
Alicya bangun saat matahari saat memancarkan sinarnya , setelah mandi dia bergegas keluar membantu bibi Hawa , tapi langkahnya tertahan karna melihat seseorang yang belum pernah dilihatnya dirumah ini sedang sarapan. pria muda tampan yang menatapnya lembut.
Alicya mengangukan kepala sambil membalas senyum ,terus kedapur .
“ bibi lagi masak apa” mendekat, Al mencium harum masakan yang baru saja selesai di salin.
“ Lagi bikin cream sup nak “ sambil menyerahkan mangkok yang baru saja diisi cream soup jagung dicampur dengan potongan sayuran , hanya sayuran
“ buat saya bi “
“bukan buat den Zarfan “ sambil menunjuk ke meja makan.
Alicya mengikuti bibi kemeja makan , dia cangung karna pria itu diam dan hanya fokus pada tablet yang ada ditangannya , diabtahu jika Zarfan adik Hilman tapi ini pertemuan pertama mereka dan belum dikenalkan.
" ini nak "
" makasih bi "
" oh ya ini kakak ipar mu Alicya " bibi ikutan duduk dimeja.
" salam kenal kakak ipar "
" iya sama sama " membalas ramah .
“ ini bang” celine datang buru buru memberikan kumci mobil , wajah Celine terlihat kaku seperti habis kena marah.
“ kan aku minta kunci jimny “
“ mobilnya kemaren kecelakaan sama abang"
Celine tak begitu dekat dengan Zarfan karna tipikal nya introvert tidak seperti Hilman yang supel. Zarfan sebenarnya baik tapi tak terlalu suka banyak bicara atau bermain dengan keramaian .
“ ya sudah”
Memasukan kunci mobil yang diberikan Celine , satu hal yang sama antara Hilman dan Zarfan , mereka menyukai mobil klasik dan tidak suka pamer kekayaan .
__ADS_1
“ habis ini kamu kemana “ Zarfan sambil meghabiskan soupnya.
“ sma 1 bang “ jawab Celine .
Alicya bengong melihat Celine yang kaku dan kalem berbeda dengan Celine yang selama ini dia kenal.
“ bang kapan papa sama bunda sampe “ tanya Celine saat Zarfan meinggalkan meja makan .
“ besok mungkin “ berlalu.
Zarfan keluar lewat pintu samping yang langsung tembus ke garasi , semua penghuni rumah rata rata pasti lewat pintu samping karna lebih cepat dari pada memutar jauh ke pintu depan. Dia menaiki skyline r34 kemudian pergi.
“ dia adiknya Hilman kan “ sapa Al disebrang meja .
“ iya kak "
“ pemarah ya “ ragu .
“ ngak kok kak , Cuma irit bicara sama irit senyum , dia baik kok sama kaya abang Hilman “ Celine kembali ceria.
“ Cell temanin kaka hari ini ya , kakak sumpek dirumah “
" boleh"
....
“ bos kecil akhirnya bangun “ canda Jordi melihat Hilman memperlihatkan wajah masam
“ dasar kau Jo “
“ nona Alicya , nona Naya mungkin butuh istirahat , kalau berkenan saya bisa antar nona pulang “ tawar Jordi melihat kode yang diberikan Hilman.
“ pulang ya Al , Naya disini ada Jordi dan Zarfan “ Hilman mengangukan kepala kepada kedua istrinya.
“ baik kami pulang , kamu banyak istirahat ya , nanti kami balik “ ujar Naya .
__ADS_1
“ Iya Hil , kami balik dulu “
“ Kapan sampai “ Hilman turun dari ranjangnya dan berjalan ke sofa , tentu saja menukar seragamnya.
“ tadi pagi “ Zarfan memeriksa berkas yang dibawa Jordi tadi
“ kapan lo balas mereka “
Zarfan mengetahui rencana Hilman.
“ besok , Jordi udah ngumpulin orang orangnya “
“ butuh bantuan “ tersenyum .
“ ngak usah “
Zarfan sangat sadis jika dibandingkan Hilman , dia terkenal tidak kenal takut berhubungan dengan perkelahian , makanya dia selalu diawasi ketat papa , pernah kejadian Zarfan bekelahi dikantor polisi sampai polisi kewalahan menahanya.
“ hhuiihhh “ Jordi masuk dan langsung duduk di sebelah Hilman , setelah mengantar Naya dan Alicya keparkiran
“ susah ngurus dua ya bos “ sambil mengacungkan dua jari.
“ dasar , urus tu Miriam “
Jordi cengegesan.
“ kemaren sudah “
Hilman mengeleng
“ pastinya bos dijamin setahun dikursi roda “
yang dimaksud Jordi bukan Miriam melainkan Daniel , bawahan Jordi sudah mengintai Daniel seharian dan tanpa menunggu waktu lama mereka merekayasa kecelakaan Daniel dengan mensabotase mobil hingga menyebabkan kecelakaan tunggal seperti yang dialami Hilman .
“ dan satu lagi “ Jordi mengambil berkas tentang pengambil alihan perusahaan AXL .
__ADS_1
" Miriam sudah mulai"
“ tinggal Ernest dan Caesar “ sela Hilman .