
“ Buk ada tamu “ terdengar suara dari sambungan telepon Intan sang sekretaris .
“ minta buk Cintya yang handle “ Naya dengan malas menjawab .
“ Maaf buk sebelumnya , katanya harus langsung dengan ibuk Naya “ tetdengar suara sekretaris baru tersebut melunak .
“ ya sudah bawa masuk .
Naya merapikan wajahnya yang kusut .
“ Selamat pagi “ Sapa Naya melihat wajah yang tak dikenalnya datang .
“ mohon maaf jika kedatangan kami menganggu ibuk Kanaya “ seorang wanita berpenampilan menawan mengugah senyum
“ Perkenalkan saya Zefana Galian , marketing direktur Majesty , kami mendapat informasi jika perusahaan yang ibuk pimpin mendapat tender dari mega proyek Empiere state oleh karna itu kami juga ingin menawarka kerja sama “
__ADS_1
Terlihat kepercayaan diri Zefana nampak menghadapi Kanaya yang membuat Naya sedikit was was .
“ maaf sebelum nya , kami baru mengajukan kontrak kerja sama dan untuk kesepakatanya akan diumumkan senin depan , jadi kami belum mendapat bocoran siapa saja yang akan berhasil “ Naya berusaha mengimbangi Zefana karna selama ini belum ada pegusaha perempuan seusianya bisa bersaing dengan nya dan iti membuat adrenalin Naya terpacu.
“ maaf sebelum nya , kami mendapat informasi langsung dari pusat “
Perkataan Zefa membuat mata Naya terbelalak .
“ Maaf bukan tersebut yang ingin kami bahas , beberapa waktu yang lalu kami mendapatkan kerja sama dengan Empiere state dan kami juga mendapat rekomendasi jika Star Light sangat kompeten dalam mempromosikan produk perusahaan , kami baru saja membuka cabang di Paradise city berharap perusahaan Star Light bisa mempromosikan produk kami juga dan tentu saja kami berharap ekpetasi kami sesuai rekomendasi yang kami terima “ terdengar lembut namun kata kata Zafa terkesan tegas . Zefa menyerahkan proposal perusahaanya serta brosur produk yangakan dijual di Paradise city .Zafa memang tak asing dengan pasar Paradise city tapi selama ini dia besar di Metro dan tak pernah berusaha untuk membuka peluang di sini , sejak isu mega proyek Empiere dengan F&F beredar , Regan selaku CEO berusaha membuka pasar dan membawa Zefana sebagai manager marketingnya katna rekanan yang selama ini menguasai Paradise terlalu menutup diri dan tidak membuka peluang untuk majesty masuk kepasar . Beruntung kemaren Regan dan Direktur Empiere telah mendapat kesepakatan dan dengan itu Majesty menapakan kakinya di persaingan pasar Paradise City yang mengeliat maju.
“ Saat ini kami serahkan pada ibuk Naya karna kami tengah mempersiapkan pembukaan cabang disini dan kami harap materinya siap sebelum Empiere mengumumkan lelang mega proyek mereka dan untuk detailnya bisa kita bicarakan saat itu juga “
“ Baiklah melihat prospeknyang ingin dicapai pihak Majesty searah dengan moto perusahaan kami , kami akan memberikan gmhasil yang maksimal , setelah materi kami siapkan kami akan hubungi ibuk Zefa secepatnya “ Naya merasa tertantang dengam proyek yang diajukan .
“ Terima kasih atas kesempatanya “ Naya dan Zefa bersalaman dan hanphone Zefa berdering sebelum sempat menjawab salam Naya .
__ADS_1
“ Iya terima kasih ibu Naya maaf sebentar “ memberi kode agar mengizinkan mengangkat telepon , Naya pun mengangukan kepala memberi izin
“ iya selamat siang pak Hilman “ langsung menjaga jarak dari Naya , Naya terkejut mendengar siapa yang menghubungi
“ . .. . .
“
“ ya tentu saja pak Hilman siang ini kami kesana “
Terlihat begitu lembut Zefa memperlakukan Hilman , membuat hati Naya panas .
“ hah siang ini dia bilang ingin makan siang dengan ku , kenapa dia janji dengan perempuan ganjen ini “ terlihat wajah Naya memerah melihat Zefa tersenyum malu malu , gadia yang begitu angun yang membuat dirinya minder tadi sekarang berubah menjadi mak lampir dimatanya.
“ Iya pastinya saya tidak akan lupa , terima kasih mengingatkan “
__ADS_1