Cinta Ini Telah Terbagi

Cinta Ini Telah Terbagi
pasti suka


__ADS_3

" Hilman , kau tak berhak mengatur masalah pribadi ku "


" terus hal apa yang harus aku atur "


Mata mereka saling beradu , terlihat jelas Kanaya tidak bisa lagi menahan emosi .


Hilman sebenarnya juga audah terbawa emosi itu terbukti tangannya pucat akibat remasan jari terlalu kuat.


Lama mereka diam bahkan saat matahari mulai tengelam tidak ada pembahasan yang meluncur dari mulut mereka.


" aku capek aku mau pulang " Naya menghembuskan nafas kasar.


" seperti inilah kamu , hanya bisanya lari tanpa menyelesaikan tanggung jawab "


" apa maksudmu "


" Naya apa kau lupa , siapa yang memulai pembicaraan ini " nada Hilman meninggi.


" apa maksud mu , apa kau belum puas menyalahkan ku "


" benar , aku belum puas "


" siapa Bastian , apa hubungannya dengan mu " Hilman langsung menyerang.


" itu bukan urusan mu "


" jadi masalah seperti apa urusan ku"


" Hilman cukup , aku bikan wanita yang mudah kau atur "


" jadi wanita seperti apa , apa wanita yang lemah lembut menyandarkan kepalanya ke bahu pria lain padahal dia sudah bersuami

__ADS_1


" cukup Hilman , ingat pernikahan kita hanya kontrak , kau tak berhak mengatur ku"


Hilman terdiam , dia bwgitu emosi hingga memojokan Kanaya tapi diantak menyangka jika Kanaya menyerangnya dengan perkataan itu


" baim , kau sudah memastikan posisi ku , mulai hari ini aku tidak akan lagi peduli dengan apapun masalah mu "


Hilman langsung naik ke mobilnya dan menghidupkan, Kanaya yang merasa akan ditinggal bergegas naik.


" apa kau ingin meninggalkan ku disini "


" apa ity masalah ku " Sambil menekan gas kembali kekota.


" dasar egois "


Hilman meninggalkan Kanaya didepan kediaman keluarga Gilbert tanoa mampir atau mengucapkan sepatah kata , Kanaya hanya bisa melihat mobil itu pergi , saat sampai di depan rumah , matanya meliriknke Audy Tts merah yang beberapa hari ini hanya mengisi garasi sebab setiap hari dia selalu nersama Bastian .


Hari ini Kanaya merasa kosong , matanya masih terbuka walau sudah tengah malam , hatinya perih menyesali apa yang telah doa lalui, dia hanya bisa menyalahkan tapi tak berani mengakui .


" eh mas Hilman " seorang gadis berlari mendekat.


" mas ngapai kesini , udah lama ngk ketemu kok makin kurus "


" biasa lah ti kurang perhatian "


" haha mas bisa aja , Ratri bisa ngasih perhatian kok , perhatian masak , nyuci beberes ", maklum mas jiwa sederhana Ratri masih kuat" Ratri masih seperti dulu bedanya sekarang dia makin glowinh , kulit sawo matanh dulu sekarang sudah bright.


" mas kemana , pasti ngedate" tebaknya


" ngak kok , mas ada janji sama teman , kamu dari mana "


" oo kirain ngedate , ni kebetulan mas , bos Ratri pengen ikan saus bilgogi makanya lesini , makananya enak loh mas , nia aja Ratri beli buat Ratri "

__ADS_1


" iya , nanti biar mas coba "


" eh iya mas , mas jarang ke bengkel , sekarang bengkel om Surya sudah buka " sekedar memberi informasi.


" oh , nanti kalo ada waktu mas kesana "


" Ratri "


terdengar suara dari arah parkiran.


" iya nya, misi mas , biasa hamil muda"


lalu beegegas pergi , terlihat sebuah alparht hitam menunggu lalu pergi meningalkan resto, Hilman bergegas kedalam


" Siapa tri "


" oh yang tadi nya , namanya Hilman dia baik nya , karna dia Ratri sampe di sini , dia dulu keryawannya om Surya" jelas Ratri semangat.


" kamu suka sama dia "


" kalo itu jangan ditanya nya " keceplosan sambil menahan malu.


Ratri begitu bahagia mendapat majikan yang menyayanginya bahkan gajinya sekarang dobel dan sering mengirim pulang , bahkan Ratri sudah memperbaiki warung si mbok daru gajinya .


..


" maaf telat " Hilman naik kelantai dua .


" ngak pa pa , aku baru mesan makanan , kamu sudah makan "


" kebetulan belum "

__ADS_1


__ADS_2