Cinta Ini Telah Terbagi

Cinta Ini Telah Terbagi
pengaruh anggur premium


__ADS_3

" tuan Hilman ini CEO Empiere state yang diangkat lima bulan lalu , kalian semua pasti sudah mendengar jika CEO Empiere seusia kalian " dengan kepala menunduk Fabian menjelaskan.


Semua mata terbelalak tak percaya , pria yang mereka bulli memiliki kedusukanntinggi bahkan membayangkan saja mereka tidak berani , terlebih Juliete dan antonio mereka bergantung hidup pada pada keputusan Empiere


" apa benar " gumam semuanya sambil melihat kearah Hilman , pria itu malah sibuk dengan gadget ditangannya .


" maaf pak Hilman , saya salah " Juliete mengigit bibirnya menahan takut.


" tidak ada yang perlubdimaafkan , aku hanya pegawai rendahan " Hilman masih dwngan mode tenang , sementara mereka semua sudah berkeringatenahan malu.


" Hill , kamu tidak marah kan , maafkan teman teman ku " Naya lembut , dia juga sebenarnya merasa malu berbicara pada Hilman namun semua mata mengarah padanya seolah meminta dia mewakili .


" untuk apa aku marah , aku kesini menemanimu kan , tidak ada urusan dengan pekerjaan "


semuanya mulai tenang mendengar jawaban Hilman tidak ada sedikitpun kemarahan dari ucapan Hilman.


" maaf tuan Hilman , kami tak menyambut anda dengam baik"


" tidak usah dipikirkan , ininsudah cukup , oh ya selamat ulang tahun semoga dilimpahi berkah dan sehat selalu " sambil menyerahkan sebuah kotak berbungkus beludru biru.


" terima kasih tuan Hilman maaf merepotkan "


" mari tua Hilman , hidangan sudahbdisajikan " ajak nya.

__ADS_1


" mari pak " sela Fabian.


dia harus melayani bos besarnya agar tidak mengecewakan .


Suasana cangung mulai mereda , semuanya mulai bercanda seperti semula , bahkan sekarang Hilman menjadi pusat pembicaraan , apalagi dengan status nya yang jauh lebih tinggi dibanding mereka , hanya Antonio , Juliete dan gadis rambut bewarna warni tadi diam dan sesekali mengangukan kepala.


" katakan pada kubapa hubungan kalian " bisik Jasmine setelah menyeret Kanaya.


" kami temenan " ragu ragu.


" ngak usah bohong , ngak mungkin kalian hanya temenan sampai sampai dia mau datang menemanimu.


" Jasmine merasa curiga dengan jawaban Kanaya .


" ingat Nay kamu bisa ngebohongi orang lain tapi aku tidak "


" bener ngapain aku ngebohongi kamu "


" ooo aku ngerti , kamu masih mengharapkan Bastian " gumam Jasmine membuat Naya terdiam , perkataan Jasmine tepat .


...


" makasih ya Hill , aku tahu teman teman ku salah "

__ADS_1


" ngak usah dipikirin , oh ya ni buat kamu " sambil memberikan sebuah kotak beludru berawna gold sebesar kotak yang diberikan Hilman pada Jasmine .


" apaan "


ragu mengambil .


pelan pelan Naya membuka , matanya terbelalak melihat sebuah liontin dari batu mulia bewarna merah muda , sebuah ruby sebesar ibu jari .


" makasih Hill" Naya langsung memeluk erat , dia menyukai hadiah pemberian Hilman .


" kamu membelinya , dimana " kanaya begirubsemangat tidak melepaskan pelukanya .


" oleh oleh rekan bisnis , dia memberikan batu mentah , pas dioleh inilah hasilnya "


" makasih ya Hill"


sadar atau tidak Kanaya langsung menyasap lisan Hilman , matanya terpejam menikmati benda lembut yang membuay nya terbuai , Hilman hanyut dalam buaian , perlahan tangannya turun kepinggul Naya menahan agar gadis itu tidak merosot. Naya merasa tubuhnya melayang malah melingkarkan kakinya di pinggang Hilman .


Nafas mereka berpacu seakan tak mau dikalahkan Naya menghisap kuat , hasratnya sudah tinggi apalagi di pesta Jasmin dia sempat meminum beberapa gelas anggur kualitas terbaik sebotol Chateau la mission berusia dua puluh tahun dinikmati sendirian , tentu tubuhnya panas , begitu juga Hilman , tawaran Erik dan wajah polos Fabian membuatnya sulit menolak.


Hilman memopong tubuh Naya ke Sofa lalu di sandarkan , pelukan Naya makin kuat , tangannya meremas kepala menikmati perlakuan suaminya.


" terus Hill , remas yang kuat " sambil mengarahkan tangan Hilman ke gundukan kebangaan Naya.

__ADS_1


pertahanan Naya runtuh , dengan mata terpejam jemarinya menari dibbuah kemeja Hilman .


__ADS_2