Cinta Ini Telah Terbagi

Cinta Ini Telah Terbagi
terbiasa begini


__ADS_3

" saudara Hilman Hisyam "


" saya pak "


“saya nikahka dan kawinkan engkau dengan Alicya binti Syamsul Bahri yang dipercayakan kepada saya sebagai wali hakim dengan mahar nya kalung emas seberat lima gram dibayar tunai.


“ saya terima nikah dan kawinnya Alicya binti Syamsul Bahri yang walinya dipercayakan kepada bapak dengan mahar tersebut diatas dibayar tunai


“ bagai mana saksi “


“ Sah “ jawab mereka serempak .


dibarisan belakang ada lima pengawal Gilbert duduk dengan rapi


Sama seperti sebelumnya Alicya dipersilahkam mencium tangan Hilman dan Hilman mencium kening istrinya.


Sambil mendekatkan pungung tangan Hilman ke bibirnya Alicya terlihat meneteskan air mata seraya berdoa.


Setelah menanda tangani beberapa berkas johan mengantarkan petugas kembali karna hari sudah menjelang subuh.

__ADS_1


Sury sudah menyiapkan kamar di lantai atas dan mengantarkan pasangan yang baru saja menikah kekamar pengantin mereka.


“ istirahat lah dulu besok kamu temui Naya “ bisik Sury.


Alicya termenung di pingir ranjang sesekali di mancubit jarinya , tak ada cincin pernikahan melingkar disana kecuali sebuah kotak kexil berisi kalung mahar dari Hilman .


Masih terasa mimpi semua ini baginya. Hilman yang baru saja keluar dari kamar mandi kemudian duduk disofa , pakaiannya masih baju saat nikah tadi hanya jas yang sudah dilepas karna dia tak memiliki pakaian ganti .


“ apa kamu tidur seperti itu “ tanya Hilman membuyarlan lamunan


Alicya bergegas kekamar mandi , Alicya tak bisa mengapai resleting gaun yang ada dibelakang karna terlalu kecil dan sulit


“ resletingnya macet “ sambil menundukan wajah nya .


“berbalik biar saya bantu “ Alicya memutar tubuhnya pelan dan Hilman membuka pengait gaun penganten lalu menarik resleting sampai ke batas akhir , Hilman termenung menatap kulit mulus Alicya yang berjarak beberapa senti.


“ sudah “ Alicya merasa malu karna pungung nya terlihat langsung oleh Hilman apalagi dia tidak mengunakan dalaman karna baju penganten yang datang ukurannya sedikit kecil sebab yang dipesan sesuai ukuran Kanaya sedangkan Alicya lebih berisi.


“ Ya sudah “ Hilman kembali ke sofa membiarkan Alicyaenganti pakaian dan membersihkan tubuhnya .

__ADS_1


Alicya keluar dari kamar mandi mengunakan bath robe sepaha dia lupa membawa baju ganti , Hilman memfokuskan pandanganya ke laptop karna ada beberapa pekerjaan yang harus dia laporkan pada surya semetara sehari ini dia tertahan tanpa bisa melakukan apa apa beruntung tasnya aman bersama motornya.


Sesekali dia melirik kearah Alicya yang memilah beberapa pakaian dilemari namun dia tidak menemukan baju yang bisa dia gunakan , ada beberapa gaun tidur yang bahanya tipis , tak mungkin baginya untuk memakai gaun itu didepan orang lain.


Akhirmya Alicya memakai sebuah kaos dan celana training selutut yang dia angap milik Hilman , sebenarnya bukan baju Hilman karna dia juga tidak membawa apa apa , baju itu milik anak tertua Gilbert .


“ Pakailah” sambil tersenyum tanpa melepaskan pandanganya dari laptop , darahnya mengalir menuju satu titik dan akan sulit terkontor kalau sampai terpancing melihat lekuk tubuh Al berbalut kaos .


“ tidur lah dulu kamu terlihat lelah atau ada sesuatu yang ingin dibicarakan “ Hilman menutup laptopnya melihat kearah Al karna Alicya sudah selesai namun dia masih berdiri di posisinya tadi .


“ Tidur dimana " dia binggung , belum pernah dia mengalami hal seperti ini "


“ tidur lah diranjang “


Alicya tak jadi bergerak , Hilman mendekati Alicya dia mundur selangkah , namun Hilman hanya mengambil bantal lalu kembali kesofa .


“ tidurlah kamu sudah terlalu lelah “ sambil merebahkan tubuhnya disofa .


“ kamu “

__ADS_1


“ aku sudah terbiasa begini “


__ADS_2