin alicya akan marah "
" karna dia istrimu "
" hahah kamu lucu Naya , dia bersedia menjadi istri kedua kenapa dia marah jika aku berkencan lagi " telak , ucapak Hilman jelas tepatbdi sasaran , Kanaya tidak bisa berdebat.
" Naya percuma kita membuang tenaga membahas masalah yang tidak jelas "
" siapa nama wanita itu "
" Karin "
" dimana dia bekerja apa aku mengenalnya "
" aku juga tidakntahu dimana dia bekerja , seingatku kami mengenal saat ibuk Evalia "
" Evalia , Evalia yang mana "
" mmm bentar , kalau tidak salah dia anggota dewan "
" siapa Bastian"
Kanaya kembali menegang , ucapannya keluar otomatis , dia ingat jika mama Bastian punya asisten tapi dia tidak kenal .
" tidak , bukan siapa siapa "
panik.
" kenapa kamu panik Nay apa ada yang salah " Hilman mendekati Naya.
" tidak aku hanya ingat pekerjaan ku"
" kau egois Nay , disaat kau membentak ku dipikiranmu hanya ada pekerjaan , apa aku tak berarti bagimu "
Kanaya tak berkata kata lagi , dia tahu jawaban pertanyaan itu , sangay malah tapibkepala dan lidahnya selalu menolak .
" apa , apa aku berarti bagimu " Kanaya mengeja .
__ADS_1
" tentu "
gadis itu menunduk , lidahnya kelu dannjantungnya berdebar debar.
" apa buktinya"
" apa selama ini kamu tidak melihatnya , apa keberadaanku sudah tidak lagi berharga " kata kata yang diucapkan Hilman sungguh sangat tajam .
" katakan apa buktinya "
" ingat sudah berapa kali kauenampar ku , sudah berapa banyak kau memakiku , apa aku pernah membalas "
" itu bukan bukti "
" terus bukti seperti apa yang kau inginkan sedangkan kau sendiri tidak pernah mendengarkan ku "
" kapan aku tidak pernah mendengarkan mu"
" apa kau keluar rumah seizinku " Mata Kanaya terbuka lebar , dia tahu itu kesalahan fatal.
" tapi kau sendiri telah berjanji membiarkan ku dengan segala urusan ku "
" termasuk selingkuh " Hilman langsung menyela .
" ka kapan aku selingkuh " pekiknya , untung suasana puncak sedang sepi hanya beberapa pasangan terlihat dikejauhan sana.
" kamu benar tidak selinggkuh "
" benar "
" terus kenapa setiap malam keluar dengan laki laki lain , setiap hari diantar jemput oleh laki laki yang sama , apa kau pernah membicarakanya dengan ku "
" aku , dia teman kantor "
" siapa namanya , dibagian apa dia "
" Hilman , kau tak berhak mengatur masalah pribadi ku "
" terus hal apa yang harus aku atur "
__ADS_1
Hilman sebenarnya juga audah terbawa emosi itu terbukti tangannya pucat akibat remasan jari terlalu kuat.