
Zack menghisap dalam rokok di parkiran , Yosep baru saja sadar membuat hatinya tenang , dia tak memberi kabar pada keluarga Yosep di kampung halaman karna dia merantau ,beruntung dia berteman dengan Hilman sehingga bisa bekerja paruh waktu dihotel sebagai pegawai magang paling tidak untuk hidup dan biaya kuliah masih bisa tertolong.
“ Hoy buluk ngapain lu disana ngumpulin duit receh “ Rendy dan lainya datang .
“ dasar lu kampret , ngapain lo kesini bikin mumet aja “ mematikan puntung rokok .
“ hahahha , kirain udah waras lu kena pukul “
“ tingalin aja mereka , kita liat Yosep dulu “ Adit menghindar karna merasa lebih waras dibanding dua rekanya ini .
Akira dan Naura datang membawa beberapa buah menjenguk Yosep . Hilman yang datang belakangan menyusul bersama Icha .
“ lo ngak tau siapa yang nyerang “
“ gue Cuma ingat salah satu dari mereka , karna mereka pernah main bareng genk Arga “ jawab Yosep.
__ADS_1
“ apa lo punya masalah dengan mereka “
“ seingat gue sih ngak , kalo lo gimana Zack , palingan masalah beasiswa sama sumbangan buat milik ketua bem baru“
Yosep ikut kepanitiaan pemilihan letua jadi mereka berembuk memungut sumbangan ke warga kampus ala kadarnya.
“ kan lo tahu gimana gue sama si Arga , dia selalu nganguin gue dan Hilman dan gue juga heran sama dia kenapa selalu nganguin kita “ erang Zack membayangkan permasalahkannya dengan Arga .
“ apa karna lo Cha , kan lo tahu kalo si Arga cinta mati sama lo “ Akira bersuara memperlihatkan ketidak sukaannya .
“ ini ngak ada hubungannya sama Icha , gue harap harap semuanya tahu kalo sebenarnya Arga benci gue karna anak anak yang sering kumpul dan sering dia buli dulu sekarang gue rangkul dan kerja sampingan di tempat bokap gue , jadi wajar dia kesal sama gue , apalagi banyak teman genk awalnya ngak mau gabung lagi bareng dia “ jelas Hilman membela Icha , dia juga tak enak kalau suasana jadi kaku karna kesalahpahaman sepele , lebih baik menjelaskan permasalahan yang selama ini membuat hubungannya dengan Arga kusut.
“ iya gue rasa juga gitu , soalnya yang partime di tempat Hilman rata rata anak anak yang pernah dibuli Arga dan mereka dahulunya pengikut tuan muda culun itu “ bela Yosep sambil tertawa.
“ cepat sembuh ya , ntar gue minta izin sama pak Irwan buat kalian berdua tapi cuma tiga hari “
__ADS_1
“ eh ya mana snack nya biar kita makan , sibuluk pasti ngak makan ini , biasanya dia makan rumput “ Rendy mengambil bingkisan yang dibawa Naura dan menikmati bersama Yosep dan tidak membagi pada Zack.
Yosep merasa tersentuh , semenjak ikut nongrong dengan Hilman Cs bukan hanya keakraban yang dia dapat , materi pun bisa mengalis karna Hilman membantunya memberikan pekerjaan begitu juga dengan kuliah , Icha , Naura dan Rendy termasuk murid pintar apalagi sang pawang disen Hilman .
“ dasar lu kampret sini bagi “ mereka tertawa berbagi kebahagian melihat zack dan Rendy seperti tom and jerry.
..
Icha meningalkan rumah sakit sendiri karna dia membawa kendaraan sendiri , Hilman juga pergi namun dia mampir dulu ke Premiere hotel memnemui pak Irwan meminta izin untuk Zack dan Yosep karna mereka tak masuk kerja hari ini kemudian dia pulang karna capek.
“ Cepat pulang kan ngak kerja “ Zarfan yang baru saja selesai mandi menyambut kedatangan kakaknya didepan pintu , dia sedang memanaskan makanan .
“ ngak hari ini ngak ada acara “ sambil mengambil minuman dari tangan Zarfan dan menuangkan ke gelas nya sendiri. Berselisih lima tahun tak membuat perbedaan mencolok diantara mereka , Zarfan lebih berotot jika dibandingkan Hilman karna dia jarang berkumpul dengan teman sekolahnya malah lebih memilih menghabiskan waktu di gim atau disasana bela diri ditambah postur Zarfan lebih tinggi dengan kulit lebih putihbseperti mama dan wajah seperti mama , beda demgan Hilman yang awak saeo matang , wajahnya lebih kearah mama dan tidak sedikitpun gen Ray terlihat diraut wajah Hilman.
“ tadi mama mu kesekolah ku “
__ADS_1