
" kau , bocah kecil " sambil mengerutkan dahi , jelas dari raut wajah , Zarfan terlihat sangat muda berbesa dengan Zack , namun dari postur terlihat lebih dibanding rekannya .
" lebih baik kau pulang dan menyusu pada ibumu "
ledeknya diiringi tertawa rekanya.
" setelah mengapanimu aku akan datang pada ibumu " sambil tersenyum.
wajah pria itu tiba tiba tegang , belum pernah ada yang berani bicara sekasar itu padanya.
" kau ingin mati bocah " sebuah tendangan langsung kearah wajah Zarfan , semua bersorak ringelihat bocah itu terkapar .
Keysa terpekik cemas jika Zarfan kenapa napa , namun tidak terjadi apa apa , telapak kaki pria itu tertangkap olehbtelapakbtangan Zarfan wajahnya menegang.
" segitu aja "
" jabingan " berbagai pukulan dan tendangan dia sarangkan kearah Zarfan namun tidak ada yanb mengena , semua ditangkis pelan oleh Zardan , gerakanya seperti master taichi yang mengatur arah serangan dan
" brakkk"
tiba tiaba dia tersungkur memuntahlan darah , kesadarannya masih ada namun tenaganya untuk berdiri sudah habis .
" seorang master bela diri " tegas gadia yang semula tenang ikut tegang.
" sepertinya aku harus turun tangan" terdengar suara mengelegar dari atas mobil "
semuanya mengarahkan pandangan
__ADS_1
Sesosok putih besar turun , semuanya langsung memberi jalan.
" nak Aku Ivan Hesso , mari kita berbagi sedikit keringat" dia melangkah mendekat tanpa mempedulikan lawan.
" saya Zarfan silahkan"
Keduanya mulai bersiap , semua yang berada disana kembalo tegang , baik Zarfan maupu Ivan mengunakan kuda kuda yang sama .
" seperrinya kau menguasai krav maga , baguslah"
Serangan kilat berbalas serangan , gerakan mereka begitubcepat hingga mata merek yang melihat tidak bisa mengikuti .
" hop"
" ini bukan Krav maga , gerakan apa yang kau gunakan " Ivan mundur merasakan ada yang salah dengan gerakan lawannya.
" hahaha , bagus bagus , baru kali ini aku mendapat lawan ahli pencak silat , mari kita lanjutkan "
Ivan melakukan serangan kombinasi , jelas dia sangat profesional dan sangat ahli dalam beberapa jenis bela diri , Zarfan juga tak mau kalah , setiap serangan dia patahkan , baik serangan tinju siku maupun kuncian.
" bug " Ivan mundur beberapa langkan , tusukan jemari Zarfan menembus pertahanan sisi kirinya dan langsung menghajar bahu bagian dalam.
Tiba tiba Ivan mengeluarkan karambit lalu memberi kode kesamping dimana gadis yang berbicara awal berdiri. Dia harus berkonsentrasi menghadapi lawan yang sulit.
Zarfan terpojok , saat serangannya melesat ke leher Ivan , sebuah balok langsung melintas didepan wajahnya dan .
" prangg"
__ADS_1
dia terhuyung kebelakang saat memiringkan kepalanya , pelipis kiri terluka , para penculik mulai mengeroyok , Zack kehabisan akal melawan lima orang apalagi perutnya masihbsakit , bagitu juga Zarfan , melawan dua orang bersenjata .
" lepas , tolong aku Fan"
" tolong"
teriakan Keysa dan Isma membuyarkan kosentrasi nya dan
" sreett" sebuah tebasan menyilang melintas didadanya .
pakaian Zarfan robek , dada bidangnya mengelyarkan darah .
" ayo , pekerjaan kita selesai.
Ivan naik kemobil dimana Keysa dan Isma disandera.
" bajingan kalian"
Zarfan mengambil pasir langsung melemparkan kearah lawan , balokyang berada tak jauh didepanya langsung berpindah dua kepala penculik langsung menyemburkan darah segar , sisanya langsung kabur kearah mobil mereka namun gerakan Zarfan lebih cepat , tak satupun dari mereka bisa berdiri, rata rataengalami patah kaki dan tangan .
" siapa yang membayar kalian "
teriaknya kepreman yang tak sadar.
" Fan ayo " Zack langsung menyeret .
" cepat jangan sampai kehilangan jejak "
__ADS_1
Jeritan ban Land cruiser turbo memenuhi jalanan , mobil ber cc 3346 itu melesat , ditambah turbo yang langsung aktif dibrpm tinggi , untung jalanan lumayan sepi karna hari masih pagi , satu saty nya jalur keluar dari gunung gede menuju kota jelas , mereka bisa menyusul jika mobil yang dikendaraibpenculik tak bertenaga lebih besar .