Cinta Ini Telah Terbagi

Cinta Ini Telah Terbagi
sinis


__ADS_3

“ gantengan dia “ Icha malu malu ,apalagi ketika melihat kebelakang Zarfan juga menatapnya .


“ bener gue lebih ganteng dibanding lu “ ucap Zarfan peniuh penekanan.


Icha hanya tersenyum mendengar jawaban Zarfan , entah mengapa dia begitu kikuk , padahal mau dengan siapapun saat bersama Hilman dia tak pernah grogi.


“ eh gimana makalah kemaren lancar”


Icha mengalihkan topik pembicaraan , lama lama jantung nya bisa copot mendengar candaan Zarfan yang mengetarkan jantungnya.


“ makasih ya sebelumya , gue lupa ngucapin dari tadi “


“ ngak usah dipikirin dari pada terbuang percuma kan ada menfaatnya “


“ ooo jadi udah nyampah gitu baru dikasihin buat gue “ goda Hilman .


“ Bukan gitu , gue kan udah ngak butuh bukan ngak guna , kan kasihan udah capek capek gue bikin kan “


"


Kamu laper ngak nkita makan dulu ya “ terlihat didepan ada lesehan ditepi waduk .

__ADS_1


“ boleh , mu makan apa “


Icha ragu tapi ikut aja .


“ kita liat aja ntar “


Hilman menepikan mobil di sebuah rest area yang lumayan nyaman .


“ Fan kuta makan dulu “


Hilman dan Icha masuk lebih dulu disusul Zarfan , mereka duduk menghadap waduk , Hilman memesan ikan bakar yang biasanya langsung ditangkap dari tambak pemilik lesehan sekitar , Icha memilih ayam geprek tanpa nasi sama rujak daging menyamai pesanan Zarfan karna Zarfan memberi masukan hidangan apa yang enak disini , Zarfan juga meminta lima jenis sambalnya di hidangkan dan untuk minum dia teh es berbeda dengan Zarfan yang suka minuman bersoda.


“ enak Hill , kapan kapan ajak gue kesisi lagi ya “ icha makan dengan lahap bahkan nambah satu porsi ayam geprek , sambalnya juga pedasnya pas .


Setelah makan Icha lebih nyaman berbincang dengan Zarfan , dia menyangka kalau adik Hilman itu pendiam dan kaku seperti Hilman karna pas bertemu terlihat kakunya namun ternyata tidak , malah dia terkesan karna Zarfan lebih dewasa dan mengayomi lebih dibanding Hilman , sekarang Hilman lah terlihat lebih muda ,walaupun tak banyak canda yang keluar dimulutnya tapi ceritanya berbobot untuk berbagi cerita dan tidak terkesan mengurui .


Saat naik mobil Zarfan kembali ke mode diam , Icha yang ingin berbincang dengan Zarfan dilarang Hilman .


“ kenapa “


“ dia ngak suka jalan jauh naik mobil , mabok “ bisik Hilman.

__ADS_1


“ heeey gue denger “ kembali diam


Icha menahan tertawanya agar Zarfan tak terganggu.


...


Rendy dan Zack sudah menanti mereka didepan rumah pohon , terlihat Akira sedang bercengrama bertiga sedangkan Adit dan bagas duet bermain gitar .


“ akhirnya sang arjuna datang juga “ Rendy dan Zack mengembangkan tangan menyambut kedatangan Hilman dan Icha , mereka mengenal mobil Jimny merah milik Hilman .


“ dassr kalian ngak perlu kaya gitu “ sergah Akira tak suka dengan kehadiran Icha.


“ Siapa yang nyambut Hilman , gue lagi nyambut arjuna sebenarnya “ mereka berjalan mendekati Zarfan yang terlihat baru bangun.


Icha hanya tersenyum melihat Hilman yang manyun sambil menahan tawa , temanya rata tmrata lebih mudahbakrab dengan Zarfan apalagi kalo soal obrolan , Hilman lebih kaku . Akira dan Naura melihat kedatangan Hilmam lalu mendekati namun akhirnya Akira kembali duduk karna disana ada Icha.


Hilman tak menyadari kalau Akira duduk berdua sedangkan Naura sudah berdiri didekat Icha , dia juga tertegun melihat sosok yang dipeluk Rendy dan Zack


“ nih buat entar malam “ Hilman sengaja membawa beberapa frozen food untuk barbeque malam mereka .


Saat ini duduk Icha merasa segan karna Akiran menatap sinis kearahnya begitu juga dengan Fadila yang ternyata ikut rombongan lebih dahulu , padahal saat pembahasan kemaren Fadilla jelas menolak pergi .

__ADS_1


“ sini “ Zarfan menarik tangan Icha agar duduk di sebelahnya seakan tahu apa isi kepala gadis itu , Rendy duduk didekat Akira yang berbarengan dengan Fadilla , Naura dan Hilman masih sibuk menyusun hidangan barbaque untuk makan malam mereka karna diantara mereka Hilman yang terampil , sebenarnya Zarfan juga sama pandainya namun dia malas membiarkan kakaknya mendominasi .


Zarfan memasang jacket tebal ke pundak Icha , agar Icha tak kedinginan , entah disadari atau tidak , sebenarnya Zarfan bisa membaca keadaan sebab semenjak mereka datang suasana agak kaku karna perempuan yang ada didepan mereka sering menatap sinis keara Icha maka dari itu Zarfan berinisiatif memberi perhatian lebih pada Icha karna mereka sam sama orang baru..


__ADS_2